Motif Keji Pelaku Mutilasi di Semarang: Sakit Hati, Ngaku Puas Usai Bunuh Korban

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 11 Mei 2023 | 13:20 WIB
Motif Keji Pelaku Mutilasi di Semarang: Sakit Hati, Ngaku Puas Usai Bunuh Korban
Muhammad Husen (28) warga Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pelaku pembunuhan Irwan Hutagalung (53), korban mutilasi yang ditemukan dalam kondisi dicor beton di Kota Semarang, dihadiekan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Rabu. [ANTARA/ I.C.Senjaya]

Suara.com - Polisi akhirnya berhasil menemukan dan menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap pengusaha depot air isi ulang di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Pelaku pembunuhan diketahui bernama Muhammad Husein yang merupakan karyawan dari korban yang berinisial IW.

Adapun IW dihabisi dengan cara keji, yakni dimutilasi hidup-hidup lalu Husen mengecor jasad bosnya itu di tempat kerjanya. 

Pada Rabu (10/5/2023) lalu, kepolisian menghadirkan Husen dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang. Dalam kesempatan itu, Husen terlihat sejumlah gelagat dan pernyataan aneh Husen terkait kasus pembunuhan yang membelitnya. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Mengaku puas setelah membunuh bosnya

Muhammad Husen, pelaku pembunuhan terhadap IW mengaku tidak menyesal atas perlakuan sadis yang ia lakukan ke bosnya sendiri.

Di hadapan awak media, Ia bahkan mengaku puas telah menghabisi nyawa IW. "Nggak (menyesal), puas," tegasnya.

2. Tidak tahan dengan perlakuan bosnya

Sebulan bekerja di depot air isi ulang mineral milik IW, Husen mengaku tidak betah kaarena perlakuan bosnya kerap kali marah dan mengancamnya. 

baca juga

Sudah lama Husen ingin keluar dari pekerjaannya, namun urung dilakukan karena kartu identitasnya ditahan oleh bosnya.

"KTP saya pertama ditahan. Kedua, saya diancam kalau sampai keluar dari kerjaan itu langsung dihabisi, saya mau dibunuh," ucapnya

3. Memotong kepala karena sering marah-marah

Muhammad Husen juga menceriatakan dengan detail bahkan mengungkapkan alasan dirinya membunuh bosnya sendiri.

Husen mengatakan bahwa ia sengaja menghabisi bosnya dengan cara dimutilasi karena seringkali memarahi dan memukul dirinya.

“Karena tangannya dipakai buat mukul saya makanya saya potong. Kalau kepalanya karena dia suka ngomelin saya aja. Jadi yang saya potong kepala bukan bibir. Mulut kan susah," ujar Husen.

4. Pelaku memutilasi korban hidup-hidup

Muhammad Husen mengaku tidak tahan dengan perlakuan bosnya yang sering marah-marah dan memukul, ia pun merencanakan melakukan pembunuhan pada Kamis (4/5/2023).

Awalnya Husen memukul korban dengan menggunakan linggis, kemudian jasdnya dibawa ke sebuah lorong sempit.

Keesokan harinya, korban masih hidup, nafasnya masih terdengar dan Husen melancarkan aksinya dengan memutilasi tubuhnya.

"Saat itu dia masih bernapas, ngorok-ngorok suaranya," ujar Husen di Mapolrestabes Semarang

5. Rampas uang korban untuk senang-senang

Usai melakukan aksi bejadnya, Husen mengaku mencuri uang milik korban sebesar Rp7 juta, lalu ia gunakan untuk bersenang-senang.

"Rp 7 juta dipergunakan untuk senang-senang, buat makan, rokok, iya (nyari cewek)," lanjutnya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minggat dari Persebaya, Pemain Rp2,17 Miliar yang Dibuang PSIS Semarang Merapat ke Madura United? Ini Sosoknya

Minggat dari Persebaya, Pemain Rp2,17 Miliar yang Dibuang PSIS Semarang Merapat ke Madura United? Ini Sosoknya

Denpasar | Kamis, 11 Mei 2023 | 12:30 WIB

PSIS Semarang Resmikan Eks PSS Sleman Rifky Suryawan, Dikontrak Satu Musim, Intip Profil dan Nilai Pasarnya

PSIS Semarang Resmikan Eks PSS Sleman Rifky Suryawan, Dikontrak Satu Musim, Intip Profil dan Nilai Pasarnya

Denpasar | Kamis, 11 Mei 2023 | 12:15 WIB

CEK FAKTA: Genit, Kuat Ma'ruf Ngaku Sering Digoda Putri Candrawathi

CEK FAKTA: Genit, Kuat Ma'ruf Ngaku Sering Digoda Putri Candrawathi

Metro | Kamis, 11 Mei 2023 | 11:57 WIB

Meski Banyak Kasus, Lemkapi Sebut Kepercayaan Publik Terhadap Polri Semakin Baik

Meski Banyak Kasus, Lemkapi Sebut Kepercayaan Publik Terhadap Polri Semakin Baik

Moots | Kamis, 11 Mei 2023 | 11:13 WIB

Diminta Bonek Balik ke Persebaya, Eks PSIS Semarang Oktafianus Fernando Fix ke Madura United?

Diminta Bonek Balik ke Persebaya, Eks PSIS Semarang Oktafianus Fernando Fix ke Madura United?

Denpasar | Kamis, 11 Mei 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×