Potensi Gelombang Tinggi Diperairan NTB di Akhir Pekan, BMKG Imbau Warga Waspada

Erick Tanjung

Kamis, 13 Juli 2023 | 13:45 WIB
Potensi Gelombang Tinggi Diperairan NTB di Akhir Pekan, BMKG Imbau Warga Waspada
Ilustrasi gelombang tinggi. (Antara/Sigid Kurniawan)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang mencapai dua meter lebih di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat atau NTB pada akhir pekan.

"Potensi gelombang diprakirakan mencapai dua meter lebih di wilayah perairan NTB," kata Prakirawan Stasiun Zaenudin Abdul Majid Lombok, Alfiansyah Pradana dalam keterangan tertulis di Mataram, Kamis (13/7/2023).

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tinggi gelombang di atas dua meter lebih di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia Selatan NTB.

"Warga yang ada di pesisir pantai NTB agar tetap waspada terhadap dampak gelombang," ujarnya.

Di wilayah Samudera Hindia Selatan NTB, kecepatan angin mencapai 27 knot lebih dengan tinggi gelombang mencapai empat meter lebih, sehingga para nelayan atau nakhoda kapal perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi tersebut.

"Para nelayan maupun nakhoda kapal untuk tetap waspada terhadap dampak gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari," katanya.

BMKG menyebutkan kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni kepada perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

"Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter," tuturnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan ringan hingga sedang di NTB selama tiga hari ke depan. "Potensi hujan ringan hingga sedang itu terjadi mulai siang hingga malam hari," katanya.

baca juga

Potensi hujan tersebut diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima dan Kabupaten Dompu.

Untuk itu warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. "Warga diharapkan tetap waspada saat terjadi hujan," terangnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Kota Serang dan Banten Sekitarnya Kamis Ini

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Kota Serang dan Banten Sekitarnya Kamis Ini

Serang | Kamis, 13 Juli 2023 | 13:40 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 13 Juli 2023

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 13 Juli 2023

Purwasuka | Kamis, 13 Juli 2023 | 07:12 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 12 Juli 2023

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 12 Juli 2023

Purwasuka | Rabu, 12 Juli 2023 | 07:19 WIB

Terkini

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:06 WIB

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:01 WIB

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Dari Tiket Hingga Akomodasi, Nikmati Beragam Penawaran Perjalanan Menarik

Dari Tiket Hingga Akomodasi, Nikmati Beragam Penawaran Perjalanan Menarik

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !

Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !

Bekaci | Kamis, 05 November 2026 | 08:58 WIB

AMPI Soroti Ekspor SDA Lewat Negara Transit, Devisa Indonesia Berpotensi Tak Tercatat Penuh

AMPI Soroti Ekspor SDA Lewat Negara Transit, Devisa Indonesia Berpotensi Tak Tercatat Penuh

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:56 WIB

Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah

Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 08:53 WIB

×