Mengenang Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei dan Sosok Penting Dibaliknya

Rifan Aditya

Sabtu, 29 April 2023 | 11:12 WIB
Mengenang Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei dan Sosok Penting Dibaliknya
Ilustrasi Sejarah Hari Pendidikan Nasional (Instagram/@litbangdikbud)

Suara.com - Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Lahirnya Hardiknas tak lepas dari sosok dan juga perjuangan Ki Hajar Dewantara. Oleh karena itu, sejarah Hari Pendidikan Nasional sangat penting untuk diketahui masyarakat. 

Tanggal 2 Mei dipilih sebagai peringatan Hardiknas, sebab tabggal tersebut merupajan hari kelahiran dari pelopor pendidikan, Ki Hadjar Dewantara. Pahlawan nasional dengan nama aslinya R.M Suwardi Suryaningrat tersebut adalah pelopor pendidikan bagi kaum pribumi sejak zaman penjajahan Belanda. Dia lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta tepatnya pada 2 Mei 1889.

Ki Hajar Dewantara didapuk sebagai Pahlawan Nasional serta Bapak Pendidikan Nasional. Hal ini tak lepas dari perkembangan pendidikan Indonesia yang erat kaitannya dengan perjuangannya dalam merintis pendidikan bagi kaun pribumi di tengah kolonialisme Belanda. Sehingga sejarah Hardiknas juga menjadi sejarah bagi Ki Hadjar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 

Sejarah Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi sejumlah pergerakan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara dan juga teman seperjuangannya. Pria yang bernama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat tersebut tumbuh di keluarga yanh kaya sehingga ia berkesempatan merasakan bangku pendidikan di era penjajahan Hindia Belanda. 

Saat itu, kebijakan dari Hindia Belanda hanya mengizinkan anak keturunan Belanda dan kaum priayi yang dapat menempuh pendidikan. Sementara, bagi kaum pribumi mereka tak bisa menikmati bangku pendidikan. Kebijakan inilah yang kemudian sangat ditentang oleh Ki Hadjar Dewantara. 

Kritikan yang ia serukan terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan dia diasingkan ke Belanda bersama dengan dua rekan seperjuangannya, Ernest Douwes Dekker dan juga Tjipto Mangoenkusumo. Ketiganya lantas dikenal sebagai "Tiga Serangkai". 

Kembali setelah pengasingan, Ki Hadjar Dewantara kemudian mendirikan lembaga pendidikan Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau disebut dengan Perguruan Nasional Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta. Lembaga ini didirikan dengan tujuan untuj memberikan hak pendidikan yang setara bagi para pribumi miskin Indonesia, sama halnya dengan hak-hak yang dimiliki oleh kaum priayi serta orang-orang Belanda. 

Selain mendirikan sebuah lembaga pendidikan, Ki Hajar Dewantara juga aktif menulis dengan tema utamanya tentang pendidikan serta kebudayaan berwawasan kebangsaan. Melalui tulisan-tulisannya ini, ia berhasil meletakkan sejumlah dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia. 

baca juga

Tiga Semboyan Ki Hajar Dewantara 

Ki Hajar Dewantara menerapkan tiga semboyan dalam setiap sistem pendidikan, khususnya di Taman Siswa. Secara filosofis semboyan tersebut menerangkan bagaimana peranan seseorang. Tiga semboyan ini berasal dari bahasa Jawa. Berikut adalah bunyi dan maknanya: 

1. Ing ngarsa sung tuladha, artinya ketika di depan kita harus memberi contoh atau suri tauladan bagi mereka yang berada di tengah dan juga belakang. 

2. Ing madya mangun karsa, artinya saat di tengah kita harus bisa memberikan semangat untuk kemajuan. 

3. Tut wuri handayani, artinya ketika di belakang kita harus mampu memberikan dorongan bagi yang ada di depan kita. 

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 

Setelah kemerdekaan Indonesia, Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan Indonesia. Filosofi tut wuri handayani pun hingga saat ini masih dijadukan semboyan bagi dunia pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959.  

Untuk mengenang jasa-jasanya terhadap pendidikan nasional, pemerintah Indonesia lantas menetapkan hari lahir Ki Hajar Dewantara sebagai peringatan Hardiknas. Hari Nasional ini diputuskan berdasarkan Keppres No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959.  

Walaupun bukan hari libur nasional, tetapi hari Pendidikan Nasional akan dirayakan masyarakat Indonesia terutama oleh intitut pemerintahan dan para siswa sekolah. Ketika memperingati Hardiknas, biasannya diadakan upacara pengibaran bendera merah putih di sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan. Upacara ini disertai dengan pembacaan pidato berisi sejarah lahirnya hari Pendidikan Nasional oleh kepala sekolah ataupun penjabat setempat.  

Nah itulah tadi sejarah Hari Pendidikan Nasional yang tak lepas dari peran Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara. Semoga menambah wawasan untuk kita semua!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia dan Penetapan Hardiknas

Profil Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia dan Penetapan Hardiknas

News | Jum'at, 28 April 2023 | 17:01 WIB

Daftar Hari Besar Mei 2023, Nasional hingga Internasional

Daftar Hari Besar Mei 2023, Nasional hingga Internasional

News | Jum'at, 28 April 2023 | 16:24 WIB

Ada Perbaikan, Waspada Macet di Jalan Ki Hajar Dewantara Subang

Ada Perbaikan, Waspada Macet di Jalan Ki Hajar Dewantara Subang

Purwasuka | Senin, 15 Agustus 2022 | 12:01 WIB

Rayakan HUT Ke-65, Astra Dukung Pendidikan Berkualitas

Rayakan HUT Ke-65, Astra Dukung Pendidikan Berkualitas

News | Rabu, 18 Mei 2022 | 19:28 WIB

Rangkaian HUT Astra ke-65, Tampil Deretan Acara Bertema Hari Pendidikan Nasional dalam Nuansa Jawa

Rangkaian HUT Astra ke-65, Tampil Deretan Acara Bertema Hari Pendidikan Nasional dalam Nuansa Jawa

Otomotif | Rabu, 18 Mei 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×