Reaksi Presiden Jokowi Setelah Diganjar Petisi UGM, UII, dan UI

Bernadette Sariyem | Suara.com

Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:46 WIB
Reaksi Presiden Jokowi Setelah Diganjar Petisi UGM, UII, dan UI
Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai mengecek harga pangan di Pasar Kota Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (1/2/2024). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Akademisi ramai-ramai menyampaikan petisi secara terbuka yang mengkritik Presiden Jokowi, karena dianggap melakukan penyimpangan kekuasaan menjelang Pilpres 2024.

Terbaru, Jumat (2/2/2024), civitas academica Universitas Indonesia (UI) mengeluarkan petisi yang menyatakan terdapat indikasi demokrasi yang terkoyak. 

Dalam petisinya, mereka menyebut "Negeri kami tampak kehilangan kemudi akibat kecurangan dalam perebutan kuasa, nihil etika, menggerus keluhuran budaya serta kesejatian bangsa."

Awalnya, petisi terhadap Presiden Jokowi dilancarkan sejumlah civitas academica Univesitas Gadjah Mada atau UGM Yogyakarta.

Dalam kritik yang disebut sebagai 'Petisi Bulaksumur' tersebut, para ilmuwan mengkritik Presiden Jokowi yang dianggap melakukan sejumlah tindakan menyimpang dari prinsip demokrasi, kerakyatan serta keadilan sosial.

Setelah UGM, civitas academica Universitas Islam Indonesia (UII) mempetisi Jokowi. mereka menilai terdapat kemunduran demokrasi melalui tingkah lalu serta kebijakan Presiden Jokowi menjelang Pilpres 2024.

Tak hanya itu, mereka juga menyebut adanya gejala pudarnya sikap kenegarawanan Jokowi. Indikatornya adalah putra sulung Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi No. 90/PUU-XXI/2023 yang kontroversial.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi menyebut semua petisi dari kalangan akademisi itu adalah hal biasa dalam negeri demokratis.

"Ya, itu hak demokrasi, setiap orang boleh berbicara, berpendapat, silakan," kata Jokowi seusai acara pembukaan Kongres XVI GP Ansor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat.

Sementara pihak istana yang diwakili Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, menegaskan kebebasan untuk menyampaikan pendapat, seruan, petisi, maupun kritik harus dihormati.

Namun, Ari menyebut pihak istana merasakan gelagat pembuatan narasi politik untuk kepentingan pemilu maupun pilpres.

"Akhir-akhir ini, terlihat ada upaya yang sengaja mengorkestrasi narasi politik tertentu untuk kepentingan elektoral. Strategi politik partisan seperti itu juga sah-sah saja dalam ruang kontestasi politik. Namun, ada baiknya kontestasi politik, termasuk dalam pertarungan opini, dibangun dalam kultur dialog yang substantif dan perdebatan yang sehat," tutur Ari Dwipayana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Pejabat Ini Dekat dengan Raffi Ahmad: Ada Johnny G Plate sampai Rafael Alun

Sederet Pejabat Ini Dekat dengan Raffi Ahmad: Ada Johnny G Plate sampai Rafael Alun

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:20 WIB

Soroti Aksi Sejumlah Civitas Akademika di Jogja Kritik Jokowi, Sri Sultan HB X: Kampus Tak Perlu Takut

Soroti Aksi Sejumlah Civitas Akademika di Jogja Kritik Jokowi, Sri Sultan HB X: Kampus Tak Perlu Takut

News | Jum'at, 02 Februari 2024 | 13:49 WIB

Viral Presiden Jokowi Menginap di Hotel Bintang 2 yang Sederhana Saat Kunjungan ke Wonogiri, Berapa Harga Permalamnya?

Viral Presiden Jokowi Menginap di Hotel Bintang 2 yang Sederhana Saat Kunjungan ke Wonogiri, Berapa Harga Permalamnya?

Lifestyle | Jum'at, 02 Februari 2024 | 13:22 WIB

Ungkit Etika saat Mundur, Sikap Mahfud MD Bisa Ditiru Menteri Lain di Kabinet Jokowi? Apa Penyebabnya?

Ungkit Etika saat Mundur, Sikap Mahfud MD Bisa Ditiru Menteri Lain di Kabinet Jokowi? Apa Penyebabnya?

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 12:38 WIB

Jokowi Bantah PDIP soal Menteri Tak Nyaman: Tak Perlu Dibesar-besarkan

Jokowi Bantah PDIP soal Menteri Tak Nyaman: Tak Perlu Dibesar-besarkan

News | Jum'at, 02 Februari 2024 | 12:09 WIB

Di Tengah Isu Mundur, Sri Mulyani Hadap Jokowi Seorang Diri di Istana Siang Ini

Di Tengah Isu Mundur, Sri Mulyani Hadap Jokowi Seorang Diri di Istana Siang Ini

Bisnis | Jum'at, 02 Februari 2024 | 12:04 WIB

Siap Tiru Gaya Jokowi di Pilpres 2019, Prabowo Ngaku Bakal Rangkul Rival Politik jika Menang

Siap Tiru Gaya Jokowi di Pilpres 2019, Prabowo Ngaku Bakal Rangkul Rival Politik jika Menang

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:50 WIB

Tak Biasa! Tiba-tiba Sri Mulyani Hadap Jokowi Siang Ini, Urusan Apa?

Tak Biasa! Tiba-tiba Sri Mulyani Hadap Jokowi Siang Ini, Urusan Apa?

Bisnis | Jum'at, 02 Februari 2024 | 11:46 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB