Pernyataan Lantang AHY Saat Bersama JK: Pemerintah Jokowi Jangan Halangi Hak Bertarung Di Pemilu 2024

Selasa, 16 Mei 2023 | 07:54 WIB
Pernyataan Lantang AHY Saat Bersama JK: Pemerintah Jokowi Jangan Halangi Hak Bertarung Di Pemilu 2024
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyambangi kediaman Jusuf Kalla di Kawasan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2023) malam. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan pernyataan lantang saat bertemu Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla. Ia mewanti-wanti agar Pemilu 2024 tidak ada hak individu yang dihalang-halangi untuk bertarung dalam kontestasi.

AHY meminta pemerintah bisa memberikan ruang seluas-luasnya dan tak diskriminatif mendukung pihak tertentu tapi menjegal pihak yang lainnya.

Hal itu disampaikan AHY usai bertemu dengan Jusuf Kalla di kediamannya di Kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2023) malam.

Awalnya AHY membahas berbagai hal dengan JK terutama terkait urusan ekonomi bahkan juga soal demokrasi.

Menurut AHY demokrasi Indonesia harus betul-betul dirawat. Pasalnya sejumlah indikator telah menunjukkan kemunduran.

"Tadi yang di antaranya kita sepakat bahwa sebaiknya dan sepatutnya menghadapi Pemilu 2024 ke depan ini dibuka ruang bagi setiap individu setiap warga negara yang sama dan adil," kata AHY.

"Karena setiap warga punya hak baik untuk memilih maupun hak untuk dipilih," sambungnya.

Untuk itu, AHY memohon kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya agar tak berlaku diskriminatif. Misalnya dengan mendukung pihak tertentu, tapi di sisi lain menghalang-halangi pihak tertentu untuk maju di Pemilu.

"Tentu saya pribadi demokrat memohon kepada para pemimpin kepada para pemangku amanah negara hari ini terutama jajaran eksekutif juga benar-benar bisa membuka ruang itu jangan sampai seolah-olah ada yang diberikan dukungan diberikan support langsung maupun tidak langsung tapi ada yang dihalang-halangi atau tidak diharapkan tisak bisa maju untuk tidak bisa membangun koalisi," tuturnya.

Baca Juga: JK Kembali Bilang Di Masa Megawati Dan SBY Presiden Tak Intervensi Parpol, Sindir Jokowi?

Lebih lanjut, ia mengatakan, adanya perlakuan diskriminatif tersebut mengusik keadilan dan tidak sehat bagi demokrasi.

"Bukankah demokrasi untuk itu? Bukan kah pemilu diadakan untuk itu? Untuk benar-benar menghasilkan para pemimpin yang merukapan keinginan rakyat bukan keinginan sekelompok orang, sekelompok elit, apakah mereka yg merupakan kekuatan politik tertentu tau kekuatan logistik tertentu," imbuh AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI