Partai-Partai Besar Sudah Bikin Koalisi, Bagaimana Nasib Ganjar dan PDIP?

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2023 | 13:08 WIB
Partai-Partai Besar Sudah Bikin Koalisi, Bagaimana Nasib Ganjar dan PDIP?
Ganjar mengenakan baju Jokowi. (Istimewa)

Partai Golkar, PAN, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024. Bergabungnya PAN dan Golkar ke kubu Prabowo ini memunculkan pertanyaan soal nasib koalisi pendukung Ganjar Pranowo bersama PDIP.

Pasalnya, deretan partai dengan suara terbanyak di Pemilu 2019 telah menentukan koalisi masing-masing dan tidak bergabung dengan PDI Perjuangan. Meski partai berlambang banteng itu menempati posisi satu dengan suara terbanyak, namun koalisi dengan partai-partai lainnya tentu akan menambah suara untuk Pilpres 2024 nanti.

Sebagai gambaran, dalam Pemilu 2019 urutan 9 partai dengan suara terbanyak meliputi PDI-P, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PPP, Berkarya, PSI, Hanura, PBB, Perindo, PKPI, dan Garuda di peringkat terakhir.

Lantaran itu pula, Ketua DPP PDIP Puan Maharani beberapa waktu lalu sbuk bersafari bertemu sejumlah Ketua Umum Partai, termasuk Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Namun, safari politik itu nampaknya tak berhasil sesuai harapan Puan. Airlangga dan Zulhas memilih untuk mendukung Prabowo.

Koalisi Golkar, PAN, PKB, Gerindra

Tanda tangan kerja sama politik PAN, Golkar, PKB dan Gerindra untuk capres Prabowo Subianto di Museum Naskah Proklamasi di Jakarta Pusat, pada Minggu (13/8/2023).

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menyebut alasan dukungan partainya yaitu karena Prabowo lahir dari rahim Partai Golkar sehingga searah, sejalan, dan juga setujuan dengan Partai Golkar.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut bahwa koalisi ini dilakukan untuk melanjutkan apa yang sudah dicapai oleh pemerintahan saat ini.

Sedangkan Muhaimin Iskandar menyebut bahwa PKB bersama dengan Golkar, PAN, dan juga Gerindra ingin menuntaskan pekerjaan dalam membangun Indonesia.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menyebut dengan bergabungnya PAN-Golkar ini, Pilpres akan diikuti oleh tiga poros.

Untuk koalisi calon presiden Ganjar Pranowo, diusung oleh koalisi PDIP-PPP-Hanura-Perindo, Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Gerindra-PAN-Golkar-PKB, dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung capres Anies Baswedan.

Namun, Ujang menyebut PKB masih memiliki peluang untuk pindah dari koalisi Prabowo. Hal tersebut dikarenakan PKB masih terus mengisyaratkan mengincar posisi calon wakil presiden.

Tak hanya itu, Ujang juga yakin bahwa PDIP akan mantap mendukung pencapresan Ganjar Pranowo meskipun koalisi partai masih lebih besar ke capres Prabowo. Ia memandang, secara hitung-hitungan, PDIP diuntungkan dengan mencalonkan kader sendiri dibandingkan mendukung calon yang lain.

“Saya yakin PDIP pasti akan mati-matian tetap dukung Ganjar, logika sederhana dalam konteks Pilpres, PDIP membutuhkan efek ekor jas atau coattail effect, karenanya yang mesti dicapreskan PDIP ya mesti kadernya, paling tidak, kalau Ganjar kalah, PDIP tetap dapat ekor jas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ujang menyebut untuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), kemungkinan tidak akan ada perubahan. Terlebih apabila bakal calon presiden Anies Baswedan memilih Ketua Umum Partai Demokrat sebagai calon wakil presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Santai PPP Hengkang jika Paksa Sandiaga jadi Cawapres Ganjar: Monggo!

PDIP Santai PPP Hengkang jika Paksa Sandiaga jadi Cawapres Ganjar: Monggo!

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:46 WIB

Modus Politis PAN dan Golkar Dukung Prabowo, Analis: Potensi Menang Jika Pilpres Berlangsung Dua Putaran

Modus Politis PAN dan Golkar Dukung Prabowo, Analis: Potensi Menang Jika Pilpres Berlangsung Dua Putaran

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:42 WIB

Golkar dan PAN Dukung Prabowo, PDIP:  Lumrah, Semoga Kerja Sama Politik itu Berlanjut Terus Sampai Pendaftaran di KPU

Golkar dan PAN Dukung Prabowo, PDIP: Lumrah, Semoga Kerja Sama Politik itu Berlanjut Terus Sampai Pendaftaran di KPU

Kotak Suara | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:29 WIB

Golkar Sulsel Ngotot Airlangga Cawapres Prabowo, PAN Sulsel Sebut Erick Thohir

Golkar Sulsel Ngotot Airlangga Cawapres Prabowo, PAN Sulsel Sebut Erick Thohir

Sulsel | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:25 WIB

Dianggap Jadi Aktor di Balik Dukungan PAN-Golkar Dukung Prabowo, Jokowi: Ndak, Itu Urusan Mereka

Dianggap Jadi Aktor di Balik Dukungan PAN-Golkar Dukung Prabowo, Jokowi: Ndak, Itu Urusan Mereka

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:19 WIB

Mantap Kembali Jadi Bakal Capres, Prabowo Subianto Ingin Indonesia Maju dan Hilangkan Kemiskinan

Mantap Kembali Jadi Bakal Capres, Prabowo Subianto Ingin Indonesia Maju dan Hilangkan Kemiskinan

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2023 | 10:52 WIB

Ziarah ke Makam Raja-raja Mataram, Anies Baswedan Dapat Cinderamata Tombak Cakra Kotagede

Ziarah ke Makam Raja-raja Mataram, Anies Baswedan Dapat Cinderamata Tombak Cakra Kotagede

Jogja | Senin, 14 Agustus 2023 | 10:06 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB