Duduk Perkara Anak Yasonna Laoly Dituding Berbisnis di dalam Lapas

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 02 Mei 2023 | 16:00 WIB
Duduk Perkara Anak Yasonna Laoly Dituding Berbisnis di dalam Lapas
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Dugaan adanya keterlibatan anak Menkumham Yasonna Laoly, Yemitema Laoly dalam bisnis yang dilaksanakan di dalam Lapas sampai ke telinga Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej.

Ia langsung angkat bicara mengenai tudingan yang diarahkan kepada anak Yasonna Laoly itu. Eddy, sapaan akrab Edward mengatakan, keterlibatan Yemitema sebagaimana disebut, masih berupa rumor.

Eddy mengaku, berdasarkan pengalamannya selama ini, kemitraan yang dijalankan di dalam lapas justru baik karena memberikan manfaat kepada para narapidana.

"Itu kan baru ada rumor yang beredar ya, mengenai segala sesuatu saya kira karena selama saya berkunjung ke lapas selama ini pembinaan dan kemitraan yang dilakukan sangat baik," kata Eddy kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2023).

Meski begitu, Eddy mengaku belum mengetahui lebih lanjut mengenai kabar adanya keterlibatan Yemitema dalam bisnis di lapas. Ia menyatakan, hal itu masih perlu didalami lebih lanjut, agar bisa terungkap kebenaran dari tudingan yang beredar di masyarakat.

Ketika awak media mencoba mengerucutkan pertanyaan pada adanya dugaan keterlibatan Yemitema, Eddy enggan menjawabnya lebih lanjut. Ia menegaskan hanya mau bercerita terkait realita dan fakta di lapangan.

Sebelumnya, nama anak Menkumham Yasonna Laoly, Yemitema Laoly terseret dalam kasus dugaan bisnis di dalam Lapas. 

Hal itu bermula dari beredarnya sebuah video pendek di media sosial, yang berisikan wawancara presenter Uya Kuya dan aktor senior Tio Pakusadewo.

Dalam video itu, Tio mengungkapkan kesaksiannya mengenai praktik bisnis ilegal yang ia ketahui ketika mendekam dalam penjara akibat kasus narkoba beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, aktor berusia 59 tahun itu menyebut ada pabrik narkoba dalam Lapas. Dan hal itu diketahui oleh pihak Lapas, mulai dari Kalapas hingga sipir.

"Even (bahkan) pabriknya ada di dalam (Lapas)," kata Tio dalam wawancara tersebut.

"Pabrik narkoba?" tanya Uya memastikan.

Tio mengamini pertanyaan Uya. Ia juga menyebut peredaran narkoba di dalam lapas sudah menyerupai kartel.

Tak berhenti di sana, aktor senior itu juga menyebut adanya keterlibatan anak seorang menteri. Namun ia enggan mengungkapkan sosok yang dimaksud.

"Yang menggagas itu bekas napi, terus menggaet anaknya menteri," papar Tio

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Dituding Monopoli Bisnis di Lapas, Yasonna Laoly Membantah: Bohong Besar Itu

Anaknya Dituding Monopoli Bisnis di Lapas, Yasonna Laoly Membantah: Bohong Besar Itu

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:28 WIB

2 Kali Masuk Penjara, Tio Pakusadewo Benarkan Ada Diskotik dan Pabrik Narkoba di Lapas

2 Kali Masuk Penjara, Tio Pakusadewo Benarkan Ada Diskotik dan Pabrik Narkoba di Lapas

Entertainment | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:21 WIB

Anaknya Diisukan Monopoli Bisnis Lapas, Yasonna Sebut Pelanggaran Berat Tio Pakusadewo

Anaknya Diisukan Monopoli Bisnis Lapas, Yasonna Sebut Pelanggaran Berat Tio Pakusadewo

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:30 WIB

Ada Dugaan Anak Menteri Monopoli Bisnis Lapas, Wamenkumham: Masih Perlu Didalami

Ada Dugaan Anak Menteri Monopoli Bisnis Lapas, Wamenkumham: Masih Perlu Didalami

| Selasa, 02 Mei 2023 | 14:12 WIB

Tio Pakusadewo Ungkap Ada Anak Menteri Jadikan Lapas Ladang Bisnis, Penggagasnya eks Napi Korupsi

Tio Pakusadewo Ungkap Ada Anak Menteri Jadikan Lapas Ladang Bisnis, Penggagasnya eks Napi Korupsi

Entertainment | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:14 WIB

Anaknya Dituduh Terlibat Bisnis Narkoba di Lapas, Menkumham: Bohong Besar Itu!

Anaknya Dituduh Terlibat Bisnis Narkoba di Lapas, Menkumham: Bohong Besar Itu!

| Selasa, 02 Mei 2023 | 13:35 WIB

Terkini

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB