Usai Tertangkap, Satu Anggota OPM Kasus Penembakan Brimob di Yahukimo Resmi Tersangka

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Minggu, 21 Mei 2023 | 13:43 WIB
Usai Tertangkap, Satu Anggota OPM Kasus Penembakan Brimob di Yahukimo Resmi Tersangka
Ilustrasi--Usai Tertangkap, Satu Anggota OPM Kasus Penembakan Brimob di Yahukimo Resmi Tersangka. [Foto dok. Ist]

Suara.com - Polri menangkap AS (25) anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Ia ditangkap karena diduga terlibat dalam peristiwa penembakan anggota Brimob sekaligus Satgas Damai Cartenz Bripda Gilang Aji Prasetya di Yahukimo pada 30 November 2022 lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut penangkapan terhadap AS dilakukan oleh tim Satgas Damai Cartenz di wilayah Yahukimo pada Selasa (16/5/2023) malam. Kekinian AS telah ditetapkan tersangka.

"AS 25 tahun yang terlibat aksi penembakan terhadap anggota yang mengakibatkan Bripda GAP meninggal dunia, Briptu F dan Bripda DB luka-luka akibat tembakan tersebut," kata Ramadhan kepada wartawan, Minggu (21/5/2023).

Berdasar hasil pemeriksaan awal, lanjut Ramadhan, AS diduga bergabung dengan kelompok TPNPB-OPM pimpinan KTH alias PH di Yahukimo sejak 2021.

"Ditemukan beberapa fakta diantaranya AS bergabung dengan KKB pimpinan KTH sejak tahun 2021 hingga saat ini," ungkap Ramadhan.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui AS sempat membeli senjata api dari seseorang berinisial H. Senjata tersebut dibeli dengan sistem tukar 20 gram emas.

Menurut Ramadhan, senjata api tersebut kemudian diserahkan AS kepada pimpinannya, yakni KTH alias PH. Selanjutnya mereka melakukan penyerangan terhadap anggota Satgas Damai Cartenz di Yahukimo hingga menewaskan Bripda Gilang.

Tak hanya menggunakan senjata api, kelompok separatis pimpinan PH melakukan serangan dengan menggunakan beberapa senjata lainnya berupa satu senjata rakitan laras pendek, satu senjata api jenis Mauser, empat buah parang dan tiga buah panah.

"Aksi penembakan dilakukan untuk merebut senjata api yang digunakan oleh anggota Brimob yang ditembak,” pungkas Ramadhan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit Tewas Ditembak TPNPB-OPM, Kapolda Papua Minta TNI-Polri Siaga!

Prajurit Tewas Ditembak TPNPB-OPM, Kapolda Papua Minta TNI-Polri Siaga!

News | Jum'at, 19 Mei 2023 | 14:57 WIB

6 Fakta Pekerja BTS Ditangkap OPM, TNI Bantah Isu Penyanderaan

6 Fakta Pekerja BTS Ditangkap OPM, TNI Bantah Isu Penyanderaan

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 11:23 WIB

4 Pekerja Tower BTS Disandera Kelompok OPM Berhasil Dibebaskan

4 Pekerja Tower BTS Disandera Kelompok OPM Berhasil Dibebaskan

News | Minggu, 14 Mei 2023 | 14:06 WIB

Minta Tebusan Rp 500 Juta, Kronologi OPM Sandera 4 Pekerja Tower BTS

Minta Tebusan Rp 500 Juta, Kronologi OPM Sandera 4 Pekerja Tower BTS

Moots | Sabtu, 13 Mei 2023 | 14:00 WIB

Sandera 4 Pekerja Tower BTS di Papua, TPNPB-OPM Minta Uang Tembusan Rp 500 Juta!

Sandera 4 Pekerja Tower BTS di Papua, TPNPB-OPM Minta Uang Tembusan Rp 500 Juta!

News | Sabtu, 13 Mei 2023 | 13:09 WIB

Terkini

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

×