Kerahkan Katrol saat Makamkan Jenazah M Fajri, Damkar: Biasanya Dipakai Rescue Orang Kecebur Sumur

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Kamis, 22 Juni 2023 | 18:45 WIB
Kerahkan Katrol saat Makamkan Jenazah M Fajri, Damkar: Biasanya Dipakai Rescue Orang Kecebur Sumur
Kerahkan Katrol saat Makamkan Jenazah M Fajri, Damkar: Biasanya Dipakai Rescue Orang Kecebur Sumur. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sebanyak 20 petugas gabungan dari Tim Basarnas Jakarta dan pemadam kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat berjibaku dalam menurunkan jenazah Muhammad Fajri, pasien obesitas yang mencapai bobot 300 kilogram saat dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan pada Kamis (22/6/2023).

Dalam menurunkan jenazah Fajri, pihak Damkar bersama Basarnas menggunakan pulley sistem atau sistem katrol yang menggunakan tripod.

"Biasanya sistem ini digunakan untuk mengevakuasi atau rescue korban yang kecebur sumur," kata Satgas Damkar Jakarta Pusat Agus Sa’ban di TPU Menteng Pulo, Kamis.

Dalam aksi kali ini, Agus mengaku sedikit mendapat kesulitan.

Selain karena bobot jenazah yang berat, banyaknya warga sekitar di sekitar makam menjadi kesulitan tersendiri bagi pihak Damkar.

"Seharusnya kalau ada mau diturunkan area lebih baik steril. Harusnya pihak rumah sakit bekerja sama dengan polisi untuk sterlisasi lokasi. Kalau kita Damkar kan gak bisa kalau minta mereka buat mundur,” jelas Agus.

Tadi saat penurunan jenazah, tripod yang dipergunakan sempat terangkat akibat kontur tanah yang gembur. Namun amAgus memastikan alatnya itu mampu untuk menahan beban seberat 5 ribu kilogram.

Agus menuturkan dalam memasang pulley sistem yang digunakannya tidak dibutuhkan banyak waktu, hanya sekitar 15-20 menit.

"Lamanya itu saat kita mencari pegangan agar tali dapat terikat. Kalau itu ketemu mah bikin tali paling cuma 15-20 menit," katanya.

baca juga

Diketahui, pasien obesitas dengan bobot 300 kilogram, Muhammad Fajri meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSCM. Fajri sendiri mulai menjadi sorotan publik lantaran berat badannya yang tidak wajar.

Fajri dinyatakan meninggal dunia setelah 14 hari menjalani perawatan di ruang perawatan yang telah dimodifikasi semirip mungkin dengan ICU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Alami Syok Septik, Fajri Pengidap Obesitas 300 Kg Dikabarkan Meninggal Dunia

Sempat Alami Syok Septik, Fajri Pengidap Obesitas 300 Kg Dikabarkan Meninggal Dunia

Your Say | Kamis, 22 Juni 2023 | 17:20 WIB

Mengenal Syok Septik: Kondisi yang Dialami Fajri Pria Obesitas 300 Kg Sebelum Meninggal

Mengenal Syok Septik: Kondisi yang Dialami Fajri Pria Obesitas 300 Kg Sebelum Meninggal

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 16:48 WIB

Dimasukkan ke Liang Kubur Pakai Forklit, Pemakaman Fajri Pria Berbobot 300 Kg Berlangsung Dramatis

Dimasukkan ke Liang Kubur Pakai Forklit, Pemakaman Fajri Pria Berbobot 300 Kg Berlangsung Dramatis

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 14:44 WIB

Perjuangan Fajri Pria Obesitas 300 Kg: Dievakuasi Forklift hingga Meninggal Dunia di RSCM

Perjuangan Fajri Pria Obesitas 300 Kg: Dievakuasi Forklift hingga Meninggal Dunia di RSCM

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 14:36 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×