Apa Itu Google Bard? Pesaing ChatGPT yang Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Aulia Hafisa | Suara.com

Selasa, 16 Mei 2023 | 20:39 WIB
Apa Itu Google Bard? Pesaing ChatGPT yang Sudah Bisa Dicoba di Indonesia
Ilustrasi Google Brad - Apa Itu Google Bard (Unsplash)

Suara.com - Raksasa teknologi Google meluncurkan dukungan layanan Bard yang dapat diakses oleh lebih banyak pengguna, termasuk di wilayah Indonesia. Google Bard digadang-gadang bisa memudahkan penggunannya dalam mendapatkan informasi yang akurat tanla ribet. Lalu apa itu Google Bard

Google Bard merupakan chatbot yang berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI). Teknologi ini dikembangkan oleh Google yang dapat menjanjikan untuk merevolusi kemampuan kita berinteraksi dengan sistem informasi online mirip seperti ChatGPT. Dengan menggunakan Bard, pengguna bisa mencari informasi apa saja yang ingin diketahui. 

Menggunakan algoritma pembelajaran mesin paling canggih, Google Bard diciptakan untuk memahami serta menginterpretasikan bahasa manusia. Sehingga memungkinkan bagi pata pengguna untuk bertanya dan menerima informasi yang sangat relevan dengan menggunakan cara yang lebih komunikatif dan juga intuitif. 

Adapun nama Google Bard sendiri yaknj berasal dari sebuah konsep tradisional sebagai pendongeng atau penyair yang selama ini menggunakan bahasa untuk mengkomunikasikan ide dan juha emosi. Demikian juga Google Bard yang bertujuan menggunakan bahasa untuk dapat membantu orang menerima informasi yang mereka butuhkan dengan cara yang lebih simpel, alami dan manusiawi.

Pada awalnya Google Bard hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja untuk sejumlah pengguna di wilayah Amerika Serikat (AS) dan Inggris saja. Kemudian, Google pun memperluas dukungan Bard ini ke seluruh pengguna di 180 negara di dunia, termasuk Indonesia, India Jepang, Turki, dan Meksiko. 

Google Bard bisa digunakan oleh siapa saja dengan syarat utama pengguna harus minimal berusia 18 tahun ke atas dan sudah memiliki akun Google pribadi. Selain di 180 negara, terdapat rencana agar Google bard ini dapat digunakan untuk wilayah lainnya. 

Sama seperti semua bot obrolan yang dirancang menggunakan teknologi AI, Google Bard terlebih dahulu harus belajar dan dilatih untuk memberikan informasi atau jawaban yang benar dari sumber yang tidak akurat atau bisa menyesatkan
 Hal ini seperti yang bisa terlihat pada demo pertamanya. Pelatihan AI sendiri adalah sebuah proses intensif komputasi tanpa akhir sebab selalu ada informasi baru untuk dipelajari. 

Jawaban dari Google Bard nantinya bisa diekspor ke Gmail memakai tombol dengan ikon panah yang menghadap ke atas. Ikon tersebut bisa ditemukan di bawah jawaban yang akan ditampilkan oleh Bard. 

Yang tak kalah menariknya, pengguna juga dapat memakai mode gelap apabila tidak nyaman menggunakan mode default dari Google Bard. Dengan begitu, penggunaan Google Bard akan semakin menyenangkan. 

Itulah jawaban dari pertanyaan apa itu Google Bard? Semoga bermanfaat! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pakai Google Bard, Pesaing ChatGPT Perang Aplikasi AI

Cara Pakai Google Bard, Pesaing ChatGPT Perang Aplikasi AI

Tekno | Selasa, 16 Mei 2023 | 15:49 WIB

Adu Kemampuan Google Bard vs ChatGPT, Mana Lebih Unggul?

Adu Kemampuan Google Bard vs ChatGPT, Mana Lebih Unggul?

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 12:54 WIB

ChatGPT: Solusi Efektif atau Ancaman Ketergantungan Teknologi?

ChatGPT: Solusi Efektif atau Ancaman Ketergantungan Teknologi?

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:58 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB