Alissa Wahid Ingatkan KPU dan Bawaslu Jangan Lagi Langgar Etika Agar Hasil Pemilu Diakui Legitimasinya

Galih Priatmojo | Suara.com

Jum'at, 09 Februari 2024 | 18:14 WIB
Alissa Wahid Ingatkan KPU dan Bawaslu Jangan Lagi Langgar Etika Agar Hasil Pemilu Diakui Legitimasinya
Alissa Wahid. [Suara.com/Somad]

Suara.com - Puteri Presiden Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid meminta kepada penyelenggara pemilu untuk menjaga integritas keadilan dan profesionalitasnya. Dia menyebut keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait Pelanggaran etika oleh Ketua KPU adalah salah satu bukti integritas penyelenggara perlu dipertanyakan. 

Meski demikian, Alissa Wahid melihat keputusan yang diambil oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan keputusan yang diambil oleh KPU untuk menerima registrasi paslon pada bulan Oktober lalu, saat ini sudah tidak dapat dibatalkan. Namun hal tersebut harus dilihat sebagai catatan sesuatu yang menciderai integritas Pemilu. 

"kita harus realistis terhadap (pendaftaran paslon) itu tidak bisa dibatalkan. Tetapi ini harus menjadi catatan sesuatu yang mencederai integritas Pemilu itu sendiri," kata Alissa.

Oleh karena itu, Alissa mewanti-wanti agar peristiwa tersebut tidak boleh terulang lagi di masa yang akan datang. karena setelah ini, integritas KPU akan dinilai dari proses penyelenggaraan pemilu itu sendiri. Artinya apakah misalnya C1 dari desa sampai rekapitulasi kecamatan, kabupaten bisa dipertanggungjawabkan atau tidak.

Atau nanti pada proses pencoblosan hingga perhitungan suara nanti ada intimidasi atau tidak, berjalan atau tidak dengan baik atau tidak. Jika hal-hal intimidasi, atau ketidakadilan terus dilakukan oleh KPU maka itu dianggap sebagai pelanggaran etika. 

"Pelanggaran etika itu akan dinilai sebagai sesuatu yang minus karena proses awalnya juga sudah minus, " terangnya.

Ketika kepercayaan publik terhadap KPU itu terus menerus minus dan terus tergerus maka legitimasi hasil pemilu akan mendapat pertanyaan dari publik. Dan itu akan menciptakan ketidakstabilan. Terlebih kalau secara legal formalnya bisa dipenuhi tetapi secara prosedural tidak bisa dipenuhi. 

Karena itu dia mengharapkan KPU untuk berhenti melakukan dan tidak lagi melakukan pelanggaran etika. Kemudian dia juga meminta kepada Bawaslu harus lebih punya taji dalam menyikapi pelanggaran-pelanggaran yang dikemukakan oleh warga. 

Alissa Wahid juga ingin mengingatkan penyelenggara Pemilu sekarang ini era digital sehingga jangan sampai penyelenggara Pemily bersembunyi di balik aturan. Karena bukti-buktinya itu secara forensik itu ada video-videonya ada.

"mata masyarakat 100% ada di Bawaslu dan KPU," tegasnya. 

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Tak Bisa Pulang Jika Ikut Kampanye Akbar AMIN, JK: Nanti Kita Lihat Pada Waktunya

Takut Tak Bisa Pulang Jika Ikut Kampanye Akbar AMIN, JK: Nanti Kita Lihat Pada Waktunya

Video | Jum'at, 09 Februari 2024 | 16:00 WIB

Diduga Berseberangan dengan Ahok, Veronica Tan Beber Sosok yang Dipilih di Pemilu 2024

Diduga Berseberangan dengan Ahok, Veronica Tan Beber Sosok yang Dipilih di Pemilu 2024

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 17:39 WIB

Sempat di Poster AMIN, Veronica Tan Pamer Bareng Iriana Jokowi: Saya Percaya Indonesia Emas 2045

Sempat di Poster AMIN, Veronica Tan Pamer Bareng Iriana Jokowi: Saya Percaya Indonesia Emas 2045

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 17:27 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB