Gempa juga beralasan pihaknya sengaja melaporkan siswi SMP berinisial SFA itu. Namun, dia berdalih yang dilaporkan adalah akun TikTok-nya.
Selain itu, Gempa membantah bahwa pelaporan dilakukan karena SFA mengkritik Pemkot Jambi dan Wali Kota Jambi. Namun dia mengatakan yang dipermasalahkannya adalah kata-kata yang diucapkan SFA dalam unggahannya.
"Syarifah menyebut Walikota itu adalah kerajaan Fir’aun dan pegawainya iblis semua, kata-kata itulah yang kita laporkan," katanya.
Kontributor : Trias Rohmadoni