Siapa Aryanto Misel? Penemu Alat Nikuba Dikontrak Perusahaan Otomotif Ferrari dan Ducati

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 03 Juli 2023 | 21:00 WIB
Siapa Aryanto Misel? Penemu Alat Nikuba Dikontrak Perusahaan Otomotif Ferrari dan Ducati
Seorang warga Desa Lemahabang Wetan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Aryanto Misel ciptakan mesin ubah air jadi bahan bakar motor. (Antara) - Siapa Aryanto Misel? Penemu Alat Nikuba Dikontrak Perusahaan Otomotif Ferrari dan Ducati

Suara.com - Nama Aryanto Misel sempat mengemuka setelah pria yang hanya lulusan SMP tersebut berhasil berinovasi menemukan mesin yang mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan bermotor.

Mesin ini diberi nama Nikuba yang merupakan akronim dari Niku Banyu, yangg dalam bahasa Indonesia berarti Ini Air. Lantas siapa Aryanto Misel? Dia hanya warga biasa yang tinggal di Desa Lemahabang Wetan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Namun, berkat penemuan itu, Aryanto Misel dijuluki profesor tanpa gelar. 

Kabar terbaru datang dari Aryanto bertahun-tahun setelah dia menemukan mesin itu. Karyanya dilirik oleh perusahaan otomotif Eropa, Ferari dan Ducati yang mengundangnya presentasi langsung di Italia.

Jika proyek ini menemukan titik kesepakatan antara kedua belah pihak, pemerintah Indonesia diprediksi bakal menyesal. Alih-alih dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa sendiri, Nikuba akan melalangbuana ke Brazil dan sejumlah negara di Afrika. 

Presentasi kepada perusahaan tersebut dilakukan langsung oleh Aryanto Misel pada 16 Juni 2023 lalu di Italia. Dia berangkat bersama dua orang petinggi PT Octagon yang menggeluti bidang motor tempel kapal listrik yaitu Sumardi dan Imanuel Hutapea.

Di sana, Nikuba diujicobakan pada produk-produk Ferrari dan Ducati. Sebelumnya, Nikuba telah mengantongi hak paten dengan nomor DID2022054964 kode kelas 9.

Nikuba. (Youtube BBC Indonesia)
Nikuba. (Youtube BBC Indonesia)

Sebelumnya Aryanto Misel bercerita bahwa ide eksperimen untuk menemukan Nikuba berawal dari keprihatinannya melihat tukang ojek yang harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli BBM. Cara kerja Nikuba yakni dengan mengubah atau konverter dari air ke hidrogen yang kemudian langsung disalurkan ke ruang pembakaran.

Dengan demikian air yang telah diproses bisa digunakan menjalankan mesin sepeda motor. Penemuan ini membuat para tukang ojek setidaknya bisa menghemat Rp25.000 yang digunakan untuk membeli BBM.

Aryanto mengaku sepeda motor yang digunakan mesin tersebut tidak perlu lagi dilakukan modifikasi terlebih dahulu, hanya saja hanya ditambah alat pengubah air menjadi hidrogen dengan berat kurang dari lima kilogram.

Aryanto mengatakan pernah melakukan uji coba dari Cirebon ke Semarang, dan hasilnya hanya satu liter air bisa digunakan pulang pergi. "Penemuan kami juga sudah dipakai di Kodam III Siliwangi, dan dipakai oleh beberapa Babinsa," katanya. 

Itulah penjelasan tentang siapa Aryanto Misel yang baru-baru ini ramai dibicarakan setelah penemu alat Nikuba ini dikontrak perusahaan otomotif Eropa. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Nikuba, Alat Pengubah Air Menjadi Bahan Bakar, Dilirik Perusahaan Otomotif Luar Negeri

Mengenal Apa Itu Nikuba, Alat Pengubah Air Menjadi Bahan Bakar, Dilirik Perusahaan Otomotif Luar Negeri

News | Senin, 03 Juli 2023 | 11:42 WIB

Nikuba, Apa Itu dan Bagaimana Kelanjutan Kontroversinya?

Nikuba, Apa Itu dan Bagaimana Kelanjutan Kontroversinya?

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 18:05 WIB

Bagaimana Efisiensi Nikuba, Air Bisa jadi Sumber Energi Pengganti Bensin?

Bagaimana Efisiensi Nikuba, Air Bisa jadi Sumber Energi Pengganti Bensin?

Video | Jum'at, 10 Juni 2022 | 18:05 WIB

Terkini

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB