9 Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tapi Tak Diakui di Negeri Sendiri

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 12 Juli 2023 | 15:15 WIB
9 Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tapi Tak Diakui di Negeri Sendiri
Dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Nurhada berhasil membuat kompor yang ramah lingkungan. [Dok. Universitas Brawijaya]

Suara.com - Anak-anak bangsa sebetulnya kreatif karena banyak dari mereka yang berhasil menciptakan penemuan fenomenal. Namun, faktor yang membuat mereka mendadak enggan berkreasi lantaran temuan yang kerap kurang dihargai di negara sendiri.

Aryanto Misel, tengah menjadi perbincangan lantaran penemuannya beruba alat pengubah air menjadi bahan bakar kendaraan yang ia namai Nikuba menarik perhatian dunia.

Ditambah lagi, Aryanto mengaku bahwa penemuannya ini sempat diabaikan oleh negaranya sendiri. Ia pun mengaku tak ingin bernegosiasi dengan Badan Riset Indonesia (BRIN) dengan nada penuh sakit hati.

Aryanto Misel tak sendirian. Ada beberapa anak bangsa yang sukses membuat penemuan namun lebih diakui negara lain. Berikut penemuan anak bangsa yang dilirik dunia, namun diabaikan negara sendiri.

1. Teknologi Membasmi DBD

DBD adalah salah satu penyakit berbahaya dan mematikan yang disebabkan oleh nyamuk. Namun, hasil temuan Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, bersama timnya dalam Eliminate Dengue Project di Yogyakarta berhasil menguranginya.

Pengurangan itu dilakukan dengan menciptakan teknologi yang mampu membasmi DBD. Adapun hasilnya, sebanyak 70% kasus di beberapa kota besar di Indonesia pun berkurang. Hal ini membuatnya masuk daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia 2021.

2. Mesin Pembunuh Kanker

Warsito P Taruno berhasil menemukan alat yang mampu membunuh sel kanker. Ia mencampurkan teknologi berbasis energi rendah dengan  teknologi terapi kanker. Menurut hasil lab, temuannya mampu melawan kanker pada tubuh manusia.

Namun, sayang, ia tak menerima izin di Indonesia. Padahal, alat anti kanker yang ditemukan Warsito itu sering dipesan oleh Jepang. Pasalnya, temuan tersebut terbukti efektif dalam memerangi kanker lebih baik ketimbang milik negara lain.

3. Sosrobahu

Penemuan oleh Tjokorda Raka Sukawati berupa konstruksi Sosrobahu atau sistem Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH) dilirik dunia. Pasalnya sistem ini mempermudah pembangunan jalan layang tanpa mengganggu lalu lintas.

Dengan menggunakan penemuannya ini, pembangunan jalan layang bisa menjadi tak memicu kemacetan atau gangguan arus lalu lintas lainnya. Adapun hasil temuan lulusan teknik sipil ITB itu dipakai untuk membangun jembatan di Seattle, Amerika Serikat.

4. Crack Propagation

Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie memperkenalkan teori crack propagation, yakni dipakai untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi badan pesawat. Hasil temuannya ini juga mampu meringankan bobot pesawat kosong.

Keringanan itu dihasilkan tanpa berat penumpang dan bahan bakar mencapai 10%-25% usai material komposit ada di badan pesawat. Di sisi lain, Habibie juga berperan dalam pembuatan pesawat pertama anak bangsa, yakni N-250 Gatotkaca.

5. Pemecahan Persamaan Helmhotz

Ahli matematika asal Tasikmalaya, Yogi Ahmad Erlangga menemukan cara pemecahan persamaan Helmholtz. Yakni, dengan memakai matematika numerik secara cepat. Metode ini mampu meningkatkan data seismeik pada survei cadangan minyak bumi.

Temuannya ini membuat pemrosesan data seismik menjadi ratusan kali lebih cepat. Metode itu ia hasilkan ketika tesis di Delf University of Technology, di mana sampai menarik perusahaan minyak internasional memberikan dana atas penelitiannya tersebut.

6. Penelitian Jumlah Kromosom

Dr Joe Hin Tjio, seorang ahli biologi asal Pekalongan, sempat meneliti tentang jumlah kromosom yang dimiliki manusia. Di mana setiap manusia diketahui mempunyai 26 pasang atau 46 buah kromosom yang mampu membawa miliaran DNA.

Penelitian itu dilakukan Joe Hin Tjio saat ia sedang berada di Institute of Genetics of Sweden di University of Lund, Swedia pada tahun 1956. Temuannya ini menerima sorotan dunia bahkan sampi dipublikasikan di jurnal genetika kredibel Hereditas.

7. Broadband

Khoirul menciptakan teknologi broadband yang merupakan asal muasal mobile 4G LTE. Atas kemampuannya ini, ia dipercaya menjadi salah satu peneliti terbaik di Jepang. Sementara di negaranya sendiri, ia tak banyak dibutuhkan.

8. Bahan Anti Api dan Panas dari Singkong

Lulusan Univesity of London, Randall, menciptakan bahan anti api dan anti panas dari kulit singkong. Temuannya itu banyak dipakai oleh perusahaan otomotif dunia. Di antaranya, digunakan untuk menghasilkan seperti Ford hingga Petronas.

9. Kompor Ramah lingkungan

Dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Nurhada berhasil membuat kompor yang ramah lingkungan. Emisi gasnya sendiri  berada di bawah ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia.

Namun, salah satu karya anak bangsa ini justru tak diminati di sini. Kompor yang diciptakan Nurhada itu malah lebih disukai negara lain. Sebut saja Meksiko, Peru, Timor Leste, Kamboja, Norwegia, Afrika, hingga India.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pro Kontra Nikuba Temuan Aryanto Misel: Diragukan Indonesia, Dilirik Perusahaan Dunia

Pro Kontra Nikuba Temuan Aryanto Misel: Diragukan Indonesia, Dilirik Perusahaan Dunia

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:04 WIB

Aryanto Misel Punya Teknologi Pemadam Api dari Serbuk Singkong, Pilih Jual Patennya ke Jepang: Indonesia Gak Ada....

Aryanto Misel Punya Teknologi Pemadam Api dari Serbuk Singkong, Pilih Jual Patennya ke Jepang: Indonesia Gak Ada....

| Selasa, 11 Juli 2023 | 22:59 WIB

Sejarah Al Zaytun: Diresmikan BJ Habibie, Kini 'Sesat' di Era Panji Gumilang?

Sejarah Al Zaytun: Diresmikan BJ Habibie, Kini 'Sesat' di Era Panji Gumilang?

News | Selasa, 11 Juli 2023 | 13:07 WIB

Tak Dihargai di Negeri Sendiri, Aryanto Misel Tak Sayang Teknologi Bahan Bakar Air Diambil Asing

Tak Dihargai di Negeri Sendiri, Aryanto Misel Tak Sayang Teknologi Bahan Bakar Air Diambil Asing

| Senin, 10 Juli 2023 | 14:44 WIB

Ditawari Kerjasama Riset Nikuba dengan BRIN, Aryanto Misel: Saya Nggak Butuh

Ditawari Kerjasama Riset Nikuba dengan BRIN, Aryanto Misel: Saya Nggak Butuh

| Senin, 10 Juli 2023 | 13:10 WIB

Kronologi Bentrok Suporter PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, 4 Orang Terluka

Kronologi Bentrok Suporter PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, 4 Orang Terluka

Sulsel | Minggu, 09 Juli 2023 | 09:19 WIB

Biasa Main di Santiago Bernabeu, Kisah Dimitrios Kolovos Terdampar di Parepare Disinggung Netizen: Roda Berputar

Biasa Main di Santiago Bernabeu, Kisah Dimitrios Kolovos Terdampar di Parepare Disinggung Netizen: Roda Berputar

| Sabtu, 08 Juli 2023 | 19:05 WIB

Kasus Penemuan Mayat di Dalam Mobil Terungkap, Korban Bunuh Diri Gara-gara Dikejar Sosok Ini

Kasus Penemuan Mayat di Dalam Mobil Terungkap, Korban Bunuh Diri Gara-gara Dikejar Sosok Ini

Surakarta | Sabtu, 08 Juli 2023 | 15:49 WIB

Terkini

Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah

Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:23 WIB

Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:05 WIB

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:31 WIB

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

Dituntut 5 Tahun Penjara! Ini Dasar KPK Jerat Noel Ebenezer Pakai Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:24 WIB

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

Indonesia Pantau 9 WNI yang Diculik Israel, KBRI Siapkan Skenario Evakuasi Darurat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:21 WIB

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

Peneliti Kembangkan Peta Lokasi PLTS untuk Tekan Konflik Lahan dan Risiko Deforestasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:00 WIB

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:41 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB