Singgung Subsidi Pupuk, Mahfud: Petaninya Sedikit, Lahannya Sedikit, Kok Subsidinya Tiap Tahun Naik?

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 21 Januari 2024 | 20:22 WIB
Singgung Subsidi Pupuk, Mahfud: Petaninya Sedikit, Lahannya Sedikit, Kok Subsidinya Tiap Tahun Naik?
Ganjar-Mahfud MD pakai kemeja pecinta alam saat debat capres keempat. Youtube (KPU RI)

Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyinggung nasib pangan Indonesia yang kekinian disebutnya belum berdaulat. Menurutnya, kekinian petani dan lahannya makin sedikit tapi subsidinya semakin naik.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam penyampaian visi misinya di dalam Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).

Mahfud menilai, dengan kondisi yang dipaparkannya tersebut, menunjukan kejanggalan atau yang salah.

"Saudara sumber daya alam kita sangat kaya tapi pangan belum berdaulat, petani makin sedikit lahan pertanian semakin sedikit, tapi subsidi pupuk makin besar pasti ada yang salah. Petaninya sedikit, lahannya sedikit kok subsidinya setiap tahun naik. Pasti ada yang salah," kata Mahfud.

Kemudian, Mahfud juga menyebut kondisi laut berlimbah, udara penuh racun. Terlebih juga investasi masuk namun terjadi kerusakan lingkungan. Menurutnya, hal itu membuat sengsara rakyat.

"Laut kita berlimbah udara kita meracuni kita investor masuk industrialisasi terjadi lingkungan rusak rakyat menderita. Kemudian sumber daya alam menjadi sumber sengketa diantara rakyat dengan rakyat antara pemerintah dengan pemerintah," tuturnya.

Mahfud lantas mengutip ayat Al Quran Ar Rum ayat 30 yang isinya menyinggung kerusakan lingkungan yang dilakukan manusia.

"Telah terjadi kerusakan di bumi karena tingkah laku manusia di darat dan di laut ini ditunjukkan oleh Allah agar manusia sadar bahwa mereka telah merusak alam di negaranya yang dikuasai seharusnya oleh bangsanya," katanya.

Debat Keempat Pilpres 2024

Debat keempat Pilpres 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) mulai pukul 19.00 WIB. Dalam debat ini kembali mempertemukan tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.

Tema yang diangkat dalam debat yakni pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Berbeda dari sebelumnya, debat kali ini akan dikawal oleh dua moderator perempuan yakni Retno Pinasti dari SCTV dan Zilvia Iskandar dari Metro TV. Tayangan debat berlangsung selama 120 menit dibagi dalam enam segmen yang sudah disusun untuk debat.

Sebelum digelarnya debat, 11 panelis sudah diputuskan untuk merumuskan pertanyaan yang bakal dipilih secara acak untuk dijawab oleh Cak Imin, Gibran dan Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Tambang Ilegal Banyak Mafianya, Dibeking Aparat dan Pejabat

Mahfud MD: Tambang Ilegal Banyak Mafianya, Dibeking Aparat dan Pejabat

News | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:14 WIB

Bicara Nasib Petani Diabaikan Negara, Cak Imin Singgung Orang Punya Lahan 500 Ribu Hektare

Bicara Nasib Petani Diabaikan Negara, Cak Imin Singgung Orang Punya Lahan 500 Ribu Hektare

Kotak Suara | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:07 WIB

Pamer Program di Debat Keempat, Mahfud Sentil Food Estate: Gagal dan Merusak, Yang Bener Aja Rugi Dong!

Pamer Program di Debat Keempat, Mahfud Sentil Food Estate: Gagal dan Merusak, Yang Bener Aja Rugi Dong!

News | Minggu, 21 Januari 2024 | 20:07 WIB

Terkini

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:49 WIB

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:42 WIB

Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah

Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:35 WIB

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat

Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:27 WIB

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:17 WIB

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:14 WIB

Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis

Jaksa Bongkar Niat Jahat Nadiem Makarim: Tak Hanya Rencana, Tapi Dieksekusi Sistematis

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:09 WIB

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB

Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja

Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:47 WIB