Apa itu Sumbu Filosofi Yogyakarta? Warisan Budaya Dunia UNESCO dari Indonesia

Rifan Aditya

Selasa, 19 September 2023 | 14:24 WIB
Apa itu Sumbu Filosofi Yogyakarta? Warisan Budaya Dunia UNESCO dari Indonesia
Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta alias Tugu Jogja - (SUARA.com/Rosiana) - Apa itu Sumbu Filosofi Yogyakarta? Warisan Budaya Dunia UNESCO dari Indonesia

Suara.com - Baru-baru ini badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, UNESCO, menetapkan Sumbu FIlosofi Yogyakarta sebagai salah satu warisan budaya dunia. Meski demikian masih banyak yang bertanya sebenarnya apa itu Sumbu Filosofi Yogyakarta?

Penetapan status tersebut dilakukan pada sidang yang dihadiri Wakil Gubernur Yogyakarta, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X. sumbu Filosofi sendiri diterima sepenuhnya tanpa sanggahan jadi Warisan Budaya Dunia, sesuai dengan dokumen penetapan WHC 2345.COM 8B.39 pada 18 September 2023 lalu.

Apa Itu Sumbu Filosofi Yogyakarta?

Sumbu Filosofis Yogyakarta sendiri disebutkan sebagai The Cosmological Axis of Yogyakarta and It’s Historic Landmark dalam laman X dari UNESCO pada @UNESCO.

Dibangun pada abad ke-18 oleh Sultan Mangkubumi dan telah berlanjut sejak saat itu sebagai pusat pemerintahan dan tradisi budaya Jawa, sumbu ini diposisikan untuk menghubungkan Gunung Merapi dan Samudera Hindia, dengan keraton di pusatnya.

Sultan Hamengku Buwana I menata Kota Yogyakarta membentang dari arah Utara ke Selatan dengan membangun Keraton Yogyakarta sebagai titik pusatnya. Beliau juga mendirikan Tugu Golong-gilig di sisi Utara keraton, dan Panggung Krapyak di sisi Selatannya.

Dari ketiga titik ini jika ditarik garis lurus maka akan membentuk sumbu imajiner yang dikenal dengan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Secara simbolis, sumbu ini menjadi lambang keselarasan dan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan-nya, dan manusia dengan manusia lainnya.

Dilihat dari sisi lain, sumbu ini juga melambangkan keselarasan antara alam dengan lima elemen utamanya, api dari Gunung Merapi, tanah dari bumi Yogyakarta, air dari Laut Selatan, angin, dan akasa.

Ditetapkan dengan Beberapa Kriteria

baca juga

Sebelumnya seperti telah diketahui secara luas, UNESCO juga pernah menetapkan beberapa warisan lain yang cukup dikenal. Mulai dari Kompleks Candi Borobudur, Kompleks Candi Prambanan, Situs Prasejarah Sangiran, Sistem Subak sebagai Manifestasi Tri Hita Karana, dan Tambang Batubara Ombilin di Sawahlunto.

Penetapan Sumbu FIlosofis Yogyakarta ini kemudian jadi kali berikutnya, karena dianggap memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan.

Sumbu Filosofis Yogyakarta dianggap menunjukan pertukaran nilai dan gagasan penting antara berbagai sistem kepercayaan, mulai dari animisme, Hindu, Buddha, Islam Sufi, hingga pengaruh dari Barat.

Itu tadi sekilas tentang apa itu Sumbu Filosofi Yogyakarta yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Semoga menjadi artikel menambah wawasan kalian tentang kota Jogja dan budayanya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Sumbu Filosofi Yogyakarta yang Perlu Diketahui usai Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia

6 Fakta Sumbu Filosofi Yogyakarta yang Perlu Diketahui usai Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia

Jogja | Selasa, 19 September 2023 | 09:55 WIB

Keraton Yogyakarta Revitalisasi Beteng Wetan, Puluhan Rumah Warga Dibongkar

Keraton Yogyakarta Revitalisasi Beteng Wetan, Puluhan Rumah Warga Dibongkar

Jogja | Rabu, 13 September 2023 | 15:55 WIB

Melihat Beragan Warisan Budaya Korea-ASEAN di Museum Nasional

Melihat Beragan Warisan Budaya Korea-ASEAN di Museum Nasional

Foto | Rabu, 06 September 2023 | 17:02 WIB

Dangdut Resmi Diusulkan ke UNESCO sebagai Warisan Tak Benda dari Indonesia

Dangdut Resmi Diusulkan ke UNESCO sebagai Warisan Tak Benda dari Indonesia

Your Say | Kamis, 31 Agustus 2023 | 18:27 WIB

Terkini

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

×