Keji! Militer Israel Pakai Tawanan Palestina buat Berlindung di Tepi Barat: Mata Ditutup, Tangan Diikat

Farah Nabilla | Elvariza Opita | Suara.com

Sabtu, 11 November 2023 | 11:16 WIB
Keji! Militer Israel Pakai Tawanan Palestina buat Berlindung di Tepi Barat: Mata Ditutup, Tangan Diikat
Asap hitam akibat serangan udara Israel memenuhi langit di desa Dayr Sharaf, Palestina, Kamis (2/11/2023). [Jaafar ASHTIYEH / AFP]

Suara.com - Israel kerap menuding salah satu faksi politik Palestina, Hamas, menggunakan human shield alias perisai manusia.

Maksudnya adalah pasukan Hamas menggunakan warga sipil untuk dijadikan tameng dan karena itulah Israel membombardir tempat-tempat warga sipil tanpa pandang bulu. Bahkan diketahui Israel tega menjatuhkan belasan rudal ke rumah sakit yang dijadikan tempat berlindung para warga.

Namun tampaknya tudingan ini tidak terlalu selaras dengan kenyataan di lapangan. Pasalnya dikutip dari video viral unggahan akun Twitter @QudsNen, pasukan darat Israel malah menggunakan tawanan Palestina untuk dijadikan perisai manusia di kawasan Tepi Barat.

Pasukan pendudukan Israel menggunakan tawanan Palestina sebagai perisai manusia dalam konfrontasi di kamp pengungsi Al-Arroub, di Tepi Barat yang diduduki,” begitulah caption dari videonya, dikutip pada Jumat (10/11/2023).


Dalam video berdurasi 18 detik itu terlihat sejumlah kendaraan militer yang diduga dimiliki pasukan Israel. Tampak pula sekelompok tentara yang memegang senjata api dalam posisi siaga.

Sekilas terdengar teriakan kencang dari sisi perekam video, diduga adalah para warga Palestina yang berada di kamp pengungsi Al Arroub dan berusaha menghalau pasukan Israel yang tega menggunakan seorang warga sipil sebagai perisai.

Warga sipil yang dimaksud adalah seorang pria berpakaian hitam yang terlihat duduk bersimpuh dalam keadaan ditutup matanya di dekat kendaraan militer Israel. Dilihat dari minimnya gerakan, tampaknya warga sipil yang dijadikan perisai manusia itu dalam keadaan diikat.

Tentu saja video ini semakin membuat banyak warganet mendidih, apalagi karena agresi militer Israel sejak tanggal 7 Oktober 2023 telah mengakibatkan 10 ribu lebih warga Palestina meninggal dunia.

Siapa coba yang sekarang pakai perisai manusia…” komentar warganet.

Gitu mereka bilang Palestina pakai anak-anak sebagai perisai,” cemooh yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Leila Khaled, Simbol Perlawanan Perempuan Palestina

Ulasan Buku Leila Khaled, Simbol Perlawanan Perempuan Palestina

Your Say | Jum'at, 10 November 2023 | 16:22 WIB

Setelah Aldi Taher, Kini Atta Halilintar Ungkap Keinginan Adopsi Anak Palestina

Setelah Aldi Taher, Kini Atta Halilintar Ungkap Keinginan Adopsi Anak Palestina

Entertainment | Jum'at, 10 November 2023 | 16:19 WIB

MUI: Haram Hukumnya Membeli Produk Pro Israel

MUI: Haram Hukumnya Membeli Produk Pro Israel

Lifestyle | Jum'at, 10 November 2023 | 15:57 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB