Bahagianya Sappe Pawai kemenangan, Disebut Prabowo Nyamar Jadi Nelayan dan Dihina Satu Indonesia

Muhammad Yunus

Kamis, 15 Februari 2024 | 16:23 WIB
Bahagianya Sappe Pawai kemenangan, Disebut Prabowo Nyamar Jadi Nelayan dan Dihina Satu Indonesia
Sappe, pria yang viral saat masa kampanye merayakan kemenangan. Setelah mengklaim meraih banyak suara untuk menjadi Anggota DPRD kota Parepare [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Sappe, pria yang viral saat masa kampanye merayakan kemenangan setelah mengklaim meraih banyak suara untuk menjadi Anggota DPRD kota Parepare.

Terlihat dalam video dan foto yang beredar, Sappe menyapa pendukung dan pawai menggunakan sepeda motor. Berbahagia karena mengklaim meraih banyak suara.

Sosok Sappe viral setelah dirinya mengaku sebagai seorang Nelayan dan memeluk Anis sambil menangis.

Sappe, anak nelayan sekaligus caleg PKS saat curhat ke capres nomor urut 1, Anies Baswedan. [tangkap layar]
Sappe, anak nelayan sekaligus caleg PKS saat curhat ke capres nomor urut 1, Anies Baswedan. [tangkap layar]

Sappe adalah seorang Caleg PKS sekaligus Juru Bicara PKS di Parepare. Bahkan, Sappe juga katanya memiliki restoran yang ada di pinggir pantai.

"Ini Pak Sappe caleg juga. Dia punya resto pinggir pantai nama restonya Patato. Wajar kalau dia tidak butuh makan gratis," tulis salah satu pengguna TikTok @riansapu***.

Nah bagi yang ingin mengenal lebih dekat siapa Sappe, mari simak berikut ini biodata Sappe yang baru-baru ini namanya sedang viral yang dilansir dari berbagai sumber.

Biodata Sappe

Diketahui bahwa Sappe ini merupakan salah satu Caleg (Calon Legislatif) DPRD yang berasal dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Dapil II Kecamatan Bacukiki. Ia juga merupakan Juru Bicara dari PKS di Parepare saat ini.

Sebelum bergabung dengan PKS, Sappe diketahui pernah jadi kader PBB (Partai Bulan Bintang) lebih dari 5 tahun. Keputusan Sappe untuk pindah ke PKS ini usai berkonsultasi dengan Ketua DPC PBB Parepare dan beberapa tim kerjanya.

Setelah berkonsultasi lama, akhirnya Sappe pun yakin bahwa dirinya memilih untuk pindah haluan ke PKS. Sappe menyampaikan bahwa keputusannya untuk dengan PKS karena visinya sejakan dengan dirinya sebagai seorang politikus.

Usai bergabung dengan PKS, Sappe memutuskan untuk maju dalam pemilihan legislatif 2024 yang mewakili Partai PKS untuk Dapil (daerah pemilihan) bacukiki barat. Keputusannya untuk maju sebagai Caleg didukung oleh para pendukunganya.

Nah, sosok Sappe menjadi viral baru-baru ini karena Ia mengaku sebagai seorang Nelayan kepada Anies Baswedan. Selain itu, Ia juga tampak menangis sambil memeluk Capres No urut 1 Anie Baswedan. Padahal Ia merupakan caleg PKS 2024.

PKS sendiri telah memberikan klarifikasi terkait hal itu, mereka membenarkan Sappe merupakan salah satu caleg PKS namun ia diklaim sehari-hari memang bekerja menjadi nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo-Gibran Deklarasi Kemenangan, Begini Komentar Sri Sultan HB X

Prabowo-Gibran Deklarasi Kemenangan, Begini Komentar Sri Sultan HB X

News | Kamis, 15 Februari 2024 | 16:17 WIB

Yakin Anies-Muhaimin Bisa Lolos Dua Putaran, BW Ungkap Bukti Kecurangan Suara untuk Prabowo

Yakin Anies-Muhaimin Bisa Lolos Dua Putaran, BW Ungkap Bukti Kecurangan Suara untuk Prabowo

Kotak Suara | Kamis, 15 Februari 2024 | 16:16 WIB

Ini Kedekatan Titiek Soeharto bareng Warga Tanpa Kawalan Paspamres saat Nyoblos di TPS

Ini Kedekatan Titiek Soeharto bareng Warga Tanpa Kawalan Paspamres saat Nyoblos di TPS

News | Kamis, 15 Februari 2024 | 16:07 WIB

Terkini

Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?

Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:27 WIB

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB