Suara.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengingatkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan agar tidak mendesak-desak bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan untuk segera menetapkan bakal calon wakil presiden.
Sekretaris Fraksi Pastai NasDem di DPR, Saan Mustopa mengingatkan kesepakatan tiga partai di koalisi untuk menyerahkan pengumuman bakal cawapres kepada Anies. Atas dasar itu, ia meminta agar Anies tidak selalu didesak.
"Jadi kalau kita sudah memberikan kepercayaan untuk menentukan calon wakil presidennya ke Mas Anies, ya, berikan ruang ke Mas Anies menetapkannya dan mengumumkannya. Jadi gak perlu kita desak-desak," tutur Saan kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).
![Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus bakal calon presiden, Anies Baswedan. [Suara.com/Rakha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/01/57534-bakal-calon-presiden-anies-baswedan.jpg)
Saan mengatakan seharusnya koalisi memberikan kesempatan kepada Anies jika memang berkomitmen atas kesepakatan terkait penentuan bakal cawapres. Menurutnya, biarkan urusan penetapan cawapres sepenuhnya ditentukan oleh Anies.
"Kapan Mas Anies mau mengumumkannya, pasti kan Mas Anies punya banyak pertimbangan, waktu yang tepat, momen yang tepat," ujarnya.
Demokrat Tak Setuju Last Minute
Sebelumnya, Ketua DPP Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief mengaku pihaknya tak setuju jika bakal calon wakil presiden untuk Anies Baswedan dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) ditentukan di menit akhir.
Hal itu disampaikan Andi lewat akun twitter pribadinya @Andiarief__ dikutip pada Senin (7/8/2023). Andi menanggapi apa yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh sebelumnya.
"Koalisi lain mungkin punya strategi cawapres last minute. Koalisi perubahan tidak harus demikian," kata Andi.

Menurutnya, akan keliru jika bacawapres Anies ditentukan dalam menit akhir.
Ia menegaskan, jika Partai Demokrat akan berbeda pendapat dengan pernyataan Surya Paloh sebelumnya. Ia pun meminta Anies menentukan bacawapresnya secara mandiri.
"Bisa keliru jika dua menit terakhir penentuan Cawapres. Partai Demokrat berbeda pendapat dengan Pak Surya Paloh. Saatnya @aniesbaswedan mandiri dan tentukan sikap," tuturnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Surya Paloh memberikan isyarat jika bacawapres Anies akan diumumkan di akhir jelang pendaftaran Pilpres 2024.
Ia mengaku belajar dari pertandingan sepak bola piala dunia dimana pada menit akhir pertandingan beberapa gol bisa mengubah jalannya atau hasilnya pertandingan.