SMRC Ungkap Penyebab Elektabilitas Anies yang Terus Merosot: Ideologinya Tak Sama dengan Pemilih

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 08 Juni 2023 | 14:52 WIB
SMRC Ungkap Penyebab Elektabilitas Anies yang Terus Merosot: Ideologinya Tak Sama dengan Pemilih
Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Brawijaya, Jakarta, Selasa (30/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Elektabilitas bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan terus menurun menurut berbagai hasil survei. Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani membeberkan salah satu penyebabnya, yakni tidak adanya kesamaan ideologi antara Anies dengan pemilih.

Dalam survei yang pernah dilakukan SMRC pada tahun lalu, responden cenderung merasa berideologi Pancasila ketimbang agama. Adapun skor rata-rata untuk pemilih yang mengaku berideologi Pancasila itu 4,75.

Kemudian, pemilih dimintai pandangannya mengenai posisi ideologi Anies. Hasil skornya itu rata-rata 5,41 yang artinya pemilih menilai kalau Anies lebih condong lebih berideologi ke agama Islam.

Sementara, pemilih menilai Ganjar cenderung ke ideologi Pancasila. Skor persepsi pemilih terhadap ideologi capres PDIP itu ialah 4,7.

Kondisi yang sama juga terjadi ketika pemilih ditanya soal persepsi ideologi Prabowo. Rata-rata skornya adalah 4,61.

"Prabowo 4,61 lebih ke dalam lebih ke Pancasilanya lebih kental dari Ganjar," kata Saiful Mujani dalam paparannya yang diunggah YouTube SMRC TV pada Kamis (8/6/2023).

Baik Ganjar maupun Prabowo dianggap memiliki ideologi yang sama dengan pemilih. Sementara Anies dianggapnya tidak berideologi sama dengan pemilih.

Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani membeberkan salah satu penyebabnya, yakni tidak adanya kesamaan ideologi antara Anies dengan pemilih. (Tangkap layar YouTube SMRC TV)
Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani membeberkan salah satu penyebabnya, yakni tidak adanya kesamaan ideologi antara Anies dengan pemilih. (Tangkap layar YouTube SMRC TV)

Karena itu juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab mengapa elektabilitas Anies terus menurun.

"Jadi Anies ini dinilai oleh pemilih kita ini lebih Islam sementara pemilih kurang, lebih ke Pancasila," terangnya.

Oleh sebab itu, Saiful Mujani menilai kalau bukan hal mudah bagi Anies untuk mengurus elektabilitas. Apalagi ia menyebut kalau urusan ideologi itu bersifat jangka panjang.

Persoalan itu bisa dikecualikan semisal Anies bisa meyakinkan pemilih kalau dia juga kuat berideologi Pancasila.

"Tidak mudah bagi Anies secara elektoral ini dalam jangka panjang kecuali Anda bisa meyakinkan bahwa saya sama dengan kamu soal ideologi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Damai Probowo Subianto Ditolak Ukraina, Teddy Gusnaidi: Bukan Aib Negara

Usulan Damai Probowo Subianto Ditolak Ukraina, Teddy Gusnaidi: Bukan Aib Negara

| Kamis, 08 Juni 2023 | 14:46 WIB

Terkait Surat Terbuka Denny Indrayana Minta Presiden Jokowi Dilengserkan, PKN: Hanya Plintat-plintut untuk Bikin Keruh

Terkait Surat Terbuka Denny Indrayana Minta Presiden Jokowi Dilengserkan, PKN: Hanya Plintat-plintut untuk Bikin Keruh

| Kamis, 08 Juni 2023 | 14:42 WIB

Jokowi Mesra Dengan Prabowo di Malaysia, Proposal Rusia Ukraina Tak Dimasalahkan?

Jokowi Mesra Dengan Prabowo di Malaysia, Proposal Rusia Ukraina Tak Dimasalahkan?

| Kamis, 08 Juni 2023 | 14:39 WIB

Disindir Bawa-Bawa Nama Jokowi Tentukan Pilihan Pendamping Prabowo Subianto, Gerindra: Beliau Bersahabat, Wajar

Disindir Bawa-Bawa Nama Jokowi Tentukan Pilihan Pendamping Prabowo Subianto, Gerindra: Beliau Bersahabat, Wajar

| Kamis, 08 Juni 2023 | 14:35 WIB

Soal Penjegalan Anies Baswedan, Hasto PDIP: Pemimpin Berprestasi Hadapi Ujian, Bukan Pencitraan Seolah Lawan Ganjal-ganjalan

Soal Penjegalan Anies Baswedan, Hasto PDIP: Pemimpin Berprestasi Hadapi Ujian, Bukan Pencitraan Seolah Lawan Ganjal-ganjalan

| Kamis, 08 Juni 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB