Jawaban Ganjar Ditanya Najwa Shihab Soal Keinginan Perkuat Polri: Sistem Dan Aktornya Harus Diperbaiki

Rabu, 20 September 2023 | 11:25 WIB
Jawaban Ganjar Ditanya Najwa Shihab Soal Keinginan Perkuat Polri: Sistem Dan Aktornya Harus Diperbaiki
Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo saat berbicara dalam acara yang digelar Mata Najwa bertajuk "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (19/9/2023). (Dok. Tim Ganjar)

Suara.com - Bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo menegaskan, jika dirinya terpilih menjadi presiden akan memperkuat Polri. Menurutnya, ada dua hal yang akan dilakukannya untuk mereformasi tubuh Polri agar lebih kuat.

Itu disampaikan Ganjar ketika menghadiri acara yang digelar Mata Najwa bertajuk "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (19/9/2023).

Awalnya Ganjar menegaskan, jika dirinya akan memperkuat Polri sebagaimana dirinya akan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan.

"Sama mba, polisi saya kira (diperkuat)," kata Ganjar.

Najwa selaku pembawa acara lantas bertanya kepada Ganjar apakah Polri kekinian sudah terlalu kuat. Ganjar lantas menjawab bukan hal itu yang dimaksud.

Ganjar kemudian menyinggung adanya tim percepatan reformasi hukum yang salah satu anggotanya Najwa sendiri. Menurutnya, apa yang direkomendasikan dari tim itu harusnya dijalankan betul-betul.

"Mustinya dipakai dong suka atau pun tidak suka tinggal kita berbicara, tapi kan itu ya maka bagaimana caranya. Cara diberikan kepada publik sebagai bentuk partisipasi dan akuntability, maka kemudian semuanya akan didorong bagaimana itu bisa lahir," tuturnya.

Najwa kembali bertanya soal reformasi Polri, dari sekian banyak hal, reformasi mana yang akan dilakukan Ganjar untuk lebih memperkuat Polri. Ganjar lantas menjawab ada dua hal yakni memperbaiki sistem dan aktornya.

"Dua, satu sistem dua aktor," jawab Ganjar.

Baca Juga: Sebut Bantuan Dana Parpol Rp27 M yang Diterima PDIP Sangat Kecil, Ganjar: Publik Lalu Mau Dapat Pemimpin dari Partai?

"Apa yang terjadi ketika sistemnya baik aktornya nggak baik terlihat kan nggak jadi mba. Ketika sistemnya kurang baik, aktornya lebih dominan itu bisa lebih men-drive. Maka ada dua, maka yang harus dilakukan adalah sistem yang kemudian diperbaiki dan memilih aktor. Tentu ini bukan suatu hal yang mudah seperti yang saya ucapkan hari ini, tapi harus saya sampaikan karena anda bertanya," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI