Duduk Perkara Aryanto Misel Sakit Hati dengan Pemerintah Soal Nikuba

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 12 Juli 2023 | 16:13 WIB
Duduk Perkara Aryanto Misel Sakit Hati dengan Pemerintah Soal Nikuba
Aryanto Misel, penemu mesin bahan bakar air 'Nikuba'. (Instagram)

Suara.com - Alat pengubah air menjadi bahan bakar kendaraan bernama Nikuba kini menjadi buah bibir.  Ini setelah penemuan Aryanto Misel, pria asal Cirebon, Jawa Barat tersebut dibawa ke Italia untuk ditampilkan di sana.

Beberapa pihak turut memberikan komentarnya terkait dengan penemuan nikuba, begitupun dengan praktisi otomotif sampai dengan pemerintah. Mereka menilai bahwa nikuba bukanlah pengganti bahan bakar seperti yang diklaim oleh Aryanto Misel.

Di sisi lain, Aryanto Misel menyebut ia tidak membutuhkan bantuan pemerintah untuk pengembangan atas inovasinya tersebut.

Aryanto Misel mencoba mempertahankan penemuan tersebut sampai menimbulkan kontroversi. Salah satunya yaitu nikuba yang disebut bukanlah pengganti dari BBM.

Peneliti Madya Pusat Riset Material Maju BRIN Deni Shidqi Khaerudin menjelaskan bahwa nikuba bukanlah alat pengganti bahan bakar kendaraan, melainkan untuk menghemat bahan bakar. Deni menjelaskan konsep yang digunakan Nikuba merupakan HHO bukanlah hidrogen murni.

Pakar lain yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Moh Nur Yuniarto, juga meragukan adanya klaim Nibuka. Ia bahkan nikuba tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada kendaraan.

Meskipun banyaknya kontroversi mencuat ke publik, tetapi nikuba justri diklaim dan mendapatkan perhatian dari mancanegara. 

Penemuan Aryanto Misel ini mendapatkan kesempatan dikenal lebih jauh oleh sejumlah pabrik otomotif asal Italia. Nikuba  berhasil menarik perhatian perusahaan Italia penyedia energi untuk supercar Lamborghini-Ferrari.

Aryanto Misel Tak Butuh Pemerintah

Di tengah viralnya Nikuba ‘go internasional’, muncul pernyataan Aryanto Misel yang tidak membutuhkan pemerintah dalam pengembangan karyanya.

Aryanto menyebut bahwa ia sudah kecewa kepada pemerintah yang dianggap telah mengucilkannya selama ini.

Aryanto ingin mendanai risetnya melalui kerjasama dengan pihak luar yang memang tertarik dengan karyanya tersebut. 

Pergi Ke Italia dan Jual Nikuba 15 M

Adanya perusahaan Italia yang tertarik dengan Nikuba, Aryanto Misel dan tim langsung pergi ke Milan pada 16 Juni dan mempresentasikan inovasinya pada 18 Juni 2023 lalu.

Ia mendanai sendiri pengembangan risetnya tanpa bantuan dari siapapun. Aryanto Misel berencana untuk menjual Nikuba dengan harga RP 15 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Kontroversi Nikuba yang 'Dikacangin' Pemerintah, Mau Dijual Rp 15 Miliar

6 Kontroversi Nikuba yang 'Dikacangin' Pemerintah, Mau Dijual Rp 15 Miliar

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:20 WIB

9 Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tapi Tak Diakui di Negeri Sendiri

9 Penemuan Anak Bangsa yang Dilirik Dunia Tapi Tak Diakui di Negeri Sendiri

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:15 WIB

Pro Kontra Nikuba Temuan Aryanto Misel: Diragukan Indonesia, Dilirik Perusahaan Dunia

Pro Kontra Nikuba Temuan Aryanto Misel: Diragukan Indonesia, Dilirik Perusahaan Dunia

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:04 WIB

Aryanto Misel Punya Teknologi Pemadam Api dari Serbuk Singkong, Pilih Jual Patennya ke Jepang: Indonesia Gak Ada....

Aryanto Misel Punya Teknologi Pemadam Api dari Serbuk Singkong, Pilih Jual Patennya ke Jepang: Indonesia Gak Ada....

| Selasa, 11 Juli 2023 | 22:59 WIB

Tak Dihargai di Negeri Sendiri, Aryanto Misel Tak Sayang Teknologi Bahan Bakar Air Diambil Asing

Tak Dihargai di Negeri Sendiri, Aryanto Misel Tak Sayang Teknologi Bahan Bakar Air Diambil Asing

| Senin, 10 Juli 2023 | 14:44 WIB

Ditawari Kerjasama Riset Nikuba dengan BRIN, Aryanto Misel: Saya Nggak Butuh

Ditawari Kerjasama Riset Nikuba dengan BRIN, Aryanto Misel: Saya Nggak Butuh

| Senin, 10 Juli 2023 | 13:10 WIB

Terkini

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:36 WIB

Panduan Lengkap Rukyat Hilal Syahwal, Begini Cara Arab Saudi Tentukan Lebaran 2026

Panduan Lengkap Rukyat Hilal Syahwal, Begini Cara Arab Saudi Tentukan Lebaran 2026

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:28 WIB

Ada Perbedaan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Versi TNI dan Polri, Ini Kata DPR

Ada Perbedaan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Versi TNI dan Polri, Ini Kata DPR

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:20 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:56 WIB

Menaker Yassierli Dorong Model Kemitraan Inklusif Lewat Program Mudik Bersama

Menaker Yassierli Dorong Model Kemitraan Inklusif Lewat Program Mudik Bersama

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:49 WIB

Aktivis LP3ES Kecam Penyiraman Air Keras Kepada Andrie Yunus: Alarm Pembungkaman Demokrasi

Aktivis LP3ES Kecam Penyiraman Air Keras Kepada Andrie Yunus: Alarm Pembungkaman Demokrasi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:48 WIB

Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati

Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:44 WIB

Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei

Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:30 WIB

Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah

Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:29 WIB

Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:10 WIB