Penerapan Ganjil-Genap di Jalan yang Dilalui LRT Jabodetabek Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Pemprov DKI

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 25 September 2023 | 17:35 WIB
Penerapan Ganjil-Genap di Jalan yang Dilalui LRT Jabodetabek Belum Bisa Diterapkan, Ini Alasan Pemprov DKI
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui adanya usulan untuk menerapkan aturan ganjil genap kendaraan di jalan yang dilintasi LRT Jabodebek. Namun, kebijakan tersebut belum bisa diterapkan dalam waktu dekat.

Syafrin berujar, sebelum menerapkan ganjil genap, pihaknya harus lebih dahulu melakukan analisa kinerja lalu lintas alias traffic. Sementara, pengkajian itu baru bisa dilakukan setelah LRT Jabodebek menerapkan tarif komersil.

Hingga 30 September nanti, angkutan berbasis rel itu masih menerapkan tarif promo sebesar Rp5 ribu ke semua stasiun. Selama masa promo, kinerja lalu lintas tak bisa menjadi acuan.

"Terkait dengan hal tersebut saat ini tarif LRT Jabodebek masih tarif promo Rp5 ribu. Tentu jika kita lakukan analisis traffic tentu kurang ideal. Sehingga kami menunggu kapan tarif komersial mulai berlaku," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/9/2023).

Pertimbangan ganjil genap ini akan diberlakukan berdasarkan pertimbangan dari analisa tersebut. Jika nantinya kinerja lalu lintas masih tinggi atau macet, maka tak menutup kemungkinan pihaknya akan menerapkan ganjil genap.

"Baru pada saat itu kami akan melakukan analisis traffic dan melihat kerja jaringan di lintasan yang paralel dengan LRT Jabodebek," jelasnya.

"Karena sekarang masih tarif promo. Jadj analisis traffic belum dilakukan," tuturnya.

Usulan DPRD DKI 

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD DKI, Mohamad Taufik Zoelkifli mengusulkan penyesuaian kerja lalu lintas di jalan yang dilintasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Salah satu kebijakan yang diusulkan adalah penerapan ganjil genap kendaraan.

baca juga

Taufik mengaku sudah menyampaikan usulan ini kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo dalam rapat Komisi B beberapa waktu lalu.

"Saya kemarin di rapat sudah bicara ke Kadis Perhubungan bahwa perlu penyesuaian atau rekayasa lalu lintas kembali setelah LRT Jabedebek beroperasi," ujar Taufik saat dihubungi Suara.com, Rabu (20/9).

Selain ganjil genap, Taufik menilai pwrlu ada penyesuaian terkait angkutan kota (angkot) hingga bus Transjakarta dan transportasi umum lainnya yang menjadi pengumpan LRT Jabodebek. Dengan cara ini, maka Pemprov bisa mengoptimalkan operasional angkutan berbasis rel tersebut.

"(Mengusulkan) antara lain tentang Ganjil Genap. Selain itu juga menyusun rute-TJ dan angkot JakLingko di sepanjang rute LRT," ucapnya.

Selain mengoptimalkan LRT, upaya ini juga akan mengurangi kemacetan karena membantu peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Menurut Taufik, pihak Dishub akan mempertimbangkan usulan tersebut setelah melakukan kajian mendalam bersama sejumlah pihak.

"Mereka akan segera melaksanakannya. Tergantung dari hasil kajian Dishub. Kita berharap akan dilaporkan segera oleh Dishub," katanya.

Diketahui, LRT Jabodebek sudah mulai beroperasi sejak Agustus 2023 dan melintasi Cibubur, Cawang, Dukuh Atas, hingga Lintas Bekasi Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Klaim Pemadaman Lampu Hari Ozon Hemat Materiil Rp 146 Juta

Pemprov DKI Klaim Pemadaman Lampu Hari Ozon Hemat Materiil Rp 146 Juta

News | Minggu, 24 September 2023 | 15:39 WIB

DKI Jakarta Jadi DKJ, Gembong PDIP Minta Pemprov Mulai Bersiap Cetak Ulang e-KTP

DKI Jakarta Jadi DKJ, Gembong PDIP Minta Pemprov Mulai Bersiap Cetak Ulang e-KTP

Jakarta | Jum'at, 22 September 2023 | 21:01 WIB

Pasar Tanah Abang Sepi Pengunjung, Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Ajarkan Pedagang Berjualan di TikTok Shop

Pasar Tanah Abang Sepi Pengunjung, Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Ajarkan Pedagang Berjualan di TikTok Shop

News | Kamis, 21 September 2023 | 18:48 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×