Polemik Polda Metro Semprot Jalan Kurangi Polusi Udara, Warganet: Bak Menggarami Air Laut

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 24 Agustus 2023 | 20:14 WIB
Polemik Polda Metro Semprot Jalan Kurangi Polusi Udara, Warganet: Bak Menggarami Air Laut
Polda Metro Jaya semprot jalanan dengan water canon untuk kurangi dampak polusi udara. (Dok. Twitter/PoldaMetroJaya)

Suara.com - Pemerintah DKI Jakarta kini mulai mengerahkan Polda Metro Jaya untuk melakukan semprot jalanan demi kurangi dampak polusi udara.

Alih-alih diterima dengan positif dari masyarakat, langkah tersebut menjadi polemik, meski telah tertuang dalam instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada wilayah Jabodetabek.

Publik menyayangkan akan langkah pemerintah untuk menerjunkan beberapa mobil polisi untuk menyemprot air dengan water cannon lantaran dinilai kurang efektif.

Publik: Bukannya malah menambah polusi?

Publik kini berbondong-bondong mengeluarkan kritik terhadap kebijakan itu melalui media sosial.

Warganet Twitter menilai bahwa tindakan tersebut justru menambah polusi. Ia juga menyertakan hasil dari penelitian Multidisciplinary Digital Publishing Institute yang menyatakan bahwa penyemprotan jalan justru menambah tingkat polusi.

"Tapi artikel penelitian berkata beda, tertulis nyemprot2 begini justru meningkatkan polusi, bukan mengurangi. Gimana yak?," cuit seorang pengguna Twitter.

Pengguna lainnya juga menyayangkan mengapa tak dilakukan riset mendalam terkait kebijakan itu.

"Apa sebelumnya research dulu? Atau memang tidak ada tim research nya? Ide seperti ini kenapa dieksekusi," cuit warganet lainnya.

Ada warganet yang bahkan sampai menilai tindakan tersebut sia-sia dan seharusnya diserahkan kepada ahlinya saja.

"Yang lebih buruk dari kegiatan yang sia-sia adalah kegiatan yang alih-alih mengatasi, malah memperparah. Sebaiknya memang serahkan pada ahlinya saja agar dilakukan tindakan-tindakan yang berbasis ilmiah," sindir warganet.

"Disemprot air tapi kendaraan water canon nya sendiri berbahan bakar fosil," komentar warganet.

"Bagai menggarami air laut Pak," imbuh yang lain.

Dokter paru layangkan kritik

Tak hanya masyarakat umum, dokter juga turut hadir mengkritik kebijakan tersebut. Salah satu kritik dilayangkan oleh dokter spesialis paru Dr. dr. Erlina Burhan, Sp.P(K).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Coba Tilang Uji Emisi di Jakarta Digelar Besok, Ini 5 Lokasinya

Uji Coba Tilang Uji Emisi di Jakarta Digelar Besok, Ini 5 Lokasinya

Jakarta | Kamis, 24 Agustus 2023 | 20:05 WIB

Anies Singgung Soal Polusi Udara Jakarta Saat Jadi Pembicara Kebudayaan di TIM

Anies Singgung Soal Polusi Udara Jakarta Saat Jadi Pembicara Kebudayaan di TIM

News | Kamis, 24 Agustus 2023 | 20:02 WIB

Buntut Polusi Kian Mengkhawatirkan, Mona Ratuliu Batasi Anak-anaknya Bermain di Luar Ruangan

Buntut Polusi Kian Mengkhawatirkan, Mona Ratuliu Batasi Anak-anaknya Bermain di Luar Ruangan

Lifestyle | Kamis, 24 Agustus 2023 | 19:52 WIB

Polisi Siram Jalan Untuk Kurangi Polusi Udara Jakarta, Dokter Peneliti: Tidak Ada Gunanya!

Polisi Siram Jalan Untuk Kurangi Polusi Udara Jakarta, Dokter Peneliti: Tidak Ada Gunanya!

Lifestyle | Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:46 WIB

Komnas HAM Ungkap Kredit Motor Mudah Jadi Pemicu Polusi Udara di Jakarta

Komnas HAM Ungkap Kredit Motor Mudah Jadi Pemicu Polusi Udara di Jakarta

News | Kamis, 24 Agustus 2023 | 17:17 WIB

Terkini

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB