Kronologi Kerusuhan Prancis Jadi Mencekam: Penyebab hingga Situasi Terkini

Ruth Meliana

Senin, 03 Juli 2023 | 13:08 WIB
Kronologi Kerusuhan Prancis Jadi Mencekam: Penyebab hingga Situasi Terkini
Kerusuhan terjadi di Prancis sejak Selasa (27/6/2023). [AP/Michel Euler]

Suara.com - Kerusuhan hebat terjadi di Prancis sejak Selasa (27/6/2023) malam. Hal tersebut dipicu dari kematian seorang remaja laki-laki bernama Nahel M (17) yang ditembak oleh polisi. Penembakan itu, menurut AFP, berlangsung di pinggiran Kota Paris, yakni Nanterre, pada pagi harinya.

Aksi protes dilakukan karena penembakan mengarah pada kekerasan dan rasisme polisi. Nahel diketahui remaja keturunan Aljazair dan Maroko. Meski begitu, pihak kepolisian membantah adanya rasisme di lingkungan lembaga penegak hukum Prancis.

Warga yang terlibat, merusak kendaraan hingga toko-toko di sekitar. Api kericuhan kian membara hingga Otoritas Prancis mengerahkan puluhan ribu petugas polisi untuk mengatasi aksi unjuk rasa yang terjadi selama empat hari itu.

Lantas, seperti apa kronologi kerusuhan tersebut?

Kronologi Kerusuhan Prancis

Awalnya, dilaporkan bahwa ada dua petugas polisi yang menghentikan kendaraan Nahel karena melanggar aturan lalu lintas. Kemudian, salah satu polisi terlihat menodongkan senjata melalui jendela mobil dan menembakkan peluru ke dalamnya dari jarak dekat.

Penembakan itu membuat mobil korban tampak bergerak beberapa puluh meter, sebelum akhirnya menabrak. Salah seorang petugas layanan darurat berupaya menyadarkan Nahel di lokasi kejadian. Namun, tak lama, remaja berusia 17 tahun tersebut meninggal dunia.

Polisi yang menembak korban saat ini sudah ditahan atas tuduhan kasus pembunuhan. Kepala Kepolisian Paris Laurent Nunez mengaku dalam sebuah wawancara dengan televisi bahwa tindakan polisi tersebut memicu pertanyaan, meski petugas itu mungkin merasa terancam.

Setelah peristiwa penembakan itu, pada Selasa (27/6/2023) malam, kerusuhan pun terjadi. Aksi protes di Nanterre ini dihiasi oleh menyalakan kembang api, membakar mobil, hingga merusak halte bus, tepatnya ketika ketegangan antara polisi dan warga setempat mulai meningkat.

baca juga

Menteri Keuangan Bruno Le Maire menyebut lebih dari 700 toko, restoran, bank, hingga supermarket sudah dijarah dan di antaranya dibakar sejak Selasa. Otoritas lokal mengumumkan larangan demo dan memerintahkan angkutan umum agar tidak beroperasi pada malam hari.

Kerusuhan itu berlanjut pada Rabu (28/6/2023) malam yang menjalar dari lingkungan di sekitar ibu kota ke daerah-daerah Prancis lainnya. Tak terkecuali Lyon, Toulouse, dan Dijon.

Atas dasar ini, puluhan ribu pasukan polisi pun diturunkan ke Paris dan kawasan pinggiran sekitarnya. Pada saat itu, Pasukan Keamanan Prancis menangkap ratusan orang yang terlibat.

Menteri Dalam Negeri Prancis mengatakan aksi tersebut, tidak bisa ditoleransi. Kerusuhan kembali terjadi dua hari setelahnya hingga sebanyak 1.311 orang ditangkap pada Jumat (30/6/2023).

Menurut catatan lainnya, para perusuh itu telah membakar 2.000 kendaraan sejak Selasa. Lalu, lebih dari 200 petugas polisi mengalami luka-luka.

Di sisi lain, Menteri Kehakiman Eric Dupont-Moretti menuturkan 30% orang yang ditahan tersebut berusia di bawah 18 tahun.

Berdasarkan laporan AFP pada Sabtu (1/7/2023), kerusuhan masih berlanjut meski 45 ribu pasukan termasuk polisi dan gendarme paramiliter telah dikerahkan. Dilaporkan oleh Kementerian Dalam Negeri Prancis ada 994 penangkapan secara nasional yang terjadi dalam waktu semalam.

Menurut data yang dirilis kementerian pada Sabtu pagi, tercatat sebanyak 1.350 kendaraan dan 234 bangunan habis terbakar. Pada waktu itu, pemakaman terhadap Nahel juga dilangsungkan. Sementara kondisi terkini di lokasi kerusuhan menjadi kacau balau dan hancur.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duduk Perkara Kerusuhan di Prancis, Ini Imbauan KBRI Bagi WNI!

Duduk Perkara Kerusuhan di Prancis, Ini Imbauan KBRI Bagi WNI!

News | Senin, 03 Juli 2023 | 12:54 WIB

Huru-hara di Prancis Bikin Heboh, Apa Penyebabnya?

Huru-hara di Prancis Bikin Heboh, Apa Penyebabnya?

Mamagini | Senin, 03 Juli 2023 | 12:41 WIB

Sosok Nahel M, Pemuda Korban Penembakan Polisi Pemicu Kerusuhan Perancis

Sosok Nahel M, Pemuda Korban Penembakan Polisi Pemicu Kerusuhan Perancis

Bisnis | Minggu, 02 Juli 2023 | 16:44 WIB

6 Fakta Kerusuhan Prancis: Dipicu Kematian Remaja 17 Tahun, Ribuan Orang Ditangkap

6 Fakta Kerusuhan Prancis: Dipicu Kematian Remaja 17 Tahun, Ribuan Orang Ditangkap

News | Minggu, 02 Juli 2023 | 13:21 WIB

Prancis Membara Pasca Polisi Tembak Mati Remaja Keturunan Aljazair, Massa Bakar dan Lakukan Penjarahan

Prancis Membara Pasca Polisi Tembak Mati Remaja Keturunan Aljazair, Massa Bakar dan Lakukan Penjarahan

Moots | Sabtu, 01 Juli 2023 | 14:01 WIB

Mahfud MD Data 136 Eksil yang Akan Dipulihkan Haknya, Sebagian Besar Korban Peristiwa 1965

Mahfud MD Data 136 Eksil yang Akan Dipulihkan Haknya, Sebagian Besar Korban Peristiwa 1965

Metro | Jum'at, 23 Juni 2023 | 22:02 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×