Sikap Parpol 01 Dan 03 Soal Pemakzulan Jokowi Dipertanyakan: Jangan Cuma Ngompori Masyarakat!

Bangun Santoso | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Jum'at, 09 Februari 2024 | 19:52 WIB
Sikap Parpol 01 Dan 03 Soal Pemakzulan Jokowi Dipertanyakan: Jangan Cuma Ngompori Masyarakat!
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya dan Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil menanggapi isu pemakzulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dianggap tidak netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya menyebut pemakzulan Jokowi merupakan wacana yang rasional.

"Ketika publik mewacanakan satu skema yang luar biasa besar atau luar biasa signifikan seperti pemakzulan, berarti memang terjadi pelanggaran atau kecurangan-kecurangan yang dipertontonkan oleh presiden," kata Dimas di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2024).

Dia menilai isu pemakzulan ini menghasilkan dampak yang signifikan karena munculnya berbagai intimidasi terhadap pihak-pihak yang menyuarakan wacana pemakzulan Jokowi.

"Ada sejumlah intimidasi atau ancaman terhadap mahasiswa, dosen-dosen, terhadap YLBHI dan KontraS yang juga dianggap mengendorse pernyataan pemakzulan," ujar Dimas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur mengatakan, bahwa mekanisme pemakzulan Presiden sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar melalui proses di DPR dan Mahkamah Konstitusi.

"Jadi, pihak-pihak yang mewacanakan itu adalah sedang mengkampanyekan, mencerdaskan publik soal jaminan konstitusi," kata Isnur.

Untuk itu, dia menyebut YLBHI mendorong DPR yang terdiri dari fraksi-fraksi partai politik untuk bersikap. Namun, partai politik dianggap hanya mengompori koalisi sipil.

"Anda ini teriak-teriak di luar, ngomong, mengompori masyarakat sipil. Anda punya hak di DPR. Kenapa partai-partai itu dari 01 dan 03 nggak pakai hak angket, nggak pakai hak interplasi, nggak mendorong pemakzulan? Kan Anda yang punya hak itu di DPR," tegas Isnur.

"Jadi, jangan cuma kompori masyarakat sipil untuk bicara. Anda yang punya kewajiban, proses dong," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Somasi Jokowi: Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Atas Keculasan dan Niretika

Koalisi Masyarakat Sipil Somasi Jokowi: Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Atas Keculasan dan Niretika

News | Jum'at, 09 Februari 2024 | 18:25 WIB

Pengamat Universitas Trisakti Sebut Kritikan Civitas Akademika Dinilai Sudah Tidak Murni Aspirasi

Pengamat Universitas Trisakti Sebut Kritikan Civitas Akademika Dinilai Sudah Tidak Murni Aspirasi

Video | Jum'at, 09 Februari 2024 | 11:00 WIB

Pengamat dari Universitas Trisakti Ini Tuding Gerakan Para Guru Besar Kampus Kritik Rezim Jokowi Tidak Murni!

Pengamat dari Universitas Trisakti Ini Tuding Gerakan Para Guru Besar Kampus Kritik Rezim Jokowi Tidak Murni!

Kotak Suara | Jum'at, 09 Februari 2024 | 04:45 WIB

Mahasiswa Trisakti Alami Intimidasi Gegara Aksi Demonstrasi Pemakzulan Jokowi

Mahasiswa Trisakti Alami Intimidasi Gegara Aksi Demonstrasi Pemakzulan Jokowi

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 21:59 WIB

Sempat Cekcok dengan Aparat, Massa Mahasiswa Pendemo Pemakzulan Jokowi Bubarkan Diri dari Kawasan Istana

Sempat Cekcok dengan Aparat, Massa Mahasiswa Pendemo Pemakzulan Jokowi Bubarkan Diri dari Kawasan Istana

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:31 WIB

Aksi Tuntut Pemakzulan Jokowi, Mahasiswa Bakar APK di Dekat Istana

Aksi Tuntut Pemakzulan Jokowi, Mahasiswa Bakar APK di Dekat Istana

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:06 WIB

Minta Jokowi Dimakzulkan, Mahasiswa Demo di Istana Bakar Poster Capres-cawapres

Minta Jokowi Dimakzulkan, Mahasiswa Demo di Istana Bakar Poster Capres-cawapres

Foto | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:04 WIB

Terkini

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB