- Presiden ketujuh RI Joko Widodo tiba di PN Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026.
- Kedatangan Joko Widodo bertujuan menghadiri sidang pembuktian kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo.
- Aparat keamanan memperketat pengamanan karena massa pendukung dan pengunjung berdesakan memadati area pengadilan.
Suara.com - Jokowi Hadir di PN Jaktim, Langsung Dikerubungi Pendukung Setibanya dari Innova Hitam
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), untuk menghadiri sidang pembuktian kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo. Kedatangannya langsung disambut antusias para pendukung yang telah menunggu di lokasi.
Pantauan Suara.com, Jokowi tiba menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam. Begitu turun dari kendaraan, mantan Wali Kota Solo itu langsung dikerumuni massa pendukung yang berusaha mendekat.
Mengenakan kemeja batik bernuansa krem dan cokelat serta peci hitam, Jokowi disambut teriakan para pendukungnya.
“Hidup Jokowi, hidup Jokowi,” pekik pendukung di depan PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Jokowi terlihat menyalami sejumlah pendukung yang mengerubunginya. Ia juga mengku turut membawa dokumen penting termasuk ijazahnya.
"Bawa, bawa semua," ungkapnya.
![Pengamanan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur diperketat menjelang kehadiran Presiden ke-7 RI Jokowi sebagai saksi dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo, Kamis (5/11/2026). [Suara.com/Faqih]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/11/05/96193-sidang-ijazah-palsu-jokowi.jpg)
Pengunjung Berdesakan, Pengamanan Diperketat
Kehadiran Jokowi membuat PN Jakarta Timur dipadati pengunjung.
Sebelum kedatangannya, para pengunjung sudah berdesakan dan berebut masuk ke area pengadilan. Petugas keamanan bahkan harus meminta mereka mendahulukan awak media yang hendak meliput persidangan.
Personel kepolisian turut membantu mengatur kerumunan dan berulang kali mengingatkan pengunjung agar tidak saling mendorong. Petugas juga berusaha menenangkan massa dengan mengingatkan bahwa kuota pengunjung masih tersedia dan persidangan belum dimulai.
Di luar gedung, aparat kepolisian, terutama personel Brigade Mobil (Brimob), disiagakan. Sejumlah kendaraan taktis, mulai dari mobil Barakuda, kendaraan pengendali massa, hingga bus pengangkut personel, terparkir di sepanjang bahu jalan.
Penumpukan kendaraan aparat membuat ruas jalan di depan pengadilan menyempit dan arus lalu lintas terpantau padat.
Sejumlah pendukung Jokowi juga berkumpul di tenda yang berada di sisi kanan gedung pengadilan. Tenda tersebut diberi penanda bertuliskan PSI.
Dua mobil komando disiapkan tidak jauh dari lokasi, sementara sejumlah relawan membagikan poster kepada para pendukung.
Kehadiran Jokowi menjadi sorotan karena ia berencana menunjukkan dokumen pendidikannya, mulai dari ijazah sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.
Ia juga akan menjelaskan riwayat pendidikannya, termasuk masa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 1980–1985.