7 Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang: Penumpang Kaget Kereta Rem Mendadak

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 19 Juli 2023 | 09:35 WIB
7 Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang: Penumpang Kaget Kereta Rem Mendadak
Petugas gabungan TNI, Polri, KAI, Pemadam Kebakaran Kota Semarang dan relawan berupaya mengevakuasi truk tronton bernomor polisi B 9934 IG yang tertabrak kereta api KA 112 Brantas relasi Pasar Senen - Blitar di perlintasan kereta api JPL 6 Km 1+523 petak jalan Jerakah - Semarang Poncol, Madukoro Raya, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7/2023). [ANTARA FOTO/Makna Zaezar].

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Ixfan Hendri Wintoko mengungkap kondisi masinis dan asisten masinis KA Brantas yang mengalami kecelakaan. Berdasarkan keterangan di lokasi saat kejadian, masinis KA Branras langsung melompat ke sungai.

"Masinis berenang ke sisi barat sungai, sementara asisten masinis ke sisi timur sungai. Kondisi masinis dan asisten masinis selamat, serta para penumpang tidak ada yang terluka," ungkap Ixfan.

5. Penumpang Luka karena Lompat

Dipastikan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan KA Brantas dengan truk trailer itu. Walau begitu ada seorang penumpang terluka ketika lompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.

"Untuk korban jiwa tidak ada dari kejadian ini. Namun ada satu terluka dari penumpang karena melompat," ucap Kombes Irwan Anwar.

6. 9 Perjalanan Kereta Terdampak

Akibat kejadian itu sejumlah perjalanan kereta terdampak. Tercatat ada 9 perjalanan kereta yang tertahan.

Kereta-kereta yang mengalami keterlambatan akibat kecelakaan KA Brantas antara lain KA 112 Brantas selama 87 menit, KA 178 Kamandaka selama 66 menit, KA 199F Kaligung selama 80 menit. Selain itu ada KA 111 Brantas selama 26 menit, KA 129 Gumarang selama 55 menit.

Kemudian KA 220 Kertajaya selama 27 menit, KA 20F Argo Merbabu selama 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto selama 14 menit, dan KA 58 Brawijaya selama 6 menit.

7. Polisi Selidiki Kobaran Api

Sementara itu, polisi masih menyelidiki asal mula kobaran api dalam insiden tabrakan KA Brantas dengan truk. Sejauh ini sumber api masih belum bisa dipastikan. Walau begitu ada kemungkinan berasal dari bagian kepala truk trailer yang berisi bahan bakar minyak (BBM).

"Masih kita dalami penyebab kebakaran, apakah dari kepala tronton yang berisi bahan bakar minyak, kemungkinan dari situ," ucap Kombes Irwan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Warga Purwakarta! Jangan Asal Saat Melintas Jalur Kereta Api, Ini Aturannya

Dear Warga Purwakarta! Jangan Asal Saat Melintas Jalur Kereta Api, Ini Aturannya

| Rabu, 19 Juli 2023 | 09:21 WIB

Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak Truk di Semarang, PT KAI: Kami Mohon Maaf

Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak Truk di Semarang, PT KAI: Kami Mohon Maaf

| Rabu, 19 Juli 2023 | 09:10 WIB

Petugas Evakuasi KA Brantas dan Bangkai Truk di Semarang Pasca Tabrakan

Petugas Evakuasi KA Brantas dan Bangkai Truk di Semarang Pasca Tabrakan

Foto | Rabu, 19 Juli 2023 | 08:52 WIB

KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Semarang, Ini Daftar Kecelakaan Tragis di Malam 1 Suro: Ibu dan Anak Jadi Korban

KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Semarang, Ini Daftar Kecelakaan Tragis di Malam 1 Suro: Ibu dan Anak Jadi Korban

| Rabu, 19 Juli 2023 | 08:51 WIB

Momen Heroik Masinis dan Asisten KA Brantas Viral, Upayakan Keselamatan Penumpang Saat kritis

Momen Heroik Masinis dan Asisten KA Brantas Viral, Upayakan Keselamatan Penumpang Saat kritis

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2023 | 08:43 WIB

Terkini

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB