Lewat JakSehat, Pemprov DKI Layani Kesehatan Berkualitas dan Terintegrasi

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 29 November 2023 | 16:15 WIB
Lewat JakSehat, Pemprov DKI Layani Kesehatan Berkualitas dan Terintegrasi
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meresmikan gedung baru dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalideres dan RSUD Kembangan di Jakarta Barat, Kamis (19/11/2023). [Dok: Fakhri Fuadi Muflih/Suara.com]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terintegrasi bagi masyarakat. Salah satunya dengan meluncurkan super-qpp (aplikasi super) JakSehat.

 Pelaksana Tuga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyatakan, JakSehat merupakan implementasi dari transformasi pelayanan kesehatan, untuk menjamin semua orang mempunyai akses layanan kesehatan yang promotif, preventif, kuratif, serta rehabilitatif dengan mutu yang memadai.

 "JakSehat adalah super-app Dinas Kesehatan yang mengintegrasikan seluruh aplikasi di Dinas Kesehatan dan jajaran melalui pendekatan komprehensif," ujar Ani dalam keterangannya, Rabu (29/11/2023).

 Lewat JakSehat, kata Ani, masyarakat diharapkan bisa dengan mudah mendapatkan akses layanan kesehatan yang promotif dan preventif. Selain itu, aplikasi ini juga bisa dipakai untuk menjangkau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jakarta.

"JakSehat memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, khususnya puskesmas dan rumah sakit umum daerah di DKI Jakarta dengan cepat, mudah, serta efisien," katanya.

 Beberapa fitur unggulan yang dimiliki JakSehat di antaranya e-reg online, yaitu fitur mendaftar Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) secara daring. Dengan cara ini, masyarakat tak perlu repot datang lebih dulu ke fasilitas kesehatan (faskes) hanya untuk mendaftar.

 Sudah ada 289 puskesmas dan 32 Rumah Sakit Umum Daerah yang terhubung dengan aplikasi JakSehat untuk fitur e-registration atau pendaftaran online. "Pendaftaran juga bisa disesuaikan dengan fleksibilitas pasien dan dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya," tuturnya.

 Selain itu, JakSehat juga memiliki fitur Sahabat Jiwa yang membuka kesempatan masyarakat untuk melakukan self asessment atau pemeriksaan diri mengenai masalah kejiwaan. Jika ada masalah, pasien akan dirujuk untuk bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan psikolog klinis yang ada.

 Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang menyediakan data kesehatan/penelitian di bidang kesehatan bagi peneliti/akademisi yang membutuhkan akses data/informasi kesehatan.

baca juga

"Juga termasuk fitur lain, seperti sertifikat higiene sanitasi dan layak nikah yang dapat diunduh langsung melalui aplikasi JakSehat, tanpa harus mengambil sertifikat ke puskesmas tempat pemeriksaan," jelas Ani.

Masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi JakSehat untuk memanggil ambulans 118, jika membutuhkan transportasi gawat darurat. Bahkan, Dinkes DKI juga telah berkolaborasi dengan perusahaan penyedia angkutan online, Grab, untuk transportasi masyarakat buat kontrol atau berobat ke Puskesmas atau RSUD di DKI Jakarta, dengan harga khusus yang relatif terjangkau melalui aplikasi Jak Antar.

Ani juga mengungkapkan, pihaknya terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan dengan masyarakat di DKI Jakarta, terutama untuk wilayah-wilayah yang belum memiliki fasilitas kesehatan milik pemerintah. Pihaknya telah mengupayakan pendekatan dengan pihak lain dalam upaya memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 "Tentu saja, kami pun tetap memantau mutu layanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjutan, sebagai jaminan kualitas layanan kesehatan yang diterima," terangnya.

 Demi memastikan akses merata terhadap layanan kesehatan di seluruh wilayah Jakarta, Dinkes DKI juga menjalankan amanah program Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) dan Ketuk Pintu Layanan dengan Hati (KPLDH).
Amanah ini mengutamakan tindakan preventif, promotif, kuratif, hingga rehabilitatif yang bergerak secara aktif dengan mendatangkan petugas kesehatan dari rumah ke rumah warga di seluruh kelurahan di DKI Jakarta.

"Program ini sangat berperan dalam memberikan akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat DKI Jakarta secara merata," pungkas Ani.

Apresiasi DPRD DKI

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Johnny Simanjuntak mengapresiasi peluncuran aplikasi JakSehat. Menurutnya, penting bagi Pemprov DKI memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan.

"Ini sebuah langkah yang bagus, menurut saya, membuat masyarakat mengetahui rumah sakit mana yang (sedang) penuh dan sebagainya," ucap Johnny.

Namun, ia memberikan catatan kepada Dinkes DKI agar mengoptimalkan aplikasi itu. Tak hanya memudahkan pendaftaran dan informasi awal saja, tetapi perangkat lunak tersebut harus bisa dimanfaatkan masyarakat yang sakit hingga sembuh.

 "Harus kita lihat secara komprehensif, pelayanan dokter-dokternya oke enggak? Kemudian juga alat-alat kesehatannya, tenaga perawatnya seperti apa, ketika masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) berapa lama di IGD. Kemudian bagaimana proses pasien mendapatkan kamar inap, terus bagaimana untuk kontrol," pungkasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Warga Kembangan Jadi Kelinci Percobaan Nyamuk Wolbachia, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Bantah Warga Kembangan Jadi Kelinci Percobaan Nyamuk Wolbachia, Ini Penjelasan Dinkes DKI

News | Rabu, 29 November 2023 | 11:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Tidak Ambil Alih Gedung KNPI

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Tidak Ambil Alih Gedung KNPI

News | Minggu, 26 November 2023 | 20:20 WIB

Target 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2030, Pemprov DKI Tempuh Berbagai Upaya

Target 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2030, Pemprov DKI Tempuh Berbagai Upaya

News | Senin, 20 November 2023 | 12:12 WIB

7 Fakta Suami Nekat Bunuh Istri Karena Tak Dipinjami Rp 50 Miliar, Selingkuhan Ikut Bantu

7 Fakta Suami Nekat Bunuh Istri Karena Tak Dipinjami Rp 50 Miliar, Selingkuhan Ikut Bantu

Lifestyle | Jum'at, 17 November 2023 | 19:26 WIB

Siapkan Dokter Spesialis Kejiwaan, RSUD Tangerang Sediakan Layanan Konsultasi Jiwa untuk Caleg Gagal

Siapkan Dokter Spesialis Kejiwaan, RSUD Tangerang Sediakan Layanan Konsultasi Jiwa untuk Caleg Gagal

News | Jum'at, 17 November 2023 | 02:25 WIB

29 Warga Jakarta Terpapar Cacar Monyet, Dinkes DKI: Penyebabnya Diduga Homoseksual

29 Warga Jakarta Terpapar Cacar Monyet, Dinkes DKI: Penyebabnya Diduga Homoseksual

News | Senin, 13 November 2023 | 16:08 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB