Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden

Bella

Senin, 02 Februari 2026 | 15:09 WIB
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz
baca 10 detik
  • Kolonel Purnawirawan Sri Raja Sacandra mengkritik keras Kapolri karena menolak penempatan Polri di bawah kementerian.
  • Sri Raja Sacandra menilai pernyataan Kapolri siap berjuang hingga "titik darah penghabisan" melanggar etika kenegaraan.
  • Ia menganggap retorika Kapolri menunjukkan ego sektoral dan mengabaikan rakyat demi kepentingan kekuasaan.

Suara.com - Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak keras wacana penempatan Polri di bawah kementerian berbuntut panjang. Mantan anggota Badan Intelijen, Kolonel Infanteri (Purn) Sri Raja Sacandra, melontarkan kritik pedas dan menyebut sikap tersebut telah melanggar etika kenegaraan.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up yang diunggah Sabtu (31/1/2026), Sri Raja Sacandra menyoroti retorika Kapolri yang menyatakan siap mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden hingga “titik darah penghabisan”.

Menurut Sri, penggunaan istilah “titik darah penghabisan” untuk urusan struktur kelembagaan merupakan hal yang keliru dan tidak pada tempatnya. Ia menilai semangat tersebut seharusnya hanya digunakan demi kedaulatan negara, bukan untuk mempertahankan posisi organisasi.

"Justru pernyataan Kapolri ini justru melanggar etika kenegaraan," tegas Sri Raja Sacandra, dikutip Senin (2/2/2026).

"Ketika dia mengatakan memperjuangkan sampai titik darah penghabisan, ini adalah salah satu ajakan untuk murtad politik kepada jajaran Polri bahkan DPR RI," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa strata kepentingan tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah kedaulatan negara, dan Polri tidak bisa mensejajarkan kepentingan lembaganya dengan persoalan kedaulatan tersebut.

Sentil Pernyataan “Jadi Petani”

Selain masalah etika, Sri juga menanggapi pernyataan Jenderal Listyo Sigit yang mengklaim lebih baik dicopot dan menjadi petani ketimbang Polri diletakkan di bawah kementerian. Sigit sempat menyebut dirinya sebagai “anak petani”.

Namun, Sri melihat pernyataan itu justru menunjukkan ego sektoral yang tebal di tubuh Korps Bhayangkara. Ia menilai Polri saat ini merasa sebagai kekuatan tunggal yang tak tersentuh.

baca juga

"Jadi kalau kita lihat Bang, ini kan salah satu bentuk ego sektoral yang selalu ditunjukkan oleh Polri bahwa dia adalah apa namanya single power dalam penegakan hukum gitu Bang. Sehingga ada institusi-institusi hukum yang lain seolah-olah hanya sebagai pelengkap," tuturnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan privilese atau kemewahan kewenangan yang dinikmati Polri saat ini. Ia menilai Polri telah melupakan jati dirinya sebagai polisi rakyat yang seharusnya mengayomi masyarakat.

Sri bahkan melontarkan kritik keras dengan menyebut kepolisian saat ini bekerja layaknya polisi di era kolonial yang lebih mengutamakan kepentingan penguasa.

"Polisi hari ini yang hanya bekerja untuk kepentingan kekuasaan Presiden, untuk kepentingan luksuri yang mereka dapatkan selama ini ya kan, kemudian musuhnya siapa? Rakyatlah Bang, pasti yang terabaikan rakyatlah gitu," jelasnya.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba

Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 14:26 WIB

Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan

Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 10:13 WIB

Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas

Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas

News | Senin, 02 Februari 2026 | 09:38 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid

Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 18:52 WIB

Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo

Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:03 WIB

Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?

Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:05 WIB

Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?

Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:51 WIB

Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak

Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:34 WIB

Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian

Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:35 WIB

Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian

Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:10 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×