Mengenal Gelang Tridatu Simbol Sang Hyang Widhi, Dipakai di Video Mesum sampai Viral

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Mei 2023 | 17:57 WIB
Mengenal Gelang Tridatu Simbol Sang Hyang Widhi, Dipakai di Video Mesum sampai Viral
Gelang tridatu - Mengenal Gelang Tridatu Simbol Sang Hyang Widhi, Dipakai di Video Asusila [www.denpasarkota.go.id]

Suara.com - Video mesum pasangan kekasih pria dan wanita mengenakan gelang tridatu simbol Sang Hyang Widhi menjadi sorotan. Polda Bali telah menangkap kedua sosok tersebut dan diamankan secara terpisah.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menyampaikan pengamanan tersebut diawali terhadap si perempuan. Kemudian berlanjut ke laki-laki yang ditangkap.

Kepolisian setempat turut menyelidiki dan mencari pengunggah pertama video mesum tersebut. Dalam video tersebut terlihat wajah gadis yang terlihat dan si pria tersamarkan.

Video tersebut disebarkan dengan akun anonim melalui Telegram.

"Tersangka menyebarkan video mesum itu ke medsos Telegram dengan cara membuat akun anonim," ujar Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko, pada Selasa 2 Mei 2023.

Berkaitan dengan viralnya video tersebut, menarik membahas gelang tridatu simbol Sang Hyang Widhi. Berikut penjelasan gelang tersebut selengkapnya.

Gelang Tridatu kerap digunakan oleh warga Bali dan dijadikan buah tangan oleh wisatawan. Gelang ini memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Bali khususnya yang beragama Hindu.

Hakikat dan Asal Usul Benang Tridatu

Gelang Tridatu adalah gelang yang dibuat dari benang warna merah, hitam, putih. Gelang ini merupakan manifestasi Ida Sang Hyang Widhi.

baca juga

Penamaan benang ini terkait dengan ketiga warna benang penyusunnya yang disebut Tri Datu. Tiga warna benang itu melambangkan kesucian Tuhan yakni sebagai Brahma atau pencipta yang dilambangkan dengan warna merah.

Kemudian warna hitam melambangkan Wisnu atau pemelihara. Sementara warna putih menggambarkan Dewa Siwa atau pelebur.

Benang Tri Datu juga melambangkan Tri Kona. Tri Kona adalah tiga perjalanan hidup di dunia yakni kelahiran, kehidupan, dan kematian.

Jika seseorang mengenakan gelang tridatu, maka manusia tersebut diharapkan semakin mawas diri atas kehidupannya, kelahirannya, dan kematiannya. Manusia tersebut diharapkan selalu ingat Tuhan sebagai Sang Penciptanya.

Selain itu, gelang Tridatu diketahui juga sebagai sarana perlindungan dari kekuatan negatif. Oleh sebab itu, masyarakat meyakini jika mengenakan gelang tersebut, maka manusia itu terhindar dari hal negatif dan mampu berpikir lebih bijaksana.

Benang Tridatu memiliki keistimewaan yakni jalinan benangnya yang dibuat dengan sangat hati-hati. Ukuran benangnya sama, saling terikat dan tidak terlepas begitu saja. 

Penggunaan Gelang Tridatu dalam Upacara Agama Hindu

Awalnya, benang ini dijadikan pengingat bagi seorang Hindu yang mendekatkan diri kepada Tuhan. Benang Tridatu pertama kali dibagikan untuk pemedek yang tangkil ke Pura Dalem Ped di daerah Nusa Penida. Namun kini gelang tersebut telah dianugerahkan kepada pemendek yang datang.

Gelang ini pada dasarnya digunakan dalam upacara agama Hindu. Dalam upacara Manusa Yadnya, benang ini dipakai sebagai lambah panugrahan.

Dalam upacara Rsi Yadnya, benang ini digunakan sebagai selempang pada tubuh yang di diksa. Pada upacara bhuta Yadnya, benang ini sebagai pelengkap atas kekurangan sesembahan yang dilaksanakan.

Aturan Memakai Gelang Tridatu

Pemakaian gelang ini bermakna mengikatkan diri terhadap norma agama. Meski demikian, masyarakat agama lain juga dapat mengenakan gelang ini.

Namun, umat lain harus memperhatikan cara mengenakannya dan tidak boleh sembarangan. Contohnya yakni tidak boleh mengenakannya di pergelangan kaki karena dianggap pelecehan simbol agama Hindu.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Mesum Pasangan Bergelang Tridatu, Ketua PHDI Ajak Generasi Muda Eling Tahap Bharmacari

Viral Video Mesum Pasangan Bergelang Tridatu, Ketua PHDI Ajak Generasi Muda Eling Tahap Bharmacari

Denpasar | Rabu, 03 Mei 2023 | 14:24 WIB

Pelaku Video Mesum Gelang Tridatu Ditangkap, Polda Bali Kini Sasar Para Penyebar Lain

Pelaku Video Mesum Gelang Tridatu Ditangkap, Polda Bali Kini Sasar Para Penyebar Lain

Bali | Rabu, 03 Mei 2023 | 13:52 WIB

Parah! Ternyata Ini Alasan Pria di Bali Tega Sebar Video Mesum Mantan Kekasihnya Lewat Telegram

Parah! Ternyata Ini Alasan Pria di Bali Tega Sebar Video Mesum Mantan Kekasihnya Lewat Telegram

Denpasar | Selasa, 02 Mei 2023 | 19:16 WIB

Sakit Hati Diputusin Pacar Jadi Motif Pelaku Sebar Video Mesum Gelang Tridatu

Sakit Hati Diputusin Pacar Jadi Motif Pelaku Sebar Video Mesum Gelang Tridatu

Bali | Selasa, 02 Mei 2023 | 13:49 WIB

Polda Bali Temukan Pelaku Wanita dalam Kasus Video Dewasa Kenakan Gelang Tridatu

Polda Bali Temukan Pelaku Wanita dalam Kasus Video Dewasa Kenakan Gelang Tridatu

Denpasar | Senin, 01 Mei 2023 | 13:32 WIB

Perempuan Pelaku Video Mesum Kuda Lumping Diidentifikasi Oleh Polda Bali

Perempuan Pelaku Video Mesum Kuda Lumping Diidentifikasi Oleh Polda Bali

Bali | Sabtu, 29 April 2023 | 13:31 WIB

Terkini

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:42 WIB

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:30 WIB