Konflik Hamas Vs Israel Bikin Dunia Pendidikan AS Terguncang, Banyak Rektor Dipecat

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 12 Januari 2024 | 18:25 WIB
Konflik Hamas Vs Israel Bikin Dunia Pendidikan AS Terguncang, Banyak Rektor Dipecat
Ilustrasi kampus di Amerika Serikat. (www.pexels.com)

Suara.com - Konflik di Timur Tengah, khususnya antara Israel dengan Hamas di Palestina tak hanya dirasakan oleh warga di dua wilayah itu. Efeknya meluas hingga ke Amerika Serikat.

Hal ini sebagaimana diungkap oleh J. Soedradjad Djiwandono yang merupakan Guru Besar Emeritus Ilmu Ekonomi, FEB UI Jakarta dan Adjunct Professor Ekonomi Internasional, S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

Dalam tulisan kolom opininya sebagaimana dikutip Suara.com, Jumat (12/1/2024), Soedradjad Djiwandono merasa sedih setelah membaca berita tentang dampak konflik Timur Tengah antara Israel dan Hamas.

Menurut dia, dampaknya telah meluas hingga mencakup kampus-kampus di Amerika Serikat (AS), yang mengakibatkan tekanan kuat pada beberapa presiden lembaga pendidikan tinggi untuk tunduk hingga mengundurkan diri mereka dari jabatan masing-masing.

Dia mengungkapkan, beberapa pekan lalu, hal ini menimpa Presiden Liz McGill dari Universitas Pennsylvania, dan yang terbaru adalah Presiden Universitas Harvard, Claudine Gay, yang digulingkan.

"Penyebab utamanya adalah kemerosotan kehidupan kampus akibat aksi anti-Semitisme di kampus, seperti terungkap dalam Sidang Kongres beberapa pekan lalu," tulis Soedradjad.

Dia mengungkapkan, ada tiga Rektor Universitas yang dipanggil untuk memberikan kesaksian di depan Komisi Pendidikan dan Ketenagakerjaan DPR; dua orang yang disebutkan di atas ditambah Presiden MIT Sally Kornblooth.

Salah satu alasannya adalah jawaban mereka atas pertanyaan yang diajukan oleh Perwakilan New York Elise Stefanik, yang meminta mereka menjawab dengan “Ya” atau “Tidak”; namun, seperti yang dilakukan Profesor Universitas, mereka memberikan jawaban yang panjang dan berkualitas.

"Saya sendiri pasti akan menjawab seperti yang dilakukan ketiga akademisi ini. Bagaimana seseorang bisa menjawab pertanyaan anti-Semitisme dengan jawaban ya atau tidak? Saya pasti tidak bisa mengerti," katanya.

Namun permasalahan sebenarnya justru melibatkan perasaan mahasiswa Yahudi, yang merasa kurang aman di kampus, seperti diberitakan.

Dan di Universitas Pennsylvania, tuntutan pengunduran diri juga datang dari seorang pengusaha kaya yang menyumbangkan banyak dana untuk universitas. Di mana pihak universiras lebih memilih memecat Presiden daripada kehilangan jutaan dolar sumbangan, sehingga dia mengajukan surat pengunduran dirinya.

"Dalam kasus Presiden Harvard Claudine Gay, ia diduga juga melakukan plagiarisme pada makalah akademisnya. Jika memang dia melakukan plagiarisme maka itu memalukan, namun tidak ada institusi akademis yang akan menoleransi plagiarisme di kalangan dosennya, apalagi rektor universitas,"

"Saya menjabat sebagai anggota Komite Etika Akademik di Universitas Teknologi Nanyang (NTU) selama beberapa tahun, dan menurut pengalaman saya, kami semua sangat sensitif ketika menyangkut masalah plagiarisme. Semua orang menanggapi hal ini dengan sangat serius, karena hal ini memang dianggap sebagai dosa besar bagi seorang akademisi," beber salah satu tokoh ekonomi senior Indonesia itu.

Dr Claudine Gay memberikan penjelasan sebagai semacam pembelaan mengenai kasus ini, dan dia tidak dikeluarkan dari staf pengajar Universitas Harvard. Namun, ini merupakan kisah yang menyedihkan bagi Harvard, bahwa dalam hampir 390 tahun sejarahnya, ini adalah pertama kalinya Universitas tersebut memiliki seorang sarjana perempuan sebagai Rektornya, dan dia terpaksa mengundurkan diri setelah hanya enam bulan memimpin universitas tersebut.

Salah satu institusi pendidikan tinggi paling bergengsi di Amerika, bahkan di dunia. Dan menyedihkannya, hal ini terjadi sebagai dampak dari Konflik Timur Tengah.

"Jadi, mari kita berharap hal ini berhenti sampai di sini, dan saya tidak perlu menulis di kolom berikutnya tentang pengunduran diri Presiden MIT Sally Kornblooth karena alasan yang sama dengan rekan-rekannya. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, ketiga orang ini, ditambah akademisi lain, seorang sejarawan dan ahli sejarah Yahudi juga hadir di Dengar Pendapat Kongres,".

"Semuanya merupakan cendekiawan perempuan yang telah meraih prestasi akademik selama bertugas di universitas masing-masing. Sangat disayangkan hal ini harus terjadi. Tentu saja, harus mengundurkan diri dari jabatan di universitas ternama pasti berdampak buruk bagi mereka yang mengalaminya, namun hal ini jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kematian akibat maraknya pemboman yang dilakukan tentara Israel terhadap anak-anak, wanita, dan orang tua di Gaza. Atau kematian warga Ukraina akibat serangan tentara Rusia, tapi ini juga sangat tidak perlu bukan?," tulis Soedradjad.

Jadi, kata dia, yang paling penting adalah serangan balik Israel terhadap Hamas di Gaza, yang telah mengakibatkan kematian 22.000 warga sipil, dan invasi Rusia ke Ukraina yang juga menyebabkan hilangnya begitu banyak nyawa manusia dan kehancuran Infrastruktur, ditambah jutaan lainnya. pengungsi ke negara-negara tetangga harus dihentikan, apapun yang terjadi, sehingga semua kematian yang tidak berguna, dan pemecatan akademisi tidak akan terjadi lagi, selamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Persoalan Geopolitik, Soedrajad Djiwandono Percaya Prabowo-Gibran Solusinya

Banyak Persoalan Geopolitik, Soedrajad Djiwandono Percaya Prabowo-Gibran Solusinya

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 17:41 WIB

Membedah Konspirasi 3 Negara Luar di Pilpres 2024, Ganjar-Mahfud Dibackup Tiongkok?

Membedah Konspirasi 3 Negara Luar di Pilpres 2024, Ganjar-Mahfud Dibackup Tiongkok?

News | Kamis, 11 Januari 2024 | 23:19 WIB

Natasha Wilona Kunjungi Penjara Terseram di Dunia, Ini Penampakannya

Natasha Wilona Kunjungi Penjara Terseram di Dunia, Ini Penampakannya

Entertainment | Kamis, 11 Januari 2024 | 07:30 WIB

Sadis! Polisi Tembak Mati Anak Istri, Lalu Bunuh Diri

Sadis! Polisi Tembak Mati Anak Istri, Lalu Bunuh Diri

News | Senin, 01 Januari 2024 | 11:12 WIB

Daftar Negara Paling Banyak Buka Situs Pornhub Selama 2023, Ada Indonesia?

Daftar Negara Paling Banyak Buka Situs Pornhub Selama 2023, Ada Indonesia?

Tekno | Senin, 25 Desember 2023 | 17:13 WIB

Huawei Segera IPO Tahun Depan, Tak Gentar Diblokir AS

Huawei Segera IPO Tahun Depan, Tak Gentar Diblokir AS

Tekno | Kamis, 21 Desember 2023 | 19:05 WIB

Diblokir AS, China Pilih Tetangga Indonesia untuk Produksi Chip

Diblokir AS, China Pilih Tetangga Indonesia untuk Produksi Chip

Tekno | Selasa, 19 Desember 2023 | 12:54 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB