Anies Ditagih Mahasiswa UI soal Utang TKD PNS, Pemprov DKI: Sudah Dibayar

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 31 Agustus 2023 | 15:30 WIB
Anies Ditagih Mahasiswa UI soal Utang TKD PNS, Pemprov DKI: Sudah Dibayar
Bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, mengungjungi Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI, Selasa (29/8/2023). (ist/ dok. Anies)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah sepenuhnya dibayarkan. Tunjangan ini sempat ditunggak karena kepentingan penanganan pandemi Covid-19.

Pernyataan ini merupakan respons atas mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang menagih eks Gubernur DKI Anies Baswedan atas tunggakan TKD ayahnya yang diakui belum juga dibayarkan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta mengatakan, saat pandemi Covid-19 terdapat kebijakan yang berkaitan dengan TKD PNS DKI. Hal ini tertuang dalam Pergub DKI Jakarta No 49 tahun 2020 tentang Rasionalisasi Penghasilan PNS dalam rangka Penanganan Covid-19.

Berdasarkan Pasal 2 ayat 1a, saat itu memang terdapat 25 persen dari TKD PNS yang dipotong. Namun, keputusan Anies saat itu tak mengembalikannya karena merupakan bentuk kontribusi PNS untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Atas perintah Gubernur, saat itu dijadikan kontribusi PNS dalam turut serta membiayai penanganan Covid-19,” ujar Michael saat dikonfirmasi, Kamis (31/8/2023).

Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan usai bertemu SBY di Puri Cikeas pada Jumat (25/8/2023) malam. [Suara.com/Bagaskara]
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan usai bertemu SBY di Puri Cikeas pada Jumat (25/8/2023) malam. [Suara.com/Bagaskara]

Selanjutnya, memang ada penundaan pembayaran 25 persen dari TKD PNS yang dilakukan dengan memperhatikan kemampuan APBD pada tahun anggatan berikutnya.

Michael pun menyatakan 25 persen TKD yang ditunda itu sudah dibayarkan kepada PNS DKI secara bertahap sejak Januari hingga April 2021.

“Kalau yang penundaan TKD 25 persen seluruhnya sudah dibayarkan oleh Pemprov DKI Jakarta kepada seluruh PNS DKI Jakarta. Jadi tidak ada yang belum dibayarkan,” pungkasnya.

Ditagih Janji saat jadi Gubernur

Sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bernama Irma Josephine dari jurusan Hubungan Internasional (HI) menagih janji Anies Baswedan sewaktu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Adapun Anies hadir di FISIP UI untuk mengisi kuliah umum bertajuk 'Hendak ke Mana Indonesia Kita?', Selasa (29/8/2023).

Awalnya Irma mengatakan ia merupakan anak dari seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta. Irma ingin mengajukan pertanyaan kepada Anies terkait mewujudkan kesejahteraan di Indonesia.

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri]
Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan. [Suara.com/Fakhri]

"Kebetulan saya berasal dari keluarga dengan ayah seorang PNS. Saya mau bertanya kepada bapak, mengenai mencapai kesejahteraan tersebut," kata Irma.

Irma lalu menyinggung mengenai janji Anies membayar gaji dan tunjangan PNS DKI yang sempat dipotong karena dananya dialihkan untuk menangani pandemi Covid-19.

"Apa yang akan bapak lakukan sebagai presiden jika nantinya terpilih? Padahal utang janji bapak pada PNS pada saat pandemi waktu itu saja belum bapak lunasi," ucap Irma.

Irma bercerita, sejumlah PNS yang dipotong gaji dan tunjuangannya untuk keperluan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangani pandemi belum dilunasi sampai kini.

"Mengenai pinjaman gaji para PNS yang bapak gunakan untuk menangani pandemi pada saat itu? Beberapa PNS menyatakan bahwa beberapa persen dari gaji mereka belum dikembalikan oleh bapak," jelas Irma.

Irma mempertanyakan tindak lanjut Anies terkait hal tersebut. Terlebih, Anies kini dicalonkan maju sebagai bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Jadi bagaimana pertanggung jawaban bapak nantinya untuk hal tersebut dan untuk kesejahteraan Indonesia ke depannya?" lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Penuh PKB Gabung Dukung Ganjar, PPP Singgung Soal Kekuatan Islam Nasionalis

Dukung Penuh PKB Gabung Dukung Ganjar, PPP Singgung Soal Kekuatan Islam Nasionalis

Kotak Suara | Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:48 WIB

Para Ketum Parpol Pengusung Ganjar Bakal Duduk Bareng dalam Waktu Dekat, Tentukan Nama Cawapres?

Para Ketum Parpol Pengusung Ganjar Bakal Duduk Bareng dalam Waktu Dekat, Tentukan Nama Cawapres?

Kotak Suara | Kamis, 31 Agustus 2023 | 13:57 WIB

Jokowi Kasih Lampu Hijau Prabowo Soal Nama Koalisi Indonesia Maju: Gak Ada Patennya

Jokowi Kasih Lampu Hijau Prabowo Soal Nama Koalisi Indonesia Maju: Gak Ada Patennya

Kotak Suara | Kamis, 31 Agustus 2023 | 12:47 WIB

Bak Balapan di Sirkuit, Kini Elektabilitas Ganjar Salip Prabowo di Survei LSI, Kompas dan SMRC

Bak Balapan di Sirkuit, Kini Elektabilitas Ganjar Salip Prabowo di Survei LSI, Kompas dan SMRC

Kotak Suara | Kamis, 31 Agustus 2023 | 10:59 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB