Kenapa Biksu Harus Botak? Cara Melepaskan Diri dari Dunia

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 19 Mei 2023 | 16:09 WIB
Kenapa Biksu Harus Botak? Cara Melepaskan Diri dari Dunia
Sejumlah biksu melakukan ziarah di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/5). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah] - kenapa biksu harus botak?

Suara.com - Ritual Thudong di mana para biksu berjalan kaki dari Thailand menuju Candi Borobudur di Indonesia menarik perhatian masyarakat luas. Ritual itu untuk memperingati Waisak pada 4 Juni 2023. Bukan hanya soal perjalanan mereka, tetapi juga penampilan para biksu mulai dari cara berpakaian hingga kepala yang botak. Lalu kenapa biksu harus botak?

Menurut dharmacitta.org, sebuah organisasi Budha di Indonesia, tradisi mencukur botak rambut merupakan tradisi yang sudah ada jauh sebelum Sidharta Gautama mencapai penerangan sempurna atau menjadi Budha.

Dalam kepercayaan Budha, orang yang siap meninggalkan kehidupan duniawi akan mencukur rambut, janggut dan mengenakan jubah kuning petapa.

Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan Budha bahwa rambut adalah lambang dari kecantikan dan ketampanan seseorang. Begitu pula dengan pakaian yang dikenakan. 

Dalam kisah Sidharta Gautama, dia juga mencukur rambut dan mengenakan jubah kuning ketika meninggalkan kenikmatan dunia. Namun, hal ini seharusnya telah dilakukan pertapa-pertapa lain sebelum Sidharta. 

Dalam kitab, Ariyapariyesana Sutta dijelaskan bahwa, “Kemudian, sewaktu Aku masih muda, seorang pemuda berambut hitam memiliki berkah kemudaan, dalam tahap kehidupan utama, walaupun ibu dan ayahku menginginkan sebaliknya dan menangis dengan wajah basah oleh air mata, Aku mencukur rambut dan janggutku, mengenakan jubah kuning, dan pergi meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.”

Mempersembahkan rambut untuk sang Budha pun sebenarnya bisa dilakukan umat secara umum dengan konsep berderma. Mereka bisa menyedekahkan rambut untuk Budha meski tidak berkhidmat menjadi biksu. 

Perjalanan Religi Biksu

Aksi Thudong dilakukan baik oleh biksu maupun bhikku. Menanggapi adanya hal tersebut, Ketua Yayasan Pancaran Tridharma Ronny Hermawan menyebut aksi biksu tersebut merupakan bagian dari perjalanan religi.

Tradisi thudong diketahui sudah jadi tradisi sejak ratusan tahun lalu. Thudong sendiri merupakan sebuah perjalan religi dan ditempuh dengan cara berjalan kaki puluhan ribu kilometer.

Dalam melakukan perjalanan, para Biksu tidak tidur di penginapan, melainkan tidur di rumah-rumah ibadah. Sebelumnya diketahui mereka beristirahat di Wihara Buddha Dharma dan makan dan kemudian menyapa umat-umat Budha.

Setelah menyapa umat Budha, para Biksu yang sebelumnya sudah berjalan kaki dari Thailand dan melintasi beberapa negara seperti misalnya Singapura dan Malaysia.

Pada saat melakukan perjalanan lintas negara, para biksu tersebut menumpang pada pesawat. Namun, pada saat tiba di Bandara, mereka langsung bergegas menjalani ritual thudong dengan berjalan kaki.

Sekian penjelasan dan jawaban atas pertanyaan kenapa biksu harus botak. Apakah anda sudah jelas?

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Kaki dari Thailand, Biksu 'Thudong' Akui Toleransi Warga Indonesia Paling Bagus

Jalan Kaki dari Thailand, Biksu 'Thudong' Akui Toleransi Warga Indonesia Paling Bagus

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 19:57 WIB

Rombongan Biksu Jalan Kaki dari Thailand sampai Borobudur, Bawa Paspor Nggak ya?

Rombongan Biksu Jalan Kaki dari Thailand sampai Borobudur, Bawa Paspor Nggak ya?

Lifestyle | Rabu, 17 Mei 2023 | 08:30 WIB

Perbedaan Biksu, Bhante dan Bhikkhu dalam Agama Budha

Perbedaan Biksu, Bhante dan Bhikkhu dalam Agama Budha

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 08:10 WIB

Tujuan Ritual Thudong, Viral Biksu Jalan Kaki dari Thailand ke Candi Borobudur

Tujuan Ritual Thudong, Viral Biksu Jalan Kaki dari Thailand ke Candi Borobudur

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 08:05 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB