Angka Kasusnya Meningkat, Apa Saja Gejala dan Pencegahan Sifilis?

Aulia Hafisa Suara.Com
Minggu, 14 Mei 2023 | 08:00 WIB
Angka Kasusnya Meningkat, Apa Saja Gejala dan Pencegahan Sifilis?
Ilustrasi gejala dan pencegahan sifilis. (Paloma. A)

Pada laten, sifilis mengalami periode tidak ada tanda atau gejala yang terlihat. Tanpa pengobatan, penderita bisa terus memiliki sifilis di tubuhnya selama bertahun-tahun.

4. Gejala Sifilis Tersier

Sifilis tersier sangat serius dan akan terjadi 10-30 tahun setelah infeksi dimulai. Sifilis tersier dapat didiagnosis dengan bantuan tes.

Ini bisa mempengaruhi sistem organ seperti jantung, pembuluh darah, otak dan sistem saraf. Penyakit ini merusak organ dalam dan mengakibatkan kematian. 

Tanpa pengobatan, sifilis dapat menyebar ke otak dan sistem saraf (neurosifilis), mata (sifilis okular), atau telinga (otosifilis). 

Tanda dan gejala neurosifilis meliputi:

  • Sakit kepala parah
  • Kelemahan otot atau masalah dengan gerakan otot
  • Perubahan pada kondisi mental (sulit fokus, kebingungan, perubahan kepribadian) 
  • Demensia atau masalah dengan ingatan, pemikiran atau pengambilan keputusan.

Tanda dan gejala sifilis okular dapat meliputi:

  • Sakit mata atau kemerahan
  • Perubahan penglihatan atau bahkan kebutaan

Tanda dan gejala otosifilis dapat meliputi:

  • Gangguan pendengaran
  • Dering, dengung, menderu, atau mendesis di telinga (tinnitus
  • Pusing atau vertigo (merasa seperti lingkungan bergerak atau berputar).

Pencegahan Sifilis

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Sifilis, Penyakit Menular Seksual Sering Disebut Raja Singa

Satu-satunya cara untuk menghindari sifilis adalah tidak melakukan hubungan seks vaginal, anal, atau oral. Jika aktif secara seksual, kalian harus menurunkan kemungkinan terkena sifilis, seperti:

  1. Berada dalam hubungan monogami jangka panjang dengan pasangan yang telah diuji dan tidak menderita sifilis.
  2. Menggunakan kondom dengan cara yang benar setiap kali berhubungan seks. Kondom bisa mencegah penyebaran sifilis dengan mencegah kontak dengan luka. 

Terkadang luka muncul di area yang tidak tertutup kondom. Kontak dengan luka ini masih bisa menularkan sifilis.

Demikian penjelasan tentang gejala dan pencegahan Sifilis. Semoga tulisan ini bermanfaat dan kita semua dijauhkan dari penyakit menular ini.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI