Benarkah Idul Adha Tidak Boleh Beda Tanggal? Simak Penjelasan Buya Yahya

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 27 Juni 2023 | 15:49 WIB
Benarkah Idul Adha Tidak Boleh Beda Tanggal? Simak Penjelasan Buya Yahya
Ilustrasi Idul Adha (Freepik) - Benarkah Idul Adha Tidak Boleh Beda Tanggal? Simak Penjelasan Buya Yahya

Suara.com - Umat Muslim dalam waktu dekat akan merayakan Hari Idul Adha. Namun, bagaimana jika ada perbedaan tanggal Hari Idul Adha 2023? Benarkah Idul Adha tidak boleh beda tanggal? Untuk mengetahuinya, berikut ini penjelasan Buya Yahya.

Mengenai benarkah Idul Adha tidak boleh beda tanggal, Buya Yahya menjelaskan dalam kajiannya yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV pada tanggal 21 Agustus 2018 dan tanggal 27 Juni 2028.

Dalam kajiannya pada 27 Juni 2023, Buya Yahya menyampaikan bahwa perihal Hari Idul Adha antara Indonesia dan Arab Saudi yang berbeda tanggal itu sah-sah saja menurut Madzhab Syafi’i. Karena baik Indonesia maupun Arab Saudi menggunakan metode penetapannya sesuai madzhab masing-masing.

“Indonesia berbeda (Hari Idul Adha) dengan Saudi itu sah. Karena di negeri kita mempunyai matlak sendiri, rukyatul hilal sendiri, yang berbeda ya berbada. Ini sudah biasa perbedaan semacam ini,” ucap Buya Yahya.

Buya Yahya juga menyampakan dalam kajiannya pada 21 Agustus 2018 bahwa perbedaan Hari Raya itu terjadi berangkat dari beberapa hal, salah satunya yaitu perbedan penetapan tanggal 1 atau awal bulan dalam kalender Hijriah dengan menggunakan rukyatul hilal dan ada yang menggunakan hisab.

“Menetapkan tanggal 1 baik bulan Ramadhan, bulan Dzulhijjah, atau bulan yang lainnya itu adalah dengan hilal, rukyatul hilal (melihat rembulan). Atau yang menggunakan hisab (hitungan), ada hitungan,” ucap lagi Buya Yahya

Buya Yahya menambahkan, ada banyak ulama besar yang pendapat dalam menetapkan Hari Raya. Misalnya ulama Madzhab Imam Malik dan beberapa madzhab yang lain menetapkan tanggal 1 pada sebuah tempat, maka yang lainnya bisa menyeragamkan, sehingga tidak ada perbedaan matlak.

“Madzhab Malik khususnya, mengatakan bahwa jika tanggal 1 ada di sebuah tempat, maka yang lainnya boleh menyeragamkan tanggal 1 tersebut. Jadi nggak ada perbedaan matlak, perbedaan tanggal, jadi bisa diseragamkan,” tambah Buya Yahya.

Buya kembali menambahkan, bahwa dalam madzhab lainnya atau madzhab Imam Syafi’i, penetapan tanggal 1 atau awal bulan ada perbedaan matlak karena menggunakan metode melihat rembulan.

“Jika dalam sebuah wilayah rembulannya terlihat berbeda, maka ketahuilah akan berbeda juga penetapan tanggal 1.” Tambbah lagi Buya Yahya.

Jadi, dalam Madzhab Syafi’i ini mungkin sekali ada perberdaan dalam penetapan tanggal 1 atau awal bulan di Indonesia, tanggal 1 di India, maupun tanggal 1 di Arab Saudi. Namun meskipun ada perbedaan pendapat ulama dalam hal seperti ini, ini adalah hal biasa.

Buya Yahya menegaskan, jadi kalau seandainya Indonesia mau mengikuti Saudi atau Madzhab Imam Malik dalam menetapakan tanggal 1, itu sah-sah saja. Tapi kalau mau mengikuti ini madzhab Imam Syafi’i itu juga sah-sah saja.

“Kesimpulannya, dalam fiqih Anda boleh milih, karena dua-duanya (Imam Malik dan Imam Syafi’i) adalah ulama, yang salah itu yang saling menyalahkan,” jelas Buya Yahya

Jadi kesimpulannya, benarkah Idul Adha tidak boleh beda tanggal? Buya Yahya menegaskan bahwa dalam ilmu Fiqih, kita diperbolehkan untuk memiliki apakah mau menggunakan madzhab Syafi’I atau madzhab Imam Malik dalam menetapkan tanggal 1 dalam kalender Hijriah.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takbiran Sholat Idul Adha: Bacaan, Batas Waktu hingga Perbedaanya dengan Idul Fitri

Takbiran Sholat Idul Adha: Bacaan, Batas Waktu hingga Perbedaanya dengan Idul Fitri

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 15:46 WIB

Puasa Arafah dan Idul Adha, Sebaiknya Ikut Pemerintah atau Arab Saudi? Begini Saran Buya Yahya

Puasa Arafah dan Idul Adha, Sebaiknya Ikut Pemerintah atau Arab Saudi? Begini Saran Buya Yahya

| Selasa, 27 Juni 2023 | 15:42 WIB

Materi Khutbah Idul Adha 2023: Menyelami Makna Hari Raya Kurban yang Sebenarnya

Materi Khutbah Idul Adha 2023: Menyelami Makna Hari Raya Kurban yang Sebenarnya

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 15:21 WIB

Rayakan Idul Adha di Jogja, Presiden Jokowi Kurban Sapi Black Boss ke Tepus

Rayakan Idul Adha di Jogja, Presiden Jokowi Kurban Sapi Black Boss ke Tepus

Jogja | Selasa, 27 Juni 2023 | 14:59 WIB

Terkini

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB