Tank-tank Israel Tutup Akses Rumah Sakit Utama di Gaza, Bayi dan Pasien Dibiarkan Sekarat

Chandra Iswinarno

Selasa, 14 November 2023 | 15:36 WIB
Tank-tank Israel Tutup Akses Rumah Sakit Utama di Gaza, Bayi dan Pasien Dibiarkan Sekarat
Kondisi Bayi Prematur di Rumah Sakit di Gaza Palestina (TikTok/@hasslizzalailly)

Suara.com - Sejumlah rumah sakit utama yang berada di Gaza dikepung militer Israel. Bahkan, tank-tank Israel tersebut telah menutup akses keluar masuk rumah sakit hingga menyebabkan pasien dan bayi yang sedang dalam perawatan dibiarkan sekarat karena kekurangan bahan bakar.

Dari laporan Kementerian Kesehatan Gaza terungkap sejak akhir pekan lalu hingga kini jumlah korban tewas di Rumah Sakit Al Shifa, salah satu rumah sakit terbesar di Gaza, telah mencapai 34 orang akibat dihentikannya suplai bahan bakar.

"Korban terbaru termasuk 27 pasien dewasa dalam perawatan intensif dan tujuh bayi," kata wakil menteri kesehatan di Jalur Gaza, Youssef Abu Rish kepada AFP.

Ahli bedah di Rumah Sakit Al Shifa Ahmed El Mokhallalati mengungkapkan, suasana blokade yang dilakukan oleh tank-tank militer Israel. Keberadaan pasukan Israel tersebut membuat semua orang yang berada di dalam rumah sakit semakin sulit bergerak.

"Tank-tank tersebut berada di depan rumah sakit. Kami berada di bawah blokade penuh. Ini adalah wilayah yang sepenuhnya sipil. Hanya fasilitas rumah sakit, pasien rumah sakit, dokter dan warga sipil lainnya yang tinggal di rumah sakit. Seseorang harus menghentikan hal ini," katanya melalui telepon.

Tak hanya memblokade rumah sakit, sejumlah fasilitas pendukung yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit menjadi sasaran pengeboman tank-tank dan pesawat Israel.

"Mereka mengebom tangki (air), mengebom sumur air, dan juga mengebom pompa oksigen. Mereka mengebom semua yang ada di rumah sakit. Jadi kita sulit bertahan. Kami sampaikan kepada semua orang, rumah sakit bukan lagi tempat yang aman untuk merawat pasien. Kami merugikan pasien dengan menahan mereka di sini.”

Dilansir dari Alarabiya, Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Gaza Qidra mengatakan, di gerbang rumah sakit ditempatkan satu tank Israel, sedangkan penembak jitu dan drone Israel menembaki rumah sakit.

"Kami terkepung dan berada dalam lingkaran kematian," katanya.

baca juga

Militer Israel sendiri memerintahkan warga sipil angkat kaki dari kawasan tersebut. Sedangkan, petugas medis mengirim pasien ke tempat lain. Pihak Israel sendiri hanya memberikan 300 liter bahan bakar solar dan mendesak pihak rumah sakit agar segera mengevakuasi bayi dari bangsal.

Adapun bahan bakar tersebut untuk menyalakan generator darurat di pintu masuk rumah sakit, namun tawaran tersebut diblokir oleh Hamas.

Untuk diketahui, Qidra mengungkapkan 300 liter bahan bakar hanya akan memberi daya rumah sakit setengah jam. Padahal untuk operasional, RS Shifa membutuhkan 8.000-10.000 liter bahan bakar per hari yang disalurkan oleh Palang Merah atau badan internasional.

Selain RS Al Shifa, RS Al-Quds, rumah sakit terbesar kedua di Gaza Utara juga berhenti berfungsi.

Seperti halnya RS Al Shifa, Bulan Sabit Merah Palestina menyebut area rumah sakit dikepung dan menyebabkan konvoi kendaraan palang merah yang dikirim untuk evakuasi pasien dan staf tidak bisa mencapai lokasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wawancara Terakhir Dokter Hammam Alloh Sebelum Meninggal di Gaza: Kalau Saya Pergi Siapa yang Rawat Pasien?

Wawancara Terakhir Dokter Hammam Alloh Sebelum Meninggal di Gaza: Kalau Saya Pergi Siapa yang Rawat Pasien?

Lifestyle | Selasa, 14 November 2023 | 15:15 WIB

Potret Pilu RS Indonesia di Gaza: Pasien Bocor Kepala Operasi di Koridor, Dibantu Pakai Lampu HP

Potret Pilu RS Indonesia di Gaza: Pasien Bocor Kepala Operasi di Koridor, Dibantu Pakai Lampu HP

News | Selasa, 14 November 2023 | 14:13 WIB

Relawan MER-C Hilang Kontak di Gaza, Ayah: Dia Hafiz Quran, Cita-cita Jadi Ulama

Relawan MER-C Hilang Kontak di Gaza, Ayah: Dia Hafiz Quran, Cita-cita Jadi Ulama

News | Selasa, 14 November 2023 | 13:07 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×