Nasib 8 Penambang Emas di Banyumas: Kemungkinan Kecil Selamat, Keluarga Ikhlas

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 31 Juli 2023 | 19:28 WIB
Nasib 8 Penambang Emas di Banyumas: Kemungkinan Kecil Selamat, Keluarga Ikhlas
Basarnas masih terus berupaya melakukan evakuasi delapan penambang emas yang terjebang. (Dok. Basarnas).

Suara.com - Enam hari sudah 8 penambang emas ilegal di Banyumas terjebak di 70 meter di bawah permukaan bumi tanpa persediaan bertahan hidup yang memadai.

Sudah terhitung sejak Selasa (26/7/2023) upaya penyelamatan 8 penambang emas tersebut dari gelap nan sempitnya lubang tambang itu.

Kini, Tim SAR mengungkap bahwa kecil kemungkinan keseluruhan penambang bisa selamat. Keluarga kini telah mengikhlaskan nasib 8 penambang.

Kendati demikian, keluarga tak pupus harapan dan masih menanti kepulangan kedelapan penambang tersebut. Sembari Tim SAR melakukan evakuasi, keluarga dan warga sekitar menggelar ritual keselamatan bagi kedelapan penambang.

Evakuasi terus dilakukan 

Tim SAR kini tak patah semangat memasuki upaya evakuasi di hari keenam.  Meski demikian, Tim SAR masih menghadapi kendala yakni luapan air yang kini memenuhi sumur lubang galian tambang yang berlokasi di Desa Pancurendang itu.

Kepala Basarnas Cilacap sekaligus SAR Mission Coordinator, Adah Sudarsa di lokasi kejadian, Minggu (30/7/2023) sore mengungkap medan evakuasi sangat berat untuk ditaklukan.

Adah mengungkap bahwa medan berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa tim penyelamat. Debit air yang masuk ke dalam lubang galian tambang juga dinilai cukup tinggi.

Adah dan pihaknya telah merencanakan untuk memompa dari lubang Dondong, harapan bisa mengurangi ketinggian air.

Tim spesial segera dikerahkan

SAR juga tengah menyiapkan sebuah tim spesial untuk turut terlibat dalam misi penyelamatan 8 penambang itu.

Adah menyebut grup tersebut Basarnas Special Group (BSG) yang mencakup personel gabungan dengan keahlian khusus.

Kecil kemungkinan selamat, keluarga korban ikhlas

Adah menegaskan bahwa pihaknya kini berharap ada secercah mujizat yang bisa menyelamatkan 8 penambang emas tersebut. Sebab, Adah menilai kemungkinan kecil keseluruhan penambang bisa selamat.

Akhiar Suryadi,  kepala desa kampung halaman kedelapan penambang kini mewakili perasaan keluarga.

Akhiar mengungkap keluarga sudah ikhlas ketika korban tidak terangkat atau terevakuasi. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih ke keluarga yang terlibat.

Warga gelar ritual keselamatan

Nasim (53), tokoh adat Desa Pancurendang memimpin warga desa gelar ritual keselamatan agar kedelapan penambang bisa dievakuasi dengan selamat.

Ritual tersebut memerlukan 8 buah kelapa gading dan 8 ekor ikan emas sebagai tanda jumlah penambang yang masih tejebak.

Kemudian, Nasim juga menyiapkan unsur terpenting dalam ritual keselamatan tersebut yakni sepasang ayam walik.

Nasim juga mengatakan ritual ini membutuhkan ikan melem sebanyak 4 ekor. Ikan melem sendiri menjadi lambang tentang peristiwa itu, yakni kemelem atau artinya tenggelam.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detail Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas: Lepas Ikan di Galian, Ini Harapannya

Detail Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas: Lepas Ikan di Galian, Ini Harapannya

News | Senin, 31 Juli 2023 | 16:10 WIB

Tim SAR Terus Menggali Harapan di Sisa Satu Hari Waktu Pencarian 8 Penambang Emas Banyumas

Tim SAR Terus Menggali Harapan di Sisa Satu Hari Waktu Pencarian 8 Penambang Emas Banyumas

Jawa Tengah | Senin, 31 Juli 2023 | 15:10 WIB

BREAKING NEWS! Kapal Bawa 11 ABK Dikabarkan Karam, Tim SAR Pekanbaru Turun Tangan

BREAKING NEWS! Kapal Bawa 11 ABK Dikabarkan Karam, Tim SAR Pekanbaru Turun Tangan

Riau | Senin, 31 Juli 2023 | 14:34 WIB

Bocah Hilang di Pantai Muara Asin Tanggamus Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang di Pantai Muara Asin Tanggamus Ditemukan Meninggal Dunia

Lampung | Senin, 31 Juli 2023 | 12:08 WIB

BREAKING NEWS: Tim SAR Evakuasi Pendaki Mengalami Hipotermia di Pos 7 Gunung Bawakaraeng

BREAKING NEWS: Tim SAR Evakuasi Pendaki Mengalami Hipotermia di Pos 7 Gunung Bawakaraeng

Sulsel | Senin, 31 Juli 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB