Analisis Yusril PBB Soal Nasib Jokowi di Penghujung Masa Jabatan Presiden

Erick Tanjung Suara.Com
Rabu, 13 September 2023 | 03:05 WIB
Analisis Yusril PBB Soal Nasib Jokowi di Penghujung Masa Jabatan Presiden
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra berpendapat soal nasib Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya. Hal itu disampaikannya melalui wawancara belum lama ini dengan Akbar Faisal.

Yusril yang juga ahli hukum tata negara itu berpandangan, Jokowi beruntung tidak memiliki pertanggungjawaban presiden kepada MPR seperti yang terjadi pada presiden ketiga BJ Habibie.

"Beruntungnya Pak Jokowi itu karena tidak adalagi pertanggungjawaban presiden kepada MPR," ungkap Yusril Ihza dikutip melalui kanal Youtube Akbar Faisal Uncensored.

Dia juga mengemukakan, pertanggungjawaban kepada partai pun seharusnya tidak secara formal. Kecuali PDIP memiliki konflik atau sengaja mencari masalah dengan Jokowi di akhir masa jabatan.

"Nah pertanggungjawaban kepada partai memang tidak, kan secara formal pertanggungjawabannya kepada rakyat secara langung" kata Dia.

"Kecuali partainya itu ada konflik dengan presiden, bisa saja sebelum akhir masa jabatan dia (PDIP) cari masalah dengan presiden," imbuhnya.

Tetapi, kata dia, memang yang harus diperhatikan Jokowi adalah bagaimana akhir masa jabatannya itu khusnul khotimah. Selain itu, memastikan tugas presiden baru untuk meyakinkan kepada rakyat bahwa namanya presiden pasti banyak kekurangan dan kesalahan.

"Tapi yang memang harus dipikirkan beliau sebenarnya adalah bagaimana akhir jabatannya itu khusnul khotimah," kata Yusril.

"Dan kemudian sesudah tidak menjabat lagi bagaimana tugas dari presiden yang baru untuk meyakinkan kepada rakyatnya yang namanya presiden itu kan ada kekurangan ada kesalahannya juga," lanjutnya.

Dia menambahkan, Jokowi harus tahu cara meminimalisir supaya tidak muncul tuntutan-tuntutan seperti yang terjadi pada presiden ke-2 Indonesia Soeharto. Jokowi harus memastikan presiden selanjutnya memiliki jiwa yang besar dan tidak mempersoalkan kebijakan presiden sebelumnya.

"Bagaimana caranya memaintain situasi supaya tidak muncul tuntutan-tuntutan yang begitu banyak seperti Pak Harto dulu kan," ujarnya.

"Jadi untuk Pak Jokowi ini sebenranya bagaimana presiden yang akan datang itu harus berjiwa besar tidak lagi mempersoalkan detail apa yang dilakukan presiden sebelumnya," pungkasnya.

____________________

Kontributor: Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI