Seperti Apa Kick Off Penyelesaian HAM Berat di Aceh oleh Jokowi?

Ruth Meliana

Selasa, 27 Juni 2023 | 19:47 WIB
Seperti Apa Kick Off Penyelesaian HAM Berat di Aceh oleh Jokowi?
Presiden Jokowi (Instagram/jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai melakukan penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu secara non-yudisial di Aceh. “Kick Off” penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat itu dilangsungkan pada Selasa (26/6/2023).

Adapun Presiden Jokowi menyampaikan agar penelusuran sejarah kasus pelanggaran HAM berat di masa lampau bisa ditanyakan langsung ke Mahfud MD.

Lantas seperti apa 'Kick off penyelesaian pelanggaran HAM berat yang bakal dilakukan Jokowi?

Lokasi penyelesaian pelanggaran HAM

Presiden Jokowi memilih bekas Rumoh Geudong sebagai lokasi peluncuran penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu.

Sebagai informasi, Rumoh Geudong yang sudah dihancurkan dulu merupakan markas aparat di Desa Bili, Kemukiman Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie.

 Rumoh Geudong  itu menyimpan sejarah tragedi penyiksaan terhadap masyarakat setempat yang dilakukan oleh aparat selama masa konflik di Aceh (1989-1998).

Perkara pelanggaran HAM tidak akan ditutup

Mahfud MD menegaskan bahwa penegakan hukum tentang pelanggaran HAM di Aceh tidak akan berhenti dan akan terus berjalan.

baca juga

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyampaikan bahwa hingga saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh Tim Ad Hoc Komnas HAM.

Infrastruktur pelanggaran HAM direhabilitasi

Korban pelanggaran HAM, kata Mahfud MD, berasal dari berbagai negara. Mulai dari Rusia, Jerman, Papua,dan daerah lainnya. Oleh karenanya, Rumoh Geudong dipilih menjadi pusat pengumuman penyelesaian pelanggaran HAM berat.

Mahfud MD juga mengatakan bahwa menjelaskan berbagai infrastruktur dalam kasus pelanggaran HAM berat itu akan direhabilitas. Di antaranya rumah, masjid hingga infrastruktur lain.

Melibatkan 19 kementerian 

Mahfud MD menyjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan program pemulihan kepada para korban pelanggaran HAM berat. Tak tanggung-tanggung, program tersebut bakal melibatkan 19 kementerian. Hal itu sesuai dengan permintaan para korban.

Nantinya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) prioritas kepada para korban kasus HAM berat.

Kemudian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan memberikan beasiswa untuk SF, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Lalu Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan bantuan berupa sapi dan traktor.

Selanjutnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan memberikan golden visa dan second home visa (KITAP). Ada juga KemenPUPR yang bakal membangun living park di lokasi Rumah Geudong.

Dikawal Komisi III DPR

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan, hal yang paling dibutuhkan oleh para korban pelanggaran HAM berat adalah jaminan kesejahteraan.

Sahroni juga menilai langkah Presiden Jokowi melakukan pemilihan kepada para korban menjadi langkah yang sangat tepat. Terakhir, ia menyatakan bahwa Komisi III DPR akan terus mengawal penanganan secara yudisial kasus pelanggaran HAM berat.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Sudah Muak Dihina, Presiden Jokowi Murka, Nyatakan Perang ke Amien Rais

CEK FAKTA: Sudah Muak Dihina, Presiden Jokowi Murka, Nyatakan Perang ke Amien Rais

Liberte | Selasa, 27 Juni 2023 | 19:27 WIB

Heboh Munculnya Lagu Koplo 'Wingi Milih Jokowi Saiki Milih Prabowo', Curi Perhatian Publik

Heboh Munculnya Lagu Koplo 'Wingi Milih Jokowi Saiki Milih Prabowo', Curi Perhatian Publik

Surakarta | Selasa, 27 Juni 2023 | 19:02 WIB

Jokowi Tawari Dua Eksil Korban Peristiwa 1965-1966 kembali Jadi WNI

Jokowi Tawari Dua Eksil Korban Peristiwa 1965-1966 kembali Jadi WNI

Joglo | Selasa, 27 Juni 2023 | 18:21 WIB

Siratkan Tahu Calon Menkominfo Pengganti Johnny G Plate, Wapres: Tidak Seru Kalau Saya Bocorkan

Siratkan Tahu Calon Menkominfo Pengganti Johnny G Plate, Wapres: Tidak Seru Kalau Saya Bocorkan

Moots | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:20 WIB

Sejarah Horor Rumoh Geudong Aceh yang Dihancurkan: Bakal Dibangun Living Park oleh Jokowi

Sejarah Horor Rumoh Geudong Aceh yang Dihancurkan: Bakal Dibangun Living Park oleh Jokowi

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:10 WIB

Siapa Menkominfo Pengganti Johnny G Plate? Komisi I DPR: Itu Hak Prerogatif Presiden, Kita Tunggu Saja

Siapa Menkominfo Pengganti Johnny G Plate? Komisi I DPR: Itu Hak Prerogatif Presiden, Kita Tunggu Saja

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:01 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×