Tragis! Kronologi 7 Orang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Lotion Anti Nyamuk

Ruth Meliana | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2023 | 11:19 WIB
Tragis! Kronologi 7 Orang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Lotion Anti Nyamuk
Ilustrasi jenazah. (Unsplash)

Suara.com - Kasus miras oplosan kembali memakan korban. Kali ini, 7 orang warga Pasuruan yang terlibat pesta miras dikabarkan tewas usai menenggak miras oplosan lotion anti nyamuk.

Peristiwa itu membuat warga sekitar geger dan melaporkannya ke pihak kepolisian setempat. Para korban yang terlibat pesta miras diketahui tewas dalam waktu yang berbeda-beda.

Dilaporkan ada 10 orang yang diketahui menenggak miras oplosan lotion nyamuk. Dari jumlah itu, 7 orang dinyatakan tewas dan 3 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kronologi pesta miras oplosan bermula ketika 10 orang korban yang saling berteman itu menghadiri sebuah acara pernikahan pada Sabtu (13/5/2023) malam.

Dalam acara pernikahan itu, pesta miras kemudian dilakukan oleh 10 tamu undangan dengan alasan memeriahkan acara. Namun setelah menenggak miras, 10 orang tamu undangan mendadak mengalami keracunan hingga pingsan.

Beberapa korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertana. Namun sayang, nyawa mereka tak terselamatkan.

Para korban tewas tersebut bernama Indra Laksmana (38), Harjono (39), Bayu (38), M. Adi Soni (33), Udin Masud (47), M. Rozi (38) dan M Taufik (38). Mereka langsung dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Ketua Paguyuban Plaza Bangil, Muslimin mengatakan, awalnya korban yang meninggal dunia ada 4 orang. Angka korban tewas kemudian meningkat menjadi 7 orang.

Muslimin sendiri mengaku sebagai rekan dari korban yang tewas akibat pesta miras oplosan. Adapun miras oplosan itu diduga didapatkan dari kedai penjual miras bernama Mama Eva di kawasan Plaza Bangil, Pasuruan.

Kasus miras oplosan tersebut telah membuat pihak Polres Bangil Pasuruan bergerak. Kepolisian berjanji akan mendalami kasus pesta miras yang memakan 7 korban jiwa.

Salah satunya dengan melakukan penyitaan terhadap miras yang dijual di kedai Mama Eva tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Bangil AKP Shukiyanto.

Selain itu, Shukiyanto juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus menggali informasi dari para saksi. Hal ini dilakukan demi mendapatkan kesimpulan dari penyebab tewasnya korban, serta demi memberantas miras oplosan di sekitar Pasuruan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Coba-coba 'Open BO' di Garut Apalagi Jualan Miras Online, Satpol PP Sudah Miliki Tim Siber yang Siap Pantau

Jangan Coba-coba 'Open BO' di Garut Apalagi Jualan Miras Online, Satpol PP Sudah Miliki Tim Siber yang Siap Pantau

| Senin, 08 Mei 2023 | 10:10 WIB

Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan di Garut Akan Dimusnahkan Pada HUT Satpol PP Senin Besok

Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan di Garut Akan Dimusnahkan Pada HUT Satpol PP Senin Besok

| Minggu, 07 Mei 2023 | 15:59 WIB

Tio Pakusadewo Sebut Narapidana Bisa Jual Beli Miras di Lapas, Harganya: Rp300 ribu

Tio Pakusadewo Sebut Narapidana Bisa Jual Beli Miras di Lapas, Harganya: Rp300 ribu

| Selasa, 02 Mei 2023 | 19:28 WIB

Viral Video Wanita Berhijab Pamer Miras saat Bukber, Diduga Karyawan Pabrik di Jepara

Viral Video Wanita Berhijab Pamer Miras saat Bukber, Diduga Karyawan Pabrik di Jepara

| Rabu, 26 April 2023 | 06:20 WIB

Video Viral Buruh Pabrik Berhijab di Jepara Pesta Miras, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Video Viral Buruh Pabrik Berhijab di Jepara Pesta Miras, Alasannya Bikin Geleng-geleng

| Senin, 24 April 2023 | 06:53 WIB

Kronologi Kecelakaan Ambulans di Tol Pasuruan, Jenazah sampai Terpental Keluar

Kronologi Kecelakaan Ambulans di Tol Pasuruan, Jenazah sampai Terpental Keluar

News | Sabtu, 22 April 2023 | 17:51 WIB

Terkini

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47 WIB

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:44 WIB

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:35 WIB