RS Indonesia di Gaza Alami Krisis Obat hingga Operasi Tanpa Bius Usai Dituduh Antek Hamas

Chyntia Sami Bhayangkara | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 07 November 2023 | 16:32 WIB
RS Indonesia di Gaza Alami Krisis Obat hingga Operasi Tanpa Bius Usai Dituduh Antek Hamas
Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. (Antara)

Suara.com - Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza, Palestina sempat menjadi sasaran serangan Israel. Israel bahkan menuding bahwa RS Indonesia menjadi 'antek' Hamas.

Pasukan Pertahanan Israel atau IDF menuding bahwa ada kegiatan Hamas di RS Indonesia. Mereka bahkan menuduh ada terowongan Hamas hingga roket di sekitar rumah sakit.

Sempat menjadi sasaran serangan, RS Indonesia di Gaza ini masih menjadi rumah sakit yang menampung banyak korban kebrutalan serangan Israel.

RS Indonesia menjadi satu-satunya yang masih beroperasi di daerah Utara Gaza.

Soal kondisi RS Indonesia di Gaza, rekawan MER-C Indonesia, Fikri Rofiul Haq menampakkan keadaan rumah sakit tersebut. Dalam panggilan video yang ditayangkan kanal YouTube TvOne, tampak Fikri berada di aula rumah sakit.

"Saat ini saya berada di aula rumah sakit di mana menjadi jalan bagi warga Palestina yang terluka, ini juga tempat mengantre obat," ujar Fikri.

Aula RS Indonesia (YouTube)
Aula RS Indonesia (YouTube)

"Di belakang saya baru saja pasien yang dilarikan yang masih terus dirawat, keramaian warga di belakang saya itu juga pengungsi yang mengamankan diri, tercatat lebih dari 2000 pengungsi," imbuhnya.

Penyerangan Israel ke lokasi-lokasi terdekat RS Indonesia membuat rumah sakit tersebut menjadi bagian penting. Pasalnya rumah sakit ini menjadi yang terbesar di Utara Gaza.

"Memang pada hari selasa lalu, menyerang pasar yang dekat rumah sakit yang membuat meninggalnya ratusan dan Rabu juga pembantaian sadis enam bom yang beratnya masing-masing 6 ton ke kamp pengungsian memakan korban jiwa yang begitu banyak dan ratusan luka-luka," ujar Fikri.

"Semua dilarikan ke rumah sakit Indonesia, RS Indonesia terbesar kedua di Palestina," imbuhnya.

Kemudian Fikri beralih ke ruang gawat darurat yang biasa menampung pasien kritis. Terdapat deretan ranjang rumah sakit dan alat-alat medis, sayangnya RS Indonesia tengah mengalami krisis obat dan bahan bakar. 

Ruang Gawat Darurat RS Indonesia di Gaza (YouTube)
Ruang Gawat Darurat RS Indonesia di Gaza (YouTube)

"Sampai saat ini ruang gawat darurat menampung [korban] yang mengalami kritis, tapi RS Indonesia krisis obat dan bahan bakar," kata Fikri.

"Sampai saat ini seluruh rumah sakit krisis obat dan bahan bakar sehingga para dokter melakukan operasi tanpa obat bius," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tuduhan Serius Israel, RS Indonesia di Palestina Dituding Markas Hamas hingga Ada Peluncur Roket

5 Tuduhan Serius Israel, RS Indonesia di Palestina Dituding Markas Hamas hingga Ada Peluncur Roket

News | Selasa, 07 November 2023 | 16:18 WIB

Mengenal Palestina: Komoditas, Kondisi Ekonomi dan Luas Wilayah yang Dicaplok Israel

Mengenal Palestina: Komoditas, Kondisi Ekonomi dan Luas Wilayah yang Dicaplok Israel

Bisnis | Selasa, 07 November 2023 | 15:33 WIB

Awalnya Tak Peduli Perang di Gaza, Pak RT Jelasakan Alasan Warga Palmerah Kompak Pasang Bendera Palestina

Awalnya Tak Peduli Perang di Gaza, Pak RT Jelasakan Alasan Warga Palmerah Kompak Pasang Bendera Palestina

News | Selasa, 07 November 2023 | 15:18 WIB

5 Kasus Genosida Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah, Agresi Israel ke Palestina Termasuk?

5 Kasus Genosida Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah, Agresi Israel ke Palestina Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 07 November 2023 | 15:14 WIB

Bahas Palestina Bareng Deddy Corbuzier, Ustaz Buya Arrazy Ditegur Bang Onim: Ilmunya Baru Satu Persen

Bahas Palestina Bareng Deddy Corbuzier, Ustaz Buya Arrazy Ditegur Bang Onim: Ilmunya Baru Satu Persen

News | Selasa, 07 November 2023 | 16:27 WIB

Felicya Angelista Dinilai Takut Scarlett Kena Boikot Usai Unggah Video yang Diduga Pro Israel: Cari Aman

Felicya Angelista Dinilai Takut Scarlett Kena Boikot Usai Unggah Video yang Diduga Pro Israel: Cari Aman

Your Say | Selasa, 07 November 2023 | 14:33 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB