Setahun Disandera TPNPB-OPM, Pilot Susi Air Muncul Minta Dikirimkan Benda Ini

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 09 Februari 2024 | 06:38 WIB
Setahun Disandera TPNPB-OPM, Pilot Susi Air Muncul Minta Dikirimkan Benda Ini
Kondisi terkini pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang menjadi sandera TPNPB-OPM per Desember 2023. [Istimewa]

Suara.com - Pilot Susi Air asal Selandia Baru, Kapten Philip Mark Mehterns kembali muncul tepat pada satu tahun setelah dirinya disandera Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Melalui video yang tersebar, ia mengabarkan kondisinya sekaligus meminta dikirimkan sejumlah barang.

Baca Juga:

Pertempuran Sengit di Jateng, Bambang Pacul Akui Kalah Peluru dan Kalah Komandan

Akhirnya! Terungkap Arah Dukungan Kiky Saputri di Pilpres 2024

Ternyata Ada Aturan Resmi TNI Kalau Anggotanya Nikahi Ayu Ting Ting, Ini Syaratnya

Ada dua video yang disebar oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Pada video berdurasi 49 detik, Philip mengatakan, rekaman diambil pada 22 Desember 2023.

Dalam video ia mengaku dalam kondisi yang baik-baik saja.

baca juga

"Halo, ini aku, hari ini tanggal 22 Desember 2023. Aku baru saja bertemu dengan komandan (Egianus Kogoya), tolong datang ke sini aku baru bisa mengirim pesan kemarin. Dan, sekarang dia bersedia untuk mengambil video dan dia akan mengirimnya nanti setelah dia mendapatkan internet," kata Philip dikutip Suara.com, Jumat (9/2/2023).

"Tapi aku baik-baik saja. Mereka memperlakukanku dengan baik," sambungnya.

Philip turut menyematkan pesan untuk istri dan anaknya. Ia berharap keluarganya juga dalam kondisi baik.

"Aku berharap kamu (istri) dan Jacob (anak) sehat dan baik-baik saja dan mendapatkan dukungan," terangnya.

Kondisi terkini pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang menjadi sandera TPNPB-OPM per Desember 2023. [Istimewa]
Kondisi terkini pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang menjadi sandera TPNPB-OPM per Desember 2023. [Istimewa]

Philip menyebut akan ada kesempatan dirinya menghubungi sang istri dan anak. Ia berharap kesediaan dari sang istri.

"Aku sangat mencintai kalian berdua, sangat merindukan kalian berdua dan aku harap untuk bisa berbicara denganmu segera," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ijazah SMA Dipertanyakan, Caleg Gerindra Bio Paulin Buka Suara

Ijazah SMA Dipertanyakan, Caleg Gerindra Bio Paulin Buka Suara

Kotak Suara | Kamis, 08 Februari 2024 | 09:59 WIB

Diapit Anggota TPNPB-OPM Bersenjata, Begini Kondisi Terbaru dari Pilot Susi Air

Diapit Anggota TPNPB-OPM Bersenjata, Begini Kondisi Terbaru dari Pilot Susi Air

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:50 WIB

TNI Beberkan Kondisi Pilot Susi Air Usai TPNPB-OPM Klaim Bakal Bebaskan Sandera 7 Februari 2024

TNI Beberkan Kondisi Pilot Susi Air Usai TPNPB-OPM Klaim Bakal Bebaskan Sandera 7 Februari 2024

News | Senin, 05 Februari 2024 | 15:13 WIB

Gibran Sapa Warga Papua: Soekarno Bilang 10 Pemuda Guncangkan Dunia, Ini Salah Satunya

Gibran Sapa Warga Papua: Soekarno Bilang 10 Pemuda Guncangkan Dunia, Ini Salah Satunya

News | Sabtu, 27 Januari 2024 | 11:40 WIB

Pertamina Terapkan Defensive Driving Bagi Angkutan Berbahaya

Pertamina Terapkan Defensive Driving Bagi Angkutan Berbahaya

Otomotif | Sabtu, 27 Januari 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB