Membaca Manuver PDIP Ingin Duetkan Ganjar-Anies, Seberapa Kuat Tumbangkan Prabowo?

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 22 Agustus 2023 | 13:28 WIB
Membaca Manuver PDIP Ingin Duetkan Ganjar-Anies, Seberapa Kuat Tumbangkan Prabowo?
Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan. (Antara)

Suara.com - Elektabilitas Prabowo Subianto disebut makin moncer saja dan mengungguli dua pesaing besar, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Hasil survei terbaru Litbang Kompas menempatkan Ketum Gerindra itu di posisi teratas.

Dari hasil survei itu, elektabilitas Ganjar per Agustus 2023 mencapai 60,1 persen dan Anies 39,9 persen.

Sementara dalam head to head dengan Prabowo, elektabilitas Ganjar kalah tipis. Di mana Ganjar 47,1 persen dan Prabowo 52,9 persen. Prabowo tercatat juga unggul dalam head to head dengan Anies, yakni masing-masing 65,2 persen berbanding 34,8 persen.

Merespons hasil survei itu, PDIP menyatakan tidak merasa jemawa elektabilitas Ganjar berada di atas Anies Baswedan.

"Walaupun unggul dengan Mas Anies, kami tidak merasa jemawa. Apalagi jika Ganjar harus head to head dengan Pak Prabowo masih kalah tipis. Tentu ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi pemenangan buat Ganjar Pranowo," kata Ketua DPP PDIP Said Abdullah kepada wartawan, Senin (21/8/2023).

Said menekankan, Anies bukanlah kompetitor yang patut diremehkan. Baik Ganjar dan Anies, menurut Said merupakan dua sosok cerdas.

Apalagi keduanya merupakan satu almamater di Universitas Gajah Mada (UGM). Said justru mengandaikan Ganjar dan Anies bisa menjadi satu kekuatan.

"Apalagi jika keduanya bisa bergabung menjadi satu kekuatan, tentu akan makin bagus buat masa depan kepemimpinan nasional kita ke depan, sama-sama masih muda, cerdas, dan enerjik," kata Said.

Sementara itu terkait perolehan elektabilitas Ganjar, Said mengatakan pihaknya bersyukur lantaran mengalamai kenaikan. Ia memandang kenaikan elektabilitas itu tidak terlepas dari upaya PDIP, relawan dan Ganjar sendiri dalam menggalang dukungan rakyat.

baca juga

"Tugas kami semua, termasuk PPP, Perindo dan Hanura solid bergerak semakin menaikkan elektabilitas Ganjar Pranowo. Kami akan terus bekerja keras mengambil hati rakyat, mengajak kompetisi sehat dengan beradu rekam jejak, dan gagasan, bukan hanya gimmick," ujar Said.

Diketahui, survei Litbang Kompas dilakukan pada 27 Juli - 7 Agustus 2023 dengan melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Metode ini diklaim memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Selanjutnya bagaimana peluang duet Ganjar-Anies

Peluang Duet Ganjar-Anies

Pengamat politik Ujang Komaruddin melihat ada yang berbeda dari PDIP, setelah sebelumnya kerap menyerang Anies Baswedan, kekinian PDIP justru mewacanakan penggabungan kekuatan antara Ganjar Pranowo dengan Anies.

Ujang menilai wacana itu muncul lantaran PDIP kekinian memandang adanya satu lawan berat, yakni Prabowo Subianto. Sebaliknya, PDIP menganggap Anies sebagai lawan yang tidak kuat dan malah memunculkan ide menggabungkan Ganjar-Anies.

"Jadi kalau wacana itu dimunculkan bisa jadi saat ini kan kemarin kemarin kan tarung tuh saling serang antara kubu Ganjar dan kubu Anies begitu. Sekarang saling serangnya PDIP menyerang Prabowo karena dianggap mungkin Prabowo yang paling kuat yang selalu menjadi saingan Ganjar. Maka harus katakanlah oleh PDIP harus diserang kan begitu," kata Ujang dihubungi, Selasa (22/8/2023).

Ujang menduga hal tersebut menjadi salah satu faktor munculnya duet Ganjar-Anies yang dikemukakan PDIP. Menurutnya, PDIP saat ini mengkhawatirkan posisi Prabowo yang semakin kuat.

"Jadi saya melihatnya dalam konteks itu kalau ya isunya sekarang kan Prabowo yang kuat ya Prabowo yang harus dilawan maka isu dimunculkan' Anies katakan lah ditarik sebagai cawapres Ganjar," kata Ujang.

Meski demikian, Ujang menilai duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sulit direalisaikan. Kemungkinan keduanya bergabung sangat kecil, kendati memang Ganjar-Anies dirasa cocok.

"Terkait Ganjar-Anies ya mungkin dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Kawan dan lawan itu kan batasnya kecil. Tapi kalau kita lihat kemungkinannya maka kemungkinannya kecil," kata Ujang.

Ujang melihat latar belakang partai antara Ganjar dan Anies. Di mana Ganjar diusung PDIP, sedangkan Anies diusung NasDem. Menurut Ujang kedua partai itu memiliki perbedaan, apalagi keduanya diibaratkan bagaikan air dan minyak yang tidak bisa bersatu.

"Oleh karena itu saya melihatnya pasangan tersebut kalau soal cocok ya cocok cocok saja. Tapi kalau soal PDIP nya mau atau tidak ya belum tentu gitu karena pdip itu kan bicarnya bicara Megawati. Megawatinya mau atau tidak karena kita tahu juga NasDem dengan PDIP tidak ketemu," tutur Ujang.

Jika dalam kontek cocoklogi, antara Ganjar dan Anies memang bisa terbilang cocok. Tetapi faktor pargai yang menjadi latar belakang di balik keduanya yang perlu menjadi pertimbangan mendalam.

"Dalam konteks konsturksi politik agak sulit agak berat untuk menyatukan ini karena bagai minyak dan air itu. Itu yang agak sulit karena lalu juga harga diri NasDem, PKS dan Demokrat juga hancur lebur kalau seandainya Anies nya turun derajat jadi cawapres. Maka itu kekalahan sebelum perang kira-kira begitu," kata Ujang

Ujang menilai apabila terealisasikan sekalipun, duet Ganjar-Anies belum tentu menjanjikak kemenangan.

"Kalaupun jadi skemanya belum tentu menang juga gitu. Jadi saya melihat kalau soal cocok duetnya cocok tapi kalau soal bisa terjadi atau tidak kemungkinan terjadinya kecil karena dua kelompok itu bagaikan minyak dan air," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Suruh PDIP Evaluasi Internal Gegara Budiman Sudjatmiko Malah Dukung Capres Prabowo

Gerindra Suruh PDIP Evaluasi Internal Gegara Budiman Sudjatmiko Malah Dukung Capres Prabowo

Kotak Suara | Selasa, 22 Agustus 2023 | 13:04 WIB

Didampingi Ganjar Pranowo, Ketum PDIP Megawati Kunjungi Kantor DPD PDIP DIY

Didampingi Ganjar Pranowo, Ketum PDIP Megawati Kunjungi Kantor DPD PDIP DIY

Jogja | Selasa, 22 Agustus 2023 | 12:23 WIB

Ogah Anies jadi Cawapres Ganjar, Hidayat Nur Wahid: Aneh Saja PKS Wacanakan Itu

Ogah Anies jadi Cawapres Ganjar, Hidayat Nur Wahid: Aneh Saja PKS Wacanakan Itu

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 12:12 WIB

Puja-puji Menteri Bahlil Kepada Ganjar Pranowo: Inilah Pemimpin Masa Depan Badannya Tinggi

Puja-puji Menteri Bahlil Kepada Ganjar Pranowo: Inilah Pemimpin Masa Depan Badannya Tinggi

Jogja | Selasa, 22 Agustus 2023 | 12:11 WIB

Ketua DPP PDIP Singgung Ganjar dan Anies Baswedan Jadi Pasangan, Koalisi Baru Lagi?

Ketua DPP PDIP Singgung Ganjar dan Anies Baswedan Jadi Pasangan, Koalisi Baru Lagi?

Kotak Suara | Selasa, 22 Agustus 2023 | 12:09 WIB

Soal Tantangan Debat BEM UI, Ganjar Pranowo: Wong Belum Apa-apa Kok Debat

Soal Tantangan Debat BEM UI, Ganjar Pranowo: Wong Belum Apa-apa Kok Debat

Jogja | Selasa, 22 Agustus 2023 | 11:50 WIB

Ada Apa Nih? Andi Arief Demokrat Tuding Parpol Selain PKS Khianati Koalisi Perubahan

Ada Apa Nih? Andi Arief Demokrat Tuding Parpol Selain PKS Khianati Koalisi Perubahan

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 11:43 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×