Ini Maksud PKB Pingit Cak Imin dan Melarang Bicara Pilpres, Obsesi Kader di 2024

Farah Nabilla

Selasa, 20 Juni 2023 | 13:41 WIB
Ini Maksud PKB Pingit Cak Imin dan Melarang Bicara Pilpres, Obsesi Kader di 2024
Cak Imin (Instagram/@cakiminow)

Suara.com - Ketua umum PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin dipingit oleh PKB sehingga dia dilarang bicara soal Pilpres 2024 untuk sementara waktu. Keputusan untuk memingit Cak Imin itu muncul setelah DPP PKB menggelar rapat pleno pemenangan Pilpres dan Pileg 2024 pada Senin (19/6/2023) kemarin.

PKB memastikan Cak Imin akan menjadi 'pengantin' dipersiapkan untuk Pemilu 2024. Pasangan Cak Imin tak lain adalah Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Simak penjelasan tentang maksud PKB pingit Cak Imin dilarang bicara pilpres berikut ini.

Maksud Cak Imin Dipingit 

Keputusan Cak Imin dipingit itu berkaitan dengan perkembangan persiapan PKB jelang Pemilu 2024. Dalam masa pingitan, Cak Imin dilarang bicara soal pilpres agar dapat mempersiapkan diri lebih baik.

"Rapat pleno DPP memutuskan Gus Muhaimin Iskandar mulai hari ini dipingit, kalau bahasa Jawa, dipingit tidak boleh berbicara soal pilpres, cukup nanti mendelegasikan pada pengurus DPP," ujar Ketua DPP PKB Yusuf Chudlori di DPP PKB, Jakarta Pusat pada Senin (19/6/2023).

"Gus Muhaimin ibarat pengantin. Dalam tradisi Jawa, pengantin itu harus mulai masuk kamar, mulai berbenah, siap-siap. Oleh para kiai dan Dewan Syuro DPP, Gus Muhaimin diminta tidak bicara soal pilpres," sambung Yusuf.

Tujuan Cak Imin dipingit adalah agar bisa mempersiapkan diri lebih baik. Hal itu seperti dalam tradisi Jawa di mana pengantin dilarang bertemu jelang pernikahan.

"Jadi ibaratnya itu dipingit, di tradisi Jawa kalau orang jadi manten itu kan dipingit. Dalam Islam juga dianjurkan, sebelum tiba waktunya akad nikah, mempelai putri dipingit, tidak boleh ketemu calon suami untuk mendapatkan pendidikan tentang pernikahan sehingga ketika pernikahan akan lebih tenang dan lebih matang," jelas Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah pada Selasa (20/6/2023).

Cak Imin Harus Maju Jadi Capres/Cawapres

baca juga

DPP juga meminta PKB tetap menjaga keputusan Muktamar Bali yang menetapkan Cak Imin harus maju di Pemilu 2024 sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres). Namun PKB mengatakan belum ada alternatif tetap terkait Cak Imin jadi capres atau cawapres terseut.

"Gus Muhaimin harus maju sebagai calon presiden atau wakil presiden. Saya tegaskan sampai hari ini DPP PKB belum ada alternatif tetap Gus Muhaimin sebagai capres atau cawapres sesuai amanat Muktamar Bali," ungkap Yusuf.

Pendapat senada juga diungkap Anik yang mengatakan bahwa kader PKB keinginannya masih ingin Cak Imin sebagai capres. Walau begitu Anik memastikan dipingitnya Cak Imin agar lebih maksimal dalam hal mencalonkan diri nanti, entah sebagai capres maupun cawapres. 

"Yang pasti obsesi kita capres. Tetapi, semuanya bergantung pada ketum, karena keputusan mutlaknya ada di ketum, apakah itu capres ataupun cawapres itu domainnya ketum," ungkap Anik.

"Intinya, agar tenang, hasilnya lebih maksimal. Jadi untuk bersiap menjadi calon. Obsesinya kader untuk Cak Imin memang capres, tetapi sekali lagi, semua keputusan ada di ketum, tentu juga dengan partai pasangan lainnya, utamanya Gerindra," ujarnya.

PKB Tetap Yakin Komitmen Gerindra

Selain itu PKB juga konsisten dan percaya kepada Partai Gerindra yang merupakan rekan dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). PKB pun meyakini Partai Gerindra akan menjaga hubungan antarparpol.

"Sampai hari ini tidak (ada alternatif lain jika Gus Imin tak jadi cawapres Prabowo). Kita masih positif thinking Gerindra akan komitmen, Pak Prabowo juga sebagai tokoh beliau pasti akan menjaga kewibawaannya untuk menghargai teman koalisi. Komunikasi dengan Gerindra tetap jalan, kita saling percaya sampai hari H-nya dan ini tidak akan lama lagi," ucap Yusuf.

Sementara itu Waketum PKB Jazilul Fawaid memastikan Cak Imin akan menjadi 'pengantin' dipersiapkan untuk Pemilu 2024. Dia mengatakan Cak Imin dipingit jelang Pilpres 2024 karena sudah ada pasangannya yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Ya namanya dipingit jadi apa? Dipingit ya jadi pengantin. Kalau dikurung ya bukan, dipingit, bahasa pingit, Bahasa Jawa kan jadi persiapan lah. Dari PKB dipastikan Pak Muhaimin pengantin," ujar  Jazilul Fawaid.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Masa Jabatan Pimpinan KPK Diperpanjang Demi Jegal Anies Maju Pilpres 2024

Pakar Sebut Masa Jabatan Pimpinan KPK Diperpanjang Demi Jegal Anies Maju Pilpres 2024

News | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:27 WIB

Anies Vs Ganjar: Mengadu Dua Capres Jebolan UGM, Siapa Lebih Populer?

Anies Vs Ganjar: Mengadu Dua Capres Jebolan UGM, Siapa Lebih Populer?

News | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:04 WIB

Survei Menyatakan Elektabilitas Ganjar di Bawah Anies, Eko Widodo: Rakyat Sudah Cerdas Ogah Pilih Capres Boneka!!

Survei Menyatakan Elektabilitas Ganjar di Bawah Anies, Eko Widodo: Rakyat Sudah Cerdas Ogah Pilih Capres Boneka!!

Mamagini | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:53 WIB

Pilpres 2024, Pengamat Sebut Warga Sumbar Rasional Pilih Calon Presiden

Pilpres 2024, Pengamat Sebut Warga Sumbar Rasional Pilih Calon Presiden

Sumbar | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:47 WIB

Ada Tiga Lawan Sesungguhnya Bagi Anies Baswedan Menuju Pilpres 2024

Ada Tiga Lawan Sesungguhnya Bagi Anies Baswedan Menuju Pilpres 2024

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:41 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Bakal Out Pilpres 2024 Akibat Partai Demokrat Cabut dari Koalisi?

CEK FAKTA: Anies Baswedan Bakal Out Pilpres 2024 Akibat Partai Demokrat Cabut dari Koalisi?

Metro | Selasa, 20 Juni 2023 | 09:15 WIB

Jebolan UGM Siap Beradu di Pemilu, Begini Tanggapan Pengamat

Jebolan UGM Siap Beradu di Pemilu, Begini Tanggapan Pengamat

Kotak Suara | Selasa, 20 Juni 2023 | 05:00 WIB

Ungkap Terima Tekanan, Anies Baswedan: Kemarin 5 Tahun Sendirian, Sekarang NasDem Juga

Ungkap Terima Tekanan, Anies Baswedan: Kemarin 5 Tahun Sendirian, Sekarang NasDem Juga

Sumatera | Senin, 19 Juni 2023 | 21:43 WIB

Prabowo Akui Banyak Pendukung Marah Karena Masuk Kabinet Jokowi

Prabowo Akui Banyak Pendukung Marah Karena Masuk Kabinet Jokowi

Moots | Senin, 19 Juni 2023 | 23:27 WIB

Terkini

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

×