Hasil Quick Count Jeblok, PDIP dan Ganjar Disebut Telah Lakukan Blunder di Pilpres 2024

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 17 Februari 2024 | 19:51 WIB
Hasil Quick Count Jeblok, PDIP dan Ganjar Disebut Telah Lakukan Blunder di Pilpres 2024
Ribuan Pendukung, Simpatisan dan kader partai pengusung Capres-Cawapres 03 Ganjar-Mahfud penuhi Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat [Egy/Suara.com]

Suara.com - Hasil quick count atau hitung cepat Pilpres 2024 menempatkan pasangan Capres-Cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan raihan di peringkat ketiga.

Berdasarkan lembaga survei Saiful Munjani misalnya, dari data yang sudah masuk per Sabtu (17/2/2024) keduanya meraih 16,59 persen, sedangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 24,84 persen, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 58,58 persen.

Pengamat Politik Citra Institute Efriza melihat PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo telah melakukan blunder, terutama pada debat Pilpres 2024 yang terakhir.

Baca Juga

Komunikasi atau bahasa politik yang digunakan untuk menyerang Presiden Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto adalah sebuah blunder.

"Jadi ada hal-hal yang saya rasa PDIP tidak belajar pada masa lalu. PDIP pernah dikalahkan oleh SBY karena sikapnya yang jumawa, arogan, dan tinggi hati," ujarnya dikutip dari YouTube Tribunnews dikutip, Sabtu (17/2/2024).

"Namun yang kurang dipahami ketika itu, hal itu dilakukan dengan Ganjar Pranowo dilakukan sama apa yang dikeluarkan retorika maupun komunikasi politik atau bahasa politik terhadap Pak Jokowi maupun Pak Prabowo di debat capres ini yang menjadi blunder," katanya lagi.

PDI Perjuangan disebutnya tidak memahami pola di Indonesia yang ketika seorang presiden terpilih sekali kecenderungannya akan menang kembali untuk kedua kalinya, asalkan memuaskan masyarakat. SBY dan Jokowi telah membuktikannya.

Selain itu, PDI Perjuangan juga dinilai tidak memahami bahwa masyarakat selalu mengkritisi dua periode kepemimpinan seorang calon. Akan tetapi, pada Pilpres 2024 ternyata nilai kepuasan Presiden Joko Widodo terbilang masih tinggi.

"Tapi yang dikritisi adalah kerecokan, merecoki sikap ambigu dari PDI Perjuangan. Dia yang memerintah, dia yang mengajukan (mengusung) Pak Jokowi, tapi dia menyerang pemerintah. Dia yang menetapkan bansos misalnya di parlemen karena suaranya tertinggi, dia yang punya perolehan suara tertinggi, dia yang minta dibatalkan atau minta ditunda," katanya.

baca juga

Contoh lain dari sikap ambigu menurutnya mengenai penyusunan Undang-undang Pemilu yang PDIP ikut ikut menyepakatinya.

"Namun, dia pula yang malah menyalahkan ketika seseorang bekerja untuk masyarakat, dia masih tidak mengundurkan diri, masih bekerja hanya mengambil cuti, lalu keburu mundur, dan ini adalah suatu fenomena-fenomena masyarakat menilai kenapa dengan PDI Perjuangan," imbuhnya.

Efriza menjelaskan, yang perlu dipahami lagi dari masyarakat Indonesia bahwa tidak suka terhadap orang sombong. Hal itu terbukti dari sikap Prabowo yang lebih kalem pada Pilpres kali ini.

"Apa yang dikatakan oleh Ganjar saat terakhir debat itulah yang merusaknya. Dia malah bilang muka diktator, dia mengatakan orang yang otoriter, dia juga yang mengatakan dalam tanda kutip ataupun dalam hal yang nyata dalam tanda kutip sebagai mohon maaf kasus Trisakti, kasus 98. Inilah yang mengunggah masyarakat malah balik menghukum PDI Perjuangan. Karena mereka tidak tahu bahwa mereka sedang dikritisi malah akhirnya dihukum," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data dari 1.700 TPS Harus Diperbaiki KPU untuk Hitung Hasil Pilpres 2024

Data dari 1.700 TPS Harus Diperbaiki KPU untuk Hitung Hasil Pilpres 2024

Kotak Suara | Sabtu, 17 Februari 2024 | 19:31 WIB

7 Fakta Program Makan Siang Gratis Prabowo: Bikin Untung atau Rugi Rakyat?

7 Fakta Program Makan Siang Gratis Prabowo: Bikin Untung atau Rugi Rakyat?

News | Sabtu, 17 Februari 2024 | 19:19 WIB

Suara PDIP Tak Linier dengan Ganjar, Pengamat: Tampaknya Ada Faksi di Dalam Mesin Politiknya

Suara PDIP Tak Linier dengan Ganjar, Pengamat: Tampaknya Ada Faksi di Dalam Mesin Politiknya

News | Sabtu, 17 Februari 2024 | 18:07 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×