Bantah Warga Kembangan Jadi Kelinci Percobaan Nyamuk Wolbachia, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Rabu, 29 November 2023 | 11:09 WIB
Bantah Warga Kembangan Jadi Kelinci Percobaan Nyamuk Wolbachia, Ini Penjelasan Dinkes DKI
Ilustrasi nyamuk Wolbachia. [Ist]

Suara.com - Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama, memastikan nyamuk wolbachia aman bagi masyarakat.

Wolbachia sendiri merupakan nyamuk yang akan disebar untuk menekan angka penyebaran demam berdarah dengue atau (DBD), yang desebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti.

Ngabila menjelaskan nyamuk wolbachia sebelumnya telah melewati proses penelitian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lewat peneliti independen.

Dari hasil tersebut, efek wolbachia sangatlah kecil, dan tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Penyataan itu sekaligus untuk mempertegas kalau warga Jakarta Barat bukanlah sebagai kelinci percobaan untuk penyebaran nyamuk wolbachia.

"Manusia bukan kelinci percobaan, karena saat ini fasenya sudah perluasan best practice inovasi di Yogyakarta untuk enam daerah lainnya," kata Ngabila, dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Rabu (29/11/2023).

Selain itu Ngabila juga menganggap pemberitaan yang menyebut wolbachia memiliki efek negatif merupakan tidak benar alias hoaks. Dia memastikan penyebaran nyamuk wolbachia telah dijawab oleh hasil penelitian ilmiah.

"Implementasi inovasi yang data driven policy itu no debat karena dasar penelitian yang kuat terpublikasi secara Internasional, ini juga sangat efektif untuk penurunan kasus, perawatan DBD di RS dan fogging 80-90 persen," jelasnya.

Sebar Nyamuk Wolnachia

Sebelumnya Pemprov DKI menjadi pilot project penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan menyebar nyamuk wolnachia di wilayah Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

baca juga

Nyamuk ini diklaim dapat membunuh nyamuk DBD, sehingga tidak bisa bisa menyebarkan penyakit mematikan tersebut.

Kasudinkes Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan penyebaran nyamuk walbachia masih menunggu kesepakatan antara Wali Kota Jakbar dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kita lagi finalisasi draf MoU antara bapak Wali Kota dengan Kementerian Kesehatan. Insyaallah bisa segera dituntaskan dan awal Desember seluruh rencana bisa dirilis," kata Erizon saat dikonfirmasi, Jumat (17/11/2023).

Erizon saat itu juga mengklaim penanganan DBD dengan nyamuk wolbachia terbukti 87 persen efektif saat diuji coba di beberapa wilayah, seperti Bantul, Sleman dan Yogya.

Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).

"Karena sudah terbukti menurunkan sampai 87 persen maka diimplementasikan di lima kota," kata Erizon.

Berdasarkan data Sudinkes angka DBD di Jakarta Barat selama Januari hingga Agustus 2023 mengalami fluktuasi.

Pada Januari, angka kasus demam berdarah di wilayah Jakarta Barat ada 132 kasus, Februari 94 kasus, Maret 105 kasus, April 125 kasus, Mei 95 kasus, Juni 80 kasus, Juli 66 kasus, dan Agustus 39 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan DBD dengan Nyamuk Wolbachia Lebih Hemat Rp 200 Juta Dibandingkan Fogging, Kok Bisa?

Penanganan DBD dengan Nyamuk Wolbachia Lebih Hemat Rp 200 Juta Dibandingkan Fogging, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 24 November 2023 | 19:40 WIB

Diklaim Bisa Atasi Tekan Kasus DBD, Begini Cara Kerja Nyamuk Wolbachia

Diklaim Bisa Atasi Tekan Kasus DBD, Begini Cara Kerja Nyamuk Wolbachia

Health | Jum'at, 24 November 2023 | 16:56 WIB

Fakta-Fakta Nyamuk Wolbachia: Bisa Menekan Kasus DBD

Fakta-Fakta Nyamuk Wolbachia: Bisa Menekan Kasus DBD

Lifestyle | Jum'at, 24 November 2023 | 10:52 WIB

Efek Gigitan Nyamuk Wolbachia, Diklaim Mampu Turunkan Penularan DBD

Efek Gigitan Nyamuk Wolbachia, Diklaim Mampu Turunkan Penularan DBD

Health | Rabu, 22 November 2023 | 20:58 WIB

5 Fakta Menarik Nyamuk Wolbachia, Ternyata Berhasil Turunkan Kasus DBD Hingga 77 Persen

5 Fakta Menarik Nyamuk Wolbachia, Ternyata Berhasil Turunkan Kasus DBD Hingga 77 Persen

Health | Selasa, 21 November 2023 | 10:09 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×