Dianggap Receh Mahfud MD, Bos PT. Sritex Akui Greenflation Sangat Penting: Terima Kasih Mas Gibran

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 24 Januari 2024 | 16:57 WIB
Dianggap Receh Mahfud MD, Bos PT. Sritex Akui Greenflation Sangat Penting: Terima Kasih Mas Gibran
Cawapres 2024, Mahud MD, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Gibran Rakabuming Raka. [Suara.com/Alfian Winanto].

Suara.com - Pada debat keempat Pilpres 2024 Minggu 21 Januari 2024, Cawapres 03 Mahfud MD menganggap bahwa pertanyaan Cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka soal Greenflation sebagai 'receh'.

Namun, hal itu nampaknya mendapatkan sorotan juga dari Bos PT. Sritex, Iwan Lukminto. Dia menilai bahwa soal Greenflation ini sangat penting menjadi pembahasan pada debat keempat Pilpres 2024 kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Iwan Lukminto saat Cawapres 02 Gibran mengunjungi PT. Sritex Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga:

Dilihat dari unggahan akun YouTuber berita Surakarta dengan judul 'GIBRAN Sindir MAHFUD Bilang Receh Saat Debat!! Bos PT. SRITEX Akui Greenflation Penting Banget'

CEO PT Sritex, Iwan Lukminto dalam video awal dilihat dari unggahan tersebut memberikan hormat kepada Gibran yang sudah menyempatkan untuk melakukan silaturahmi.

"Yang saya hormati mas Gibran selaku Wali Kota Surakarta, dan sekaligus Calon Wakil Presiden Republik Indonesia, dan beserta semua tim sukses," katanya.

"Alhamdulillah kita bisa diberikan kesehatan di gedung Sritex ini dalam keadaan sehat walafiat bersama Mas Gibran," tambahnya.

Menurut dia, saat ini perusahaan Sritex terus berkomitmen untuk mengembangkan textile dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional.

"Sritex terus berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan industri textile, dan mewujudkan kedaulatan sandang, dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional," ucapnya.

Kata dia, TPT atau Tekstil dan Produksi Tekstil saat ini megalami penurunan akibat adanya regulasi yang lemah, geopolitik dan efek Covid-19.

"Ini yang kita ingin terus selesaikan, karena kita mempunyai hilirisasi sangat kurang saat ini, sekitar 50 persen, yang mungkin bisa kita tingkatkan lagi, dan lemahnya regulasi itu adalah import yang terlalu banyak," ungkapnya.

Sritex juga menginginkan bahwa di Jawa Tengah ini mempunyai income yang lebih tinggi lagi. Tentunya dengan mempersiapkan ekosistem, aturan import, serta membenahi hilirisasi dan mendorong para garmen di Indonesia.

"Saran kami, badan tekstil nasional ini sangat penting karena kami industri tekstil ini bersinggungan dengan 20 kementerian dan lembaga, terlalu banyak kami bersinggungannya, kami juga tidak punya suatu pos yang kuat misalnya diperdagangan kurang, jadi," sarannya.

Saat ini kata dia, investasi baru Rp 175 triliun untuk pengembangan tekstil. Dan saat ini pihaknya mempunyai targtkan penambahan tenaga kerja baru sebanyak 1 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Harta Jokowi Usai Sebut Presiden dan Menteri Boleh Kampanye

Jumlah Harta Jokowi Usai Sebut Presiden dan Menteri Boleh Kampanye

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:50 WIB

Gaduh Gibran Vs Tom Lembong! Bahlil Pasang Badan, Sebut ada Antek Asing

Gaduh Gibran Vs Tom Lembong! Bahlil Pasang Badan, Sebut ada Antek Asing

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:36 WIB

Kini Puji Etika Gibran Rakabuming, Gus Miftah Pernah Viral Gegara Isu Tarif Ceramah Rp3 Miliar

Kini Puji Etika Gibran Rakabuming, Gus Miftah Pernah Viral Gegara Isu Tarif Ceramah Rp3 Miliar

Lifestyle | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB