Klaim Tak Ada Senjata Api TNI yang Dirampas TPNPB-OPM, Kasum: Prajurit Meninggal Satu Orang, Lima Hilang

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 17 April 2023 | 19:41 WIB
Klaim Tak Ada Senjata Api TNI yang Dirampas TPNPB-OPM, Kasum: Prajurit Meninggal Satu Orang, Lima Hilang
Ilustrasi prajurit TNI terluka saat baku tembak di Papua. ANTARA FOTO/Indrayadi TH

Suara.com - Kasum TNI Letjen Bambang Ismawan mengklaim tak ada senjata anggota TNI yang dirampas oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Bambang menyebut seluruh anggota yang sempat terlibat baku tembak di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan kembali ke pos dengan membawa senjata.

"Nggak ada itu (dirampas), senjata semua kembali. Yang diklaim sembilan pucuk kan, saya juga mendengar itu, tidak benar," kata Bambang di Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).

Bambang juga membantah klaim TPNPB-OPM yang menyebut telah menembak mati enam anggota TNI. Menurutnya dalam kontak tembak tersebut hanya satu anggota atas nama Pratu Miftahul Arifin yang tewas.

"Yang terkonfirmasi meninggal satu orang," katanya.

Adapun, lanjut Bambang, kekinian tim di lapangan masih berupaya mencari lima anggota TNI yang hilang kontak. Sedangkan yang lain menurutnya telah kembali ke pos.

"Memang masih ada belum terkonfirmasi, tapi tinggal kalau nggak salah lima orang. Yang lain sudah kembali ke posnya masing-masing," ungkapnya.

Klaim OPM

TPNPB-OPM sebelumnya mengklaim menembak mati enam anggota TNI. Mereka juga mengklaim turut menyandera dan merampas senjata api milik sembilan anggota TNI.

Namun klaim tersebut dibantah Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono. Ia menegaskan hanya satu prajurit Yonif 321/G yang tewas dalam kontak tembak.

"Sampai pukul 14.03 WIB, informasi yang saya terima secara fisik baru satu orang. Hanya satu orang atas nama Pratu Arifin (Pratu Miftahul Arifin). Informasi yang lain belum kami dapatkan karena kesulitan untuk mencapai lokasi akibat cuaca tidak menentu," ujar Julius dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (16/4/2023).

Menurut penuturan Julius, Pratu Arifin tewas pada Sabtu (15/4/2023) sekitar pukul 16.30 WIT. Saat itu Pratu Arifin bersama dengan rombongan Satgas Yonif R 321/GT mendapat serangan ketika tengah berupaya mendekati posisi Pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera TPNPB-OPM. Akibatnya, Pratu Arifin terjatuh ke jurang dengan kedalaman 15 meter.

"Ketika mencoba untuk menolong, tetapi mendapatkan serangan ulang. Kondisi lainnya masih dalam tahap pendalaman," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Baku Tembak dengan OPM di Nduga, Lima Anggota TNI Hilang Kontak

Terlibat Baku Tembak dengan OPM di Nduga, Lima Anggota TNI Hilang Kontak

News | Senin, 17 April 2023 | 19:19 WIB

Prajurit Gugur di Papua, Komisi I: Sudah Waktunya Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Diundangkan

Prajurit Gugur di Papua, Komisi I: Sudah Waktunya Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Diundangkan

News | Senin, 17 April 2023 | 12:38 WIB

JDP Minta Penembakan Pesawat Asian One Di Papua Diinvestigasi

JDP Minta Penembakan Pesawat Asian One Di Papua Diinvestigasi

News | Minggu, 16 April 2023 | 16:39 WIB

Bukan OPM, Kendala Paling Menyulitkan Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air Itu Cuaca!

Bukan OPM, Kendala Paling Menyulitkan Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air Itu Cuaca!

News | Minggu, 16 April 2023 | 16:32 WIB

TPNPB-OPM Klaim 9 Prajurit TNI Gugur, Denny Siregar: Jangan Terpengaruh Propaganda

TPNPB-OPM Klaim 9 Prajurit TNI Gugur, Denny Siregar: Jangan Terpengaruh Propaganda

| Minggu, 16 April 2023 | 16:29 WIB

OPM Klaim Tembak Mati 9 Prajurit TNI Di Nduga, Sebby Sambom: Ini Serangan Balasan!

OPM Klaim Tembak Mati 9 Prajurit TNI Di Nduga, Sebby Sambom: Ini Serangan Balasan!

News | Minggu, 16 April 2023 | 14:11 WIB

Terkini

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB