Jepang Nan Jauh di Mata, Pulau Buru Terkenang Sepanjang Hayat

Senin, 08 Mei 2023 | 20:01 WIB
Jepang Nan Jauh di Mata, Pulau Buru Terkenang Sepanjang Hayat
Panti Jompo Waluya, rumah penampungan lansia eks tahanan politik orde baru di Jalan Kramat V, Senen, Jakarta Pusat.

Suara.com - Yang tersisa dari Panti Jompo Waluya, rumah penampungan eks tahanan politik atau tapol pemerintahan orde baru di Jalan Kramat V, Senen, Jakarta Pusat. Rumah reyot itu kini sepi, penguhuninya cuma tersisa Tumiso, laki-laki 90 tahun. Jurnalis Suara.com Rakha Arlyanto berkesempatan memotret kondisi panti eks tapol tersebut. 

BEGITU tegukan terakhir es teh manis habis, aku langsung tancap gas sepeda motor menuju ke kawasan Senen, Jakarta Pusat. Terik matahari terasa menyegat dikulit. Polusi emisi dan hingar bingar suara kendaraan di jalan membuat siang itu, Selasa 18 April 2023, terasa berat.

Setiba di Jalan Kramat Raya, aku langsung belok kiri ke arah Jalan Kramat V beberapa puluh meter. Di depan sebuah warung kelontong aku berhenti lalu bertanya kepada pedagangnya.

"Mbak, ini rumah masih ada yang jaga?".

"Masih kok mas. Kayaknya lagi di dalam. Memang sepi".

Motor aku parkirkan di sisi Jalan Kramat V tepat di bawah pohon mangga.

Aku melangkah ke sebuah rumah tua. Dari balik pagar aku menyapa seorang laki-laki tua sedang berbaring di sebuah sofa panjang berwarna hitam di beranda.

"Siang pak, maaf, apakah ini benar Panti Jompo Waluya?"

Laki-laki tua itu spontan duduk bersandar di sofa hitam termakan usia yang tampak berdebu itu. Dia cuma mengangguk sambil memandangku.

Baca Juga: Denny Siregar Singgung Soal Upaya Mengkaburkan Jejak Rezim Orde Baru: Target Mereka Pemilih Muda

Aku kemudian membuka pagar dan duduk di sofa reyot di samping laki-laki tua itu. Menghela napas sejenak, lalu memperkenalkan diri. Suasana panti terasa sunyi dan hening.

"Mbah sendiri di sini? Pengurusnya mana?"

"Ndak ada," jawab laki-laki tua itu dengan nada terbata-bata.

"Siapa?" sambil mengarahkan telunjuk kanannya ke arahku.

"Saya Tumiso," ucapnya memperkenalkan diri.

Laki-laki 90 tahun itu tiba-tiba berdiri, mengajak masuk ke dalam panti. Aku melewati sebuah koridor hingga ke ruang tengah. Bau obat-obatan menjadi aroma paling dominan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI